Indonesia Tawarkan Insentif Asuransi Investasi untuk Perusahaan China
- Pemerintah Indonesia berencana memberikan insentif berupa asuransi investasi bagi perusahaan China yang menanamkan modal di Tanah Air.
Hal itu ditujukan untuk memberikan kepastian usaha sekaligus memperkuat arus investasi strategis dari China ke Indonesia.
Hal tersebut disampaikan Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi Todotua Pasaribu dalam acara 20th Anniversary Celebration of the China Chamber of Commerce in Indonesia (CCCI) yang digelar di Jakarta, Jumat (9/1/2026).
“Saat ini saya juga ingin mengatakan bahwa kita akan memberikan asuransi kepada semua investasi China termasuk yang telah menyediakan, menjaga lisensi, dan yang berinvestasi,” kata Todotua.
Todotua menyampaikan apresiasi atas peran CCCI selama dua dekade dalam memperkuat hubungan ekonomi Indonesia dan China.
Menurutnya, CCCI tidak hanya berperan sebagai organisasi bisnis, tetapi juga menjadi jembatan yang menghubungkan dunia usaha, gagasan, dan investasi antara kedua negara.
Acara peringatan 20 tahun CCCI tersebut dihadiri hampir 600 pimpinan perusahaan China yang beroperasi di Indonesia, yang dinilai mencerminkan kuatnya komitmen dan kepercayaan investor China terhadap iklim investasi nasional.
Ia menambahkan, hubungan Indonesia dan China saat ini semakin erat, seiring penguatan komitmen dan kemitraan strategis yang dibangun kedua negara.
Kerja sama tersebut diarahkan untuk mendorong investasi yang lebih kuat, khususnya dalam pengembangan industri bernilai tambah dan berdaya saing tinggi.
Dalam konteks ini, sektor swasta dinilai memegang peran kunci dalam memperkuat kemitraan ekonomi bilateral.
“Private sector pada dasarnya dalam membuat partnership ini lebih tangguh. Itulah sebabnya CCCI sangat penting bagi Indonesia. China telah lama menjadi partner ekonomi utama di Indonesia selama 100 tahun,” lanjutnya.
China disebut telah lama menjadi mitra ekonomi utama Indonesia.
Sepanjang Januari hingga November 2025, total nilai perdagangan kedua negara mencapai sekitar 138 miliar dollar AS, dengan tren pertumbuhan rata-rata sekitar 15,6 persen dalam lima tahun terakhir.
“China merupakan partner dagang Indonesia yang terbesar, dengan nilai trading 138 miliar dollar AS pada 2025 atau Januari hingga kuartal III-2025 (November 2025),” ujar dia.
“Dan setiap tahunnya, meningkat sekitar 15,6 persen dalam 5 tahun terakhir,” tambahnya.
Sementara itu, dalam lima tahun terakhir, investasi China mencatatkan nilai kumulatif sebesar 37,2 miliar dollar AS, dengan pertumbuhan secara anual sekitar 14 persen.
“Kami menghargai investasi China yang menargetkan sektor prioritas kita, terutama downstream industry,” ungkap dia.
Tag: #indonesia #tawarkan #insentif #asuransi #investasi #untuk #perusahaan #china