Trump Bakal Larang Investor Besar Beli Rumah
Presiden AS, Donald Trump(WIKIMEDIA COMMONS/ABE MCNATT )
12:44
8 Januari 2026

Trump Bakal Larang Investor Besar Beli Rumah

- Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa pihaknya berencana melarang investor institusional besar membeli rumah tapak.

Menurut dia,  kepemilikan rumah oleh korporasi telah membuat hunian semakin sulit dijangkau oleh masyarakat Amerika pada umumnya.

“Untuk waktu yang sangat lama, membeli dan memiliki rumah dianggap sebagai puncak American Dream. Itu adalah ganjaran dari kerja keras dan melakukan hal yang benar," kata Trump dalam unggahan di Truth Social seperti dikutip dari CNBC Kamis (8/1/2026). 

Namun sekarang, akibat inflasi yang sangat tinggi dan memecahkan rekor yang disebabkan oleh Joe Biden dan Partai Demokrat di Kongres, American Dream tersebut semakin jauh dari jangkauan terlalu banyak orang, khususnya generasi muda,” tambah dia.

Karena berbagai pertimbangan tersebut, Trump menyatakan akan segera mengambil langkah untuk melarang investor institusional besar membeli lebih banyak rumah tapak.

“Saya segera mengambil langkah untuk melarang investor institusional besar membeli lebih banyak rumah tapak, dan saya akan meminta Kongres untuk mengesahkannya menjadi undang-undang. Rumah adalah tempat tinggal manusia, bukan korporasi,” sebut dia.

Selama satu dekade terakhir, perusahaan ekuitas swasta, real estate investment trusts (REIT), serta investor institusional besar lainnya telah mengumpulkan portofolio besar rumah tapak untuk disewakan.

Banyak pihak menilai investasi tersebut telah mengurangi pasokan rumah bagi calon pemilik dan turut mendorong kenaikan harga.

Usai kabar tersebut, saham-saham properti seperti Invitation Homes anjlok 6 persen pada akhir perdagangan Wall Street Rabu (7/1/2026) waktu setempat.

Saham Blackstone dan Apollo Global Management juga ambles lebih dari 5 persen.

Menurut National Association of Realtors, harga median atau nilai tengah (rata-rata) rumah keluarga tunggal di AS sebesar Rp 426.800.000 pada kuartal ketiga tahun 2025.

Harga ini sempat turun setelah mencapai rekor tertinggi Rp 435.300.000 pada musim panas.

Sementara itu, menurut Mortgage News Daily, suku bunga rata-rata untuk hipotek tetap 30 tahun saat ini berada di 6,19 persen.

Data dari Private Equity Stakeholder Project tahun lalu, menyebut ekuitas swasta terbesar apartemen di AS Blackstone, menghabiskan miliaran dollar untuk mengakuisisi perusahaan real estat seperti Tricon Residential, American Campus Communities, dan AIR Communities.

Namun demikian, Trump tidak merinci bagaimana larangan itu akan diimplementasikan.

Trump mengatakan ia berencana untuk menguraikan proposal perumahan dan keterjangkauan tambahan selama pidatonya di Forum Ekonomi Dunia di Davos dalam dua minggu mendatang.

Senator AS Tim Scott, yang merupakan kepala komite yang mengawasi perumahan mengatakan, meski mendukung keterjangkauan perumahan, cara yang lebih baik adalah kebijakan melalui aturan “Road to Housing”.

“Tahun 2026 kita harus memperbaiki keterjangkauan perumahan bagi keluarga pekerja. Saya menyambut keinginan Presiden Trump untuk mencari cara menciptakan lebih banyak pemilik rumah, terutama pemilik rumah pertama kali,” kata Scott.

“Fokus saya adalah memajukan solusi yang bermakna yang memperluas pasokan perumahan dan menurunkan biaya termasuk pembangunan yang didasari Undang-undang Road to Housing yang telah disahkan dengan suara bulat. Karena itulah cara kita membuat impian lebih mudah dicapai,” tegasnya.

Tag:  #trump #bakal #larang #investor #besar #beli #rumah

KOMENTAR