Setitik Terang dari Pulau Terluar: Energi Surya Pertamina NRE Ubah Wajah Pulau Sembur
Pertamina NRE tengah mengembangkan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) off-grid berkapasitas 400 kilowatt peak. (PNRE)
18:36
9 Januari 2026

Setitik Terang dari Pulau Terluar: Energi Surya Pertamina NRE Ubah Wajah Pulau Sembur

 

- Terpencil di tengah lautan, Pulau Sembur selama puluhan tahun hidup dalam keterbatasan, termasuk tanpa akses listrik. Padahal, pulau kecil ini hanya berjarak sekitar satu jam perjalanan laut dari Singapura. Kini, harapan baru mulai menyala seiring hadirnya inisiatif energi bersih dari Pertamina New & Renewable Energy (NRE).

Pertamina NRE tengah mengembangkan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) off-grid berkapasitas 400 kilowatt peak (kWp) lengkap dengan sistem baterai 1 megawatt hour (MWh). Proyek percontohan ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan listrik masyarakat dan ke depannya akan dikelola oleh Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Galang Baru.

Tak hanya itu, melalui program tanggung jawab sosial perusahaan, Pertamina NRE juga menyalurkan bantuan PLTS berkapasitas 3,8 kWp bagi warga Kelurahan Galang Baru yang bermukim di Pulau Sembur.

Bagi masyarakat setempat, listrik bukan sekadar penerangan, melainkan fondasi kehidupan sehari-hari. Dari waktu belajar anak-anak, aktivitas ibadah, hingga roda ekonomi warga, semuanya bergantung pada ketersediaan energi.

PLTS bantuan berkapasitas 3,8 kWp tersebut dilengkapi baterai 5 kWh dan dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan listrik di masjid serta sekolah. Kehadirannya diharapkan mampu menciptakan suasana belajar dan beribadah yang lebih nyaman sekaligus menjawab keterbatasan akses energi di pulau tersebut.

Manfaat energi surya juga dirasakan langsung oleh para nelayan. Sebanyak 20 unit PLTS berdaya 150 watt dipasang di 20 kapal nelayan untuk mendukung penerangan saat melaut pada malam hari. Dengan pencahayaan yang lebih stabil, aktivitas melaut menjadi lebih aman dan produktif, terutama ketika harus bekerja hingga dini hari.

Ketua RW Pulau Sembur, Abu, yang sehari-hari berprofesi sebagai nelayan, menyampaikan rasa terima kasihnya atas bantuan tersebut. Menurutnya, kehadiran Pertamina NRE membawa dampak nyata bagi kehidupan warga.

“Kami sangat bersyukur atas perhatian dan bantuan dari Pertamina NRE. Listrik tenaga surya ini sangat membantu masjid, sekolah, dan nelayan kami. Anak-anak juga senang menerima perlengkapan sekolah. Semoga bantuan ini membawa kebaikan dan kemajuan bagi Pulau Sembur ke depannya,” ungkap Abu.

Sementara itu, Pjs. Corporate Secretary Pertamina NRE, Rika Gresia Wahyudi, menegaskan bahwa program ini sejalan dengan komitmen perusahaan dalam mendorong transisi energi yang inklusif.

“Pertamina NRE percaya bahwa transisi energi harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas hidup masyarakat. Melalui pemanfaatan energi surya di Pulau Sembur, kami berharap masyarakat dapat merasakan manfaat energi bersih yang berkelanjutan, sekaligus mendorong aktivitas sosial dan peningkatan ekonomi lokal,” ujar Rika.

Perhatian terhadap generasi muda juga menjadi bagian penting dari inisiatif ini. Pertamina NRE turut menyalurkan paket perlengkapan sekolah bagi seluruh anak usia TK dan SD di Pulau Sembur. Bantuan tersebut diharapkan mampu mendukung kebutuhan pendidikan sekaligus memupuk semangat belajar anak-anak sejak dini.

Melalui berbagai langkah tersebut, Pertamina NRE menegaskan perannya sebagai pengembang energi baru dan terbarukan yang tidak hanya berfokus pada proyek, tetapi juga pada pemberdayaan masyarakat. Hadirnya listrik tenaga surya di Pulau Sembur menjadi bukti bahwa transisi energi mampu menjangkau wilayah kepulauan, menghadirkan terang, harapan, dan masa depan yang lebih berkelanjutan.

Editor: Estu Suryowati

Tag:  #setitik #terang #dari #pulau #terluar #energi #surya #pertamina #ubah #wajah #pulau #sembur

KOMENTAR