Alasan Tahun Kuda Api Dianggap Kurang Beruntung untuk Percintaan
- Dalam kepercayaan astrologi Tionghoa, Tahun Kuda Api kerap dipandang sebagai periode yang penuh dinamika, gairah, sekaligus tantangan, terutama dalam urusan percintaan.
Tak sedikit mitos dan cerita turun-temurun yang menyebut bahwa tahun ini membawa energi panas yang bisa memicu konflik emosional, hubungan yang naik-turun, hingga kegagalan asmara bagi sebagian shio.
Lalu, mengapa Tahun Kuda Api sering dianggap kurang beruntung untuk cinta? Berikut penjelasan lengkapnya, seperti disadur People.com, Selasa (24/2/2026).
Baca juga: Catat, Pasangan Shio yang Kurang Cocok dan Berpotensi Sering Konflik
1. Mitos lama tentang cinta yang berujung kehancuran
Anggapan buruk tentang Tahun Kuda Api berakar dari kisah abad ke-17. Dalam cerita rakyat Jepang, dikenal sosok Yaoya Oshichi, seorang perempuan yang membakar rumah keluarganya demi menarik perhatian kekasihnya.
Kisah ini kemudian melekat kuat pada simbol Kuda Api, elemen api yang melambangkan gairah, amarah, dan impulsivitas dalam cinta.
Narasi tersebut memperingatkan tentang figur perempuan yang kuat, mandiri, dan berwatak keras dalam hubungan, yang diyakini sulit dikendalikan dan berpotensi membawa kehancuran asmara.
Sejak saat itu, Tahun Kuda Api identik dengan cinta yang bergejolak dan sulit stabil.
Baca juga: Makna 12 Shio Berdasarkan Tahun Lahir dalam Tradisi Kalender China
2. Memperbesar emosi dalam hubungan
Dalam astrologi Tionghoa, unsur api melambangkan hasrat, keberanian, dan intensitas.
Ketika berpadu dengan karakter Shio Kuda yang bebas dan tak suka diatur, energi ini dapat membuat hubungan asmara terasa terlalu cepat, terlalu panas, dan sulit dikendalikan.
Menurut astrolog Lisa Stardust, Tahun Kuda Api mendorong individu untuk bertindak berdasarkan dorongan sesaat.
Dalam konteks percintaan, hal ini bisa memicu keputusan impulsif, jatuh cinta terlalu cepat, berkomitmen tanpa pertimbangan matang, atau sebaliknya, mengakhiri hubungan secara tiba-tiba karena emosi memuncak.
3. Takut gagal cinta bisa jadi ketakutan yang terwujud
Bukan hanya faktor astrologi, aspek psikologis juga memainkan peran besar.
Pakar hubungan di aplikasi kencan Hily, Sabrina Romanoff menjelaskan bahwa kepercayaan terhadap tahun sial bisa berubah menjadi self-fulfilling prophecy.
“Narasi seperti ini dapat membentuk ekspektasi dan keyakinan seseorang, sehingga secara tidak sadar memengaruhi cara mereka bersikap dalam hubungan,” ujarnya.
Ia menambahkan, ketika seseorang percaya bahwa suatu tahun membawa kesialan dalam cinta, mereka cenderung lebih waspada, pesimistis, atau menutup diri, yang justru berpotensi merusak peluang hubungan sehat.
Baca juga: Naksir Sahabat? Ini Tips Mengubah Pertemanan Jadi Hubungan Asmara
4. Hubungan cenderung tidak stabil dan penuh drama
Tahun Kuda Api sering dikaitkan dengan dinamika cinta yang tidak tenang. Banyak shio diprediksi mengalami hubungan yang penuh tarik-ulur, kesalahpahaman, atau konflik kecil yang mudah membesar.
Energi tahun ini mendorong kebebasan pribadi, sehingga komitmen jangka panjang bisa terasa mengekang bagi sebagian orang.
Akibatnya, hubungan yang membutuhkan kestabilan emosional dan kompromi sering kali diuji.
Bagi mereka yang sudah berpasangan, ini bisa menjadi periode rawan pertengkaran jika komunikasi tidak dijaga dengan baik.
5. Tekanan sosial dan budaya memperkuat stigma
Di beberapa negara Asia Timur, stigma terhadap Tahun Kuda Api begitu kuat hingga berdampak nyata.
Pada tahun Kuda Api sebelumnya, angka kelahiran sempat menurun drastis karena kekhawatiran anak, terutama perempuan, akan mengalami kehidupan cinta yang sulit.
Tekanan budaya ini secara tidak langsung memengaruhi cara seseorang memandang hubungan di tahun tersebut.
Alih-alih menikmati proses membangun relasi, sebagian orang justru dibayangi kecemasan akan kegagalan.
Baca juga: 14 Tanda Hubungan Toksik Menurut Pakar, Merasa Lelah Setelah Bertemu Pasangan
6. Fokus pada ketakutan mengaburkan peluang cinta yang sehat
Romanoff menekankan,masalah utama bukan pada tahunnya, melainkan pada fokus berlebihan terhadap mitos.
“Perlakukan ini sebagai cerita, bukan ramalan yang pasti terjadi,” katanya.
Ia menyarankan agar seseorang menyadari ketika pikiran negatif muncul, lalu bertanya pada diri sendiri apakah keyakinan itu membantu atau justru menghambat mereka untuk hadir sepenuhnya dalam hubungan.
Dengan mengubah sudut pandang, Tahun Kuda Api justru bisa menjadi momentum refleksi dan pertumbuhan emosional.
Baca juga: 11 Tanda Hopeless Romantic atau Si Pemuja Cinta, Kamu Termasuk?
Tag: #alasan #tahun #kuda #dianggap #kurang #beruntung #untuk #percintaan