Rute Kereta Terpanjang, Menyusuri Sepertiga Dunia, Lewati 8 Zona Waktu
Perjalanan lintas negara biasanya ditempuh dengan pesawat demi menghemat waktu.
Namun, ada satu rute kereta legendaris yang justru menawarkan pengalaman berbeda, menyusuri hampir sepertiga panjang Bumi dalam satu kali perjalanan tanpa berganti kereta.
Perjalanan kereta terpanjang di dunia ini menghubungkan Moscow, ibu kota Rusia di Eropa Timur, dengan Pyongyang, ibu kota Korea Utara di Asia Timur. Layanan ini dikenal sebagai rute internasional dari jaringan legendaris Trans-Siberian Railway.
- Diskon 30 Persen Tiket Kereta Api Lebaran Masih Tersedia, Sudah Beli?
- Promo Tiket Kereta Cepat Whoosh Cuma Rp 200.000, Catat Syaratnya
Melansir VnExpress, layanan ini disebut sebagai salah satu perjalanan kereta terpanjang di dunia yang pernah beroperasi secara reguler.
Menembus 10.000 kilometer lebih
Jarak tempuh rute ini mencapai lebih dari 10.000 kilometer. Kereta berangkat dari ibu kota Rusia, melintasi ribuan kilometer wilayah Eurasia, melewati hutan lebat Siberia, padang rumput luas, sungai-sungai besar, hingga kawasan timur jauh Rusia sebelum akhirnya menuju Semenanjung Korea.
Total waktu tempuhnya sekitar 167 jam atau hampir tujuh hari. Selama perjalanan, kereta melintasi delapan zona waktu berbeda. Artinya, penumpang akan merasakan perubahan waktu berkali-kali, melewati malam lalu kembali siang tanpa pernah meninggalkan kursi atau tempat tidurnya di dalam gerbong.
Durasi hampir tujuh hari ini membuat perjalanan terasa seperti ekspedisi kecil di atas rel. Penumpang harus menyesuaikan ritme tidur, makan, dan aktivitas dengan waktu yang terus bergeser.
Untuk perjalanan jarak jauh seperti ini, biaya tiket kelas standar kabin tidur diperkirakan mulai dari ratusan dolar AS, tergantung kelas dan segmen perjalanan yang ditempuh.
Baca juga: Mudik Gratis BTN 2026 Dibuka Hari Ini, Catat Syarat dan Rutenya
Bagian dari jalur Trans-Siberia
Perjalanan ini merupakan bagian dari jaringan legendaris Trans-Siberian Railway, jalur kereta api terpanjang di dunia yang membentang dari Moskwa hingga Vladivostok sejauh sekitar 9.289 kilometer.
Jalur Trans-Siberia dibangun sejak akhir abad ke-19 dan menjadi proyek infrastruktur terbesar Rusia pada masanya. Hingga kini, jalur tersebut menjadi tulang punggung transportasi darat Rusia dan simbol konektivitas antara Eropa dan Asia.
Rute menuju Pyongyang merupakan perpanjangan internasional yang jarang digunakan wisatawan umum. Layanan ini biasanya dimanfaatkan untuk keperluan diplomatik atau perjalanan terbatas, sehingga semakin menambah kesan eksklusif dan langkanya perjalanan tersebut.
Baca juga: 5 Jalur Kereta Api Terindah di Indonesia: Panorama Alam dari Balik Jendela
Hidup selama tujuh hari di dalam kereta
Perjalanan sepanjang ini tentu berbeda dari perjalanan kereta biasa yang hanya beberapa jam. Penumpang umumnya memesan kabin tidur karena durasi perjalanan yang panjang. Gerbong dilengkapi tempat tidur bertingkat, ruang penyimpanan, serta fasilitas dasar untuk perjalanan jarak jauh.
Aktivitas selama perjalanan cenderung sederhana namun berkesan: menikmati makanan di gerbong restoran, membaca buku, berbincang dengan sesama penumpang dari berbagai latar belakang, atau sekadar memandangi lanskap yang berubah perlahan dari jendela.
Pemandangan yang disuguhkan pun beragam, mulai dari kota-kota besar Rusia, perkampungan kecil di Siberia, hutan pinus tak berujung, hingga bentang alam terpencil yang jarang tersentuh wisatawan.
Bagi sebagian orang, perjalanan ini bukan sekadar cara berpindah dari satu kota ke kota lain, melainkan pengalaman lintas benua yang sarat sejarah dan petualangan.
Tag: #rute #kereta #terpanjang #menyusuri #sepertiga #dunia #lewati #zona #waktu