Saham Es Krim Magnum Melonjak Usai Muncul Isu Akuisisi
Ilustrasi es krim Magnum.(KOMPAS.COM/CHRISTINA ANDHIKA SETYANTI)
17:20
16 Mei 2026

Saham Es Krim Magnum Melonjak Usai Muncul Isu Akuisisi

- Saham Magnum Ice Cream Company melonjak hingga 18 persen usai muncul nama perusahaan ekuitas swasta yakni Blackstone dan CD&R yang dikabarkan berada dalam tahap penjajakan penawaran.

Hal ini terjadi kurang dari enam bulan setelah perusahaan tersebut memisahkan diri dari Unilever untuk menciptakan mesin pembuat es krim mandiri terbesar di dunia.

Perusahaan-perusahaan ekuitas swasta sedang memantau harga saham perusahaan sebelum memutuskan apakah akan mengambil langkah selanjutnya.

Para calon penawar dikabarkan tengah menunggu laporan penjualan musim panas Magnum sebelum mengambil keputusan.

Baca juga: Buffett Mundur, Saham Berkshire Hathaway Tertinggal dari S&P 500

Menjelang perdagangan Jumat, saham tersebut diperdagangkan mendekati harga debutnya pada 8 Desember 2025.

Saham Magnum yang terdaftar di Amsterdam naik 10,4 persen pada pukul 15.50 waktu London.

Sementara saham yang terdaftar di AS melonjak dengan jumlah yang sama.

Juru bicara Magnum mengatakan perusahaan tidak berkomentar tentang rumor atau spekulasi.

Sedangkan, Blackstone dan CD&R menolak berkomentar.

Magnum memiliki merek es krim dengan nama yang sama, serta Cornetto, Heartbrand, dan Ben & Jerry’s.

Para analis telah memperingatkan tentang kurangnya kejelasan mengenai prospek pertumbuhan Magnum.

"Mirip dengan perusahaan barang konsumsi lainnya, Magnum akan menghadapi inflasi biaya energi dan input sebagai akibat dari konflik di Timur Tengah, serta potensi gangguan terhadap sentimen konsumen,” kata analis UBS awal bulan ini.

Namun, mereka mencatat negara tersebut memiliki beberapa cadangan yang dapat digunakan, seperti kemampuan untuk menutupi inflasi biaya melalui dorongan positif dari perkiraan untuk komoditas susu dan minyak sawit.

Sedikit informasi, merek es krim tersebut dijual kepada Unilever pada tahun 2000.

Magnum melaporkan pertumbuhan penjualan kuartal pertama pada bulan April 2026 yang melampaui ekspektasi.

Kinerja itu didorong oleh pertumbuhan volume, setelah mengalami penurunan besar pada kuartal sebelumnya.

Penjualan kuartalan mencapai 2,06 miliar dollar AS.

Analis Jefferies mengatakan, peningkatan kinerja terlihat jelas terutama di Eropa, tetapi pertumbuhan tetap tidak merata dan ketidakpastian margin atau laba masih ada.

“Kuartal kedua mewakili sekitar 35 persen dari penjualan tahunan dan akan sangat penting bagi persepsi publik,” ujar dia.

Tiga bulan pertama tahun ini cenderung lebih lemah secara musiman, dan para pengamat pasar sekarang menantikan puncak penjualan musim panas, ketika es krim cenderung paling banyak diminati.

Magnum Ice Cream Company ini memiliki kapitalisasi pasar sekitar 9 miliar dollar AS, dan diperdagangkan sekitar 15 kali lipat dari laba per saham yang diproyeksikan.

Baca juga: Wall Street Merah Usai Pertemuan Trump-Xi, Saham Intel dan Nvidia Rontok

Tag:  #saham #krim #magnum #melonjak #usai #muncul #akuisisi

KOMENTAR