Prabowo Sebut MBG Berhasil 99,99 Persen, Akui Ada Kekurangan tapi Terus Diperbaiki
Sejumlah murid menyantap Makan Begizi Gratis (MBG) di SDN Pulau Kelapa 01 Pagi, Kepulauan Seribu, Jakarta, Kamis (4/12/2025). (Dery Ridwansah/ JawaPom.com)
05:54
7 Januari 2026

Prabowo Sebut MBG Berhasil 99,99 Persen, Akui Ada Kekurangan tapi Terus Diperbaiki

Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terbukti berjalan sukses. Berdasarkan evaluasi objektif dan data statistik, Prabowo menyebut tingkat keberhasilan program MBG telah mencapai 99,99 persen.

Meski demikian, Prabowo tidak menutup mata terhadap berbagai kekurangan yang masih terjadi di lapangan. Ia menegaskan bahwa dalam sebuah program besar yang menyentuh jutaan rakyat, potensi penyimpangan dan kekeliruan hampir tidak terelakkan.

“Dalam usaha manusia sebesar ini pasti ada kekurangan. Apakah ada penyimpangan? Pasti. Tapi kita bersyukur bahwa kalau kita pelajari dengan objektif statistik boleh dikatakan bahwa kita 99,99 persen berhasil,” ujar Prabowo dalam pidato Retret Menteri Kabinet Merah Putih di Hambalang, Selasa (6/1).

Menurutnya, capaian tersebut patut disyukuri, namun tidak boleh membuat pemerintah berpuas diri. Ia menegaskan target utama MBG adalah zero defect atau tanpa cacat sedikit pun, meskipun ia menyadari ada tantangan sangat kompleks di lapangan.

Itu sebabnya, ia berkomitmen untuk terus mengatasi dan memperbaiki hal-hal yang menjadi penghambat menuju zero defect tersebut.

“Tentunya kita harapkan zero defect, itu yang harus kita capai. Tidak kita puas. Dengan kekurangan 0,00 sekian itu pun bagi kita sesuatu yang harus kita atasi dan Alhamdulillah kita sudah mengatasi dan kita senang atasi terus,” tegasnya.

Prabowo menjelaskan, pemerintah terus melakukan pengawasan berlapis untuk memastikan program MBG berjalan tepat sasaran. Langkah pengamanan, pengawasan distribusi, hingga evaluasi berkala terus diperkuat demi menjaga kualitas program.

“Langkah demi langkah, pengawasan demi pengawasan, langkah-langkah pengamanan terus kita lakukan. Tapi intinya adalah bahwa kita intervensi,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Prabowo juga mengutip pesan Presiden pertama RI, Soekarno, yang menurutnya sangat relevan dengan semangat MBG. Ia menegaskan bahwa persoalan kelaparan tidak bisa ditunda.

“The hungry stomach cannot wait. Perut yang lapar tidak bisa tunggu. Pemimpin yang bertanggung jawab, pemimpin yang punya hati, pemimpin yang punya kepedulian, harus bekerja keras untuk menghilangkan kelaparan dan kemiskinan,” ujar Prabowo.

Ia menyebut program MBG sebagai tugas mulia yang harus diemban pemerintah demi masa depan generasi bangsa. Prabowo mengaku optimistis meski sejak awal program ini sempat diragukan banyak pihak.

“Kita buktikan, saya sangat yakin, walaupun begitu banyak pakar yang mengejek saya dan tim saya. Mereka katakan MBG pasti gagal. Tapi kita buktikan kepada mereka, MBG berhasil, MBG dinantikan oleh semua rakyat,” tegasnya.

Bahkan, Prabowo mengaku kerap terharu saat berkunjung ke daerah dan melihat antusiasme anak-anak yang menantikan program MBG. Ia menceritakan bagaimana anak-anak memanggil dan bertanya kapan mereka akan menerima MBG.

“Saya sedih kalau saya ke daerah-daerah, anak-anak panggil saya, teriak saya, ‘Pak, kapan kami terima MBG?’ Kita lihat video klip bagaimana kendaraan MBG datang, rakyat menunggu, menyambut. Saya tidak paham manusia macam mana yang tidak tergerak hatinya melihat anak-anak seperti itu,” pungkas Prabowo.

 

Editor: Estu Suryowati

Tag:  #prabowo #sebut #berhasil #9999 #persen #akui #kekurangan #tapi #terus #diperbaiki

KOMENTAR