Waspadai Tanda Penderita Diabetes Harus Segera Membatalkan Puasa, Jangan Dipaksakan
Ilustrasi lemas. Penderita diabetes perlu segera membatalkan puasa jika muncul tanda gula darah terlalu rendah atau terlalu tinggi demi mencegah risiko yang lebih serius.(Freepik/tirachardz)
09:05
22 Februari 2026

Waspadai Tanda Penderita Diabetes Harus Segera Membatalkan Puasa, Jangan Dipaksakan

Penderita diabetes tidak boleh memaksakan diri berpuasa jika muncul tanda gula darah terlalu rendah atau terlalu tinggi, karena kondisi tersebut bisa membahayakan keselamatan.

Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Alergi-Imunologi RSU Hasanah Graha Afiah Depok, dr. Bramantya Wicaksana, Sp.PD, K-AI, menegaskan bahwa keselamatan harus menjadi prioritas utama dibandingkan mempertahankan puasa dalam kondisi tidak stabil.

“Orang dengan diabetes harus segera membatalkan puasa jika didapatkan tanda gula darah yang terlampau rendah atau tinggi,” ujar dr. Bramantya saat diwawancarai Kompas.com, Kamis (12/2/2026).

Menurutnya, banyak pasien ragu membatalkan puasa karena merasa masih mampu bertahan, padahal gejala yang muncul bisa menjadi sinyal bahaya.

Baca juga: Puasa Bisa Bikin Gula Darah Naik, Ini Peringatan Dokter Diabetesi

Tanda gula darah terlalu rendah

Gula darah terlalu rendah atau hipoglikemia dapat muncul secara tiba-tiba. Gejalanya antara lain lemas berat, keringat berlebih, hingga penurunan kesadaran.

“Gula darah terlampau rendah seperti lemas yang berat, tidak sadarkan diri, memproduksi keringat berlebih, dan lain-lain,” jelas dr. Bramantya.

Kondisi ini lebih sering terjadi pada pasien yang menggunakan insulin tanpa penyesuaian dosis saat puasa.

Jika gejala tersebut muncul, puasa harus segera dibatalkan untuk mencegah risiko yang lebih serius.

Baca juga: Dokter Ingatkan Bahaya Olahraga Terlalu Berat Saat Puasa, Bisa Picu Dehidrasi dan Cedera

Tanda gula darah terlalu tinggi

Ilustrasi gula darah tinggi. Penderita diabetes perlu segera membatalkan puasa jika muncul tanda gula darah terlalu rendah atau terlalu tinggi demi mencegah risiko yang lebih serius.Shutterstock/Roman Yanushevsky Ilustrasi gula darah tinggi. Penderita diabetes perlu segera membatalkan puasa jika muncul tanda gula darah terlalu rendah atau terlalu tinggi demi mencegah risiko yang lebih serius.

Selain hipoglikemia, penderita diabetes juga berisiko mengalami gula darah terlalu tinggi atau hiperglikemia.

Gejalanya bisa berupa tubuh terasa sangat lemas, cepat lelah, dan tidak mampu melakukan aktivitas ringan sehari-hari.

“Gula darah terlampau tinggi lemas, cepat lelah, tidak mampu beraktivitas ringan,” kata dr. Bramantya.

Keluhan ini sering dianggap sebagai rasa lapar biasa saat puasa, padahal bisa menjadi tanda gula darah sedang tidak terkontrol.

Baca juga: Puasa Bisa Bantu Detoks Jiwa, Psikiater Ungkap Dampaknya bagi Mental

Jangan abaikan sinyal tubuh

Puasa memang ibadah yang dinantikan banyak orang. Namun, bagi penderita diabetes, kondisi kesehatan harus selalu dipantau.

Memaksakan diri saat tubuh sudah menunjukkan tanda bahaya dapat meningkatkan risiko komplikasi.

Bramantya mengingatkan bahwa setiap pasien memiliki kondisi yang berbeda. Evaluasi dokter sebelum puasa membantu menentukan apakah pasien aman berpuasa atau perlu pengawasan lebih ketat.

“Pada umumnya, orang dengan diabetes dapat berpuasa dan wajib mengomunikasikan hal ini kepada dokter. Selama dia tidak masuk dalam kategori kritis, dia masih bisa berpuasa,” ujarnya.

Keselamatan lebih utama

Membatalkan puasa karena alasan medis bukan berarti gagal menjalankan ibadah. Langkah tersebut justru menjadi bentuk menjaga kesehatan agar tidak terjadi komplikasi yang lebih berat.

Mengenali tanda gula darah terlalu rendah maupun terlalu tinggi membantu penderita diabetes mengambil keputusan tepat saat berpuasa.

Dengan pemantauan rutin dan konsultasi dokter, puasa dapat dijalani dengan lebih aman tanpa mengabaikan keselamatan diri.

Baca juga: Jangan Langsung Olahraga Setelah Berbuka Puasa, Ini Aturan Amannya Menurut Dokter

Tag:  #waspadai #tanda #penderita #diabetes #harus #segera #membatalkan #puasa #jangan #dipaksakan

KOMENTAR