Di Depan Prabowo, Mentan Amran Ungkap Wacana Ekspor Beras Pada 2026
Presiden Prabowo Subianto (ketiga kiri) didampingi Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (keempat kanan), Menteri Pertanian Amran Sulaiman (kiri), Wamentan Sudaryono (kanan), Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono (kedua kanan), Mensesneg Prasetyo Hadi (keempat kiri), dan Seskab Teddy Indra Wijaya (ketiga kanan) meninjau sawah dalam acara panen raya dan pengumuman swasembada pangan nasional 2025 di Cilebar, Karawang, Jawa Barat, Rabu (7%
21:16
7 Januari 2026

Di Depan Prabowo, Mentan Amran Ungkap Wacana Ekspor Beras Pada 2026

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman, mengungkapkan wacana ekspor beras pada 2026 kepada Presiden Prabowo Subianto dan para pejabat tinggi negara.

Wacana itu Amran sampaikan saat melaporkan capaian swasembada beras tahun 2025 dan panen raya di Cilebar, Karawang Timur, Jawa Barat, Rabu (7/1/2026).

Amran menyampaikan, pihaknya tidak meminta sokongan lebih banyak dibanding 2025 kepada presiden.

Ia hanya menyinggung pentingnya kesiapan gudang Bulog yang bertugas mengakomodir hasil pertanian.

“Izin Bapak Presiden, yang penting Bulog izinnya dan serapannya, 3 bulan ke depan. Sama saja 2025, aku tidak minta lebih. Sama saja. Hampir pasti kita lakukan ekspor tahun ini,” kata Amran.

Ekspor beras RI, catatan sejarah baru

Menurut Amran, jika Indonesia berhasil mengekspor beras tahun ini, maka akan menjadi catatan sejarah.

Oleh karena itu, ia menyatakan akan menghadap Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi terkait kebutuhan pasca panen.

Amran menyebut, saat ini Cadangan Beras Pemerintah (CBP) di gudang Bulog mencapai 3,2 juta on.

Volume cadangan beras pemerintah itu lebih tinggi dibanding saat Indonesia mendapatkan penghargaan dari Food and Agriculture Organization (FAO) pada 1984.

“Itu stoknya hanya 2 juta ton. Kita sekarang 4 juta ton pernah diraih dan akhir tahun 3,2 juta ton,” ujar Amran.

Mentan Amran lapor NTP petani naik

Selain kondisi stok cadangan beras, Amran juga melaporkan kepada Prabowo terkait Nilai Tukar Petani (NTP) yang menembus angka 125.

Adapun NTP menjadi salah satu indikator kemakmuran petani.

Pada kesempatan itu, Amran juga melaporkan nilai ekspor bidang pertanian yang melesat hingga 33 persen.

“Nilainya Rp 158 triliun selisihnya,” tutur Amran.

“Sekali lagi atas nama petani Indonesia Bapak Presiden mengucapkan tak terhingga ini luar biasa,” tambahnya.

Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto pada kesempatan tersebut mengumumkan Indonesia resmi telah mencapai swasembada beras pada  2025.

Pengumuman itu disampaikan dengan memukul lesung sebagai simbol capaian swasembada beras.

Prabowo menyampaikan terimakasih atas keras jajarannya dan para petani di Indonesia.

“Saya Prabowo Subianto presiden Republik Indonesia dengan ini mengumumkan telah tercapainya swasembada pangan tahun 2025 bagi seluruh bangsa Indonesia,” unar Prabowo.

Tag:  #depan #prabowo #mentan #amran #ungkap #wacana #ekspor #beras #pada #2026

KOMENTAR