Kapolri Janji Tindak Tegas Anggotanya yang Cederai Keadilan Publik
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam peresmian SPPG Polri dan gudang ketahanan pangan Polri di Palmerah, Jakarta Barat, Jumat (13/2/2026).()
20:58
25 Februari 2026

Kapolri Janji Tindak Tegas Anggotanya yang Cederai Keadilan Publik

- Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo berjanji akan menindak tegas setiap anggota Polri yang melakukan pelanggaran dan mencederai rasa keadilan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Sigit dalam sambutannya saat acara buka puasa bersama insan pers.

“Kami berjanji terhadap hal-hal yang sifatnya mencederai keadilan publik, apalagi yang sifatnya melakukan pelanggaran, maka kami tidak segan-segan untuk melakukan penindakan tegas untuk menjaga institusi kita tercinta," kata Kapolri di Mabes Polri, Rabu (25/2/2026).

Baca juga: Kapolri Minta Maaf atas Ulah Anggotanya yang Cederai Rasa Keadilan

Ia juga meminta maaf apabila dalam pelaksanaan tugas anggota, baik yang disadari maupun tidak, telah melukai rasa keadilan publik.

“Saya mengucapkan permohonan maaf apabila di dalam keseharian kami mungkin ada perbuatan dari anggota-anggota kami yang disadari maupun tidak disadari, mencederai rasa keadilan publik," jelasnya.

Menurut Sigit, komitmen tersebut merupakan bentuk tanggung jawab institusi Polri terhadap masyarakat dan insan pers.

Dalam kesempatan itu, Sigit menekankan bahwa suara pers merupakan representasi suara publik.

Karena itu, setiap kritik, keluhan, maupun aspirasi yang disampaikan melalui media harus direspons cepat oleh jajaran kepolisian.

“Sekecil apapun suara dari teman-teman kita, itu adalah jeritan dari masyarakat, jeritan dari publik, keluhan dari masyarakat, aspirasi dari publik, yang mau tidak mau kita harus melakukan langkah cepat, respons cepat untuk menanggapi," ungkapnya.

Baca juga: Kapolri Didesak Selesaikan Rentetan Kasus Narkoba di Tubuh Polri dalam Waktu Sebulan

Bicara soal peran media dan keterbukaan terhadap kritik

Ia menegaskan, media memiliki peran strategis sebagai mitra Polri, baik sebagai alat kontrol maupun sebagai penyampai informasi yang mencerahkan di tengah maraknya misinformasi dan disinformasi.

Sigit menyoroti perkembangan teknologi informasi, termasuk kecerdasan buatan (AI) dan deepfake, yang dinilai berpotensi memicu misinformasi dan disinformasi.


Berdasarkan laporan risiko global, isu tersebut menjadi salah satu ancaman yang berdampak luas, baik secara global maupun dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.

Karena itu, ia berharap media terus menyajikan informasi yang faktual dan dapat dipercaya agar masyarakat tidak terjebak dalam arus informasi yang menyesatkan, khususnya di media sosial.

Ia pun menegaskan komitmen institusinya untuk terus terbuka terhadap kritik, masukan, dan evaluasi dari publik maupun insan pers.

"Kami siap selalu untuk menerima masukan, menerima kritik dan evaluasi. Namun titip juga agar kami terus bisa menjaga untuk melaksanakan amanah institusi, untuk melaksanakan tugas pokok kami dalam menjaga Harkamtibmas (Pemeliharaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat), melakukan penegakan hukum, dan menjaga keamanan untuk negeri kita," pungkasnya.

Tag:  #kapolri #janji #tindak #tegas #anggotanya #yang #cederai #keadilan #publik

KOMENTAR