IHSG Ditutup Menguat ke Level 8.408, Mayoritas Saham Berakhir di Zona Hijau
– Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat pada perdagangan hari ini, Jumat (30/1/2026). IHSG naik 97,41 poin, atau 1,18 persen ke level 8.408,30.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, IHSG dibuka di level 8.308,73 dan bergerak dalam rentang 8.167,16 hingga 8.408,30.
Sepanjang perdagangan, total volume transaksi mencapai 55,24 miliar saham dengan nilai Rp 41,61 triliun dan frekuensi 3,32 juta kali. Kapitalisasi pasar tercatat sebesar Rp 15.046 triliun.
Baca juga: Dirut BEI Mundur Sebagai Sinyal Positif IHSG, Purbaya: Saatnya Serok-serok Saham
Penguatan IHSG ditopang oleh kenaikan mayoritas saham. Sebanyak 576 saham naik, 205 saham turun, dan 177 saham stagnan. Pergerakan ini mencerminkan dominasi sentimen positif di pasar saham domestik.
Secara sektoral, penguatan terbesar terjadi pada sektor transportasi dan logistik yang melonjak 6,14 persen ke level 2.016,83.
Sektor keuangan juga mencatat kinerja solid dengan kenaikan 3,05 persen ke posisi 1.484,00.
Sektor teknologi naik 1,70 persen ke 8.912,69. Sementara itu, sektor properti dan real estat menguat 1,47 persen ke level 1.127,81.
Sektor barang konsumen primer turut naik 1,97 persen ke 806,89 dan sektor kesehatan bertambah 0,91 persen ke 1.975,02.
Adapun sektor energi menguat tipis 0,27 persen ke 4.118,78 dan sektor bahan baku naik 0,25 persen ke 2.233,97.
Baca juga: Prospek Saham Perbankan Besar di Masa Pemulihan IHSG, Jadi Pilihan Investor?
Di sisi lain, sejumlah sektor masih berada di zona merah. Sektor barang konsumen nonprimer turun 1,45 persen ke 1.243,67. Sektor infrastruktur melemah 1,16 persen ke 2.429,95 dan sektor perindustrian terkoreksi 1,10 persen ke 1.932,04.
Saham Perbankan dan Tambang Topang IHSG
Dari jajaran saham unggulan, sektor perbankan menjadi salah satu penopang utama penguatan IHSG.
PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) naik 4,10 persen ke Rp 4.820 per saham. PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) menguat 4,24 persen ke Rp 1.230.
PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) naik 2,78 persen ke Rp 7.400 dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) bertambah 1,58 persen ke Rp 4.490.
Selain itu, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) juga menguat 0,79 persen ke Rp 3.810.
Dari sektor tambang dan energi, PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) melonjak 6,29 persen ke Rp 7.600. PT United Tractors Tbk (UNTR) naik 6,76 persen ke Rp 26.050 dan PT Vale Indonesia Tbk (INCO) menguat 5,74 persen ke Rp 6.450.
Baca juga: Dinaikkan OJK Jadi 15 Persen, Apa Itu Aturan Free Float Saham?
PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) naik 5,32 persen ke Rp 99.000, PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) bertambah 2,70 persen ke Rp 7.600, dan PT Bumi Resources Tbk (BUMI) naik 3,20 persen ke Rp 258.
PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) menguat 8,25 persen ke Rp 1.115 dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) naik 1,92 persen ke Rp 2.120.
Sektor Konsumer dan Teknologi Menguat
Di sektor konsumer, PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) naik 3,58 persen ke Rp 7.950. PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) menguat 5,53 persen ke Rp 1.145 dan PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) bertambah 2,78 persen ke Rp 4.430.
PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) naik 3,49 persen ke Rp 1.925 dan PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) menguat tipis 0,37 persen ke Rp 6.800.
Dari sektor teknologi dan telekomunikasi, PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) melonjak 14,04 persen ke Rp 975. PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) naik 4,35 persen ke Rp 3.600 dan PT XLSmart (EXCL) menguat 1,54 persen ke Rp 3.300.
PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) naik 1,59 persen ke Rp 64 dan PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) bertambah 0,96 persen ke Rp 525.
Baca juga: Isu MSCI hingga Mundurnya Dirut BEI, Simak Rekomendasi Saham BBCA
Saham yang Melemah
Meski mayoritas saham menguat, sejumlah emiten masih tertekan.
PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR) turun 5,48 persen ke Rp 1.985. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) melemah 2,55 persen ke Rp 4.210 dan PT Astra International Tbk (ASII) turun 1,93 persen ke Rp 6.350.
PT Barito Pacific Tbk (BRPT) terkoreksi 1,82 persen ke Rp 2.160 dan PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) turun 1,73 persen ke Rp 8.525.
PT Mora Telematika Indonesia Tbk (MORA) mencatat penurunan terdalam, melemah 11,22 persen ke Rp 11.675. Selain itu, PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) turun 2,70 persen ke Rp 1.800 dan PT DCI Indonesia Tbk (DCII) melemah 0,50 persen ke Rp 200.000.
Pergerakan hari ini menunjukkan penguatan yang relatif merata, dengan sektor transportasi, keuangan, dan teknologi menjadi penopang utama IHSG.
Tag: #ihsg #ditutup #menguat #level #8408 #mayoritas #saham #berakhir #zona #hijau