Berkat AI, Ekspor Korsel Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah
Meningkatnya permintaan global terhadap semikonduktor yang dipicu oleh pesatnya adopsi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) mendorong ekspor Korea Selatan (Korsel) mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarah pada 2025.
Hal ini berdasarkan data resmi yang dirilis Kementerian Perindustrian Korsel pada Kamis (1/1/2026).
Dikutip dari AFP, Kamis, total ekspor Korea Selatan sepanjang 2025 tercatat melampaui 700 miliar dollar AS atau setara sekitar Rp 11.685,8 triliun (asumsi kurs Rp 16.694 per dollar AS), naik 3,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Ilustrasi ekspor Indonesia, kegiatan ekspor impor.
Capaian tersebut terjadi di tengah perlambatan ekonomi global dan ketegangan perdagangan internasional yang masih berlangsung.
Lonjakan terbesar ekspor Korsel datang dari industri semikonduktor.
Sepanjang 2025, ekspor semikonduktor Korea Selatan mencapai 173,4 miliar dollar AS, meningkat lebih dari 20 persen secara tahunan dan menjadi angka tertinggi yang pernah dicatat.
Kementerian Perindustrian Korsel menyebutkan, peningkatan ini terutama ditopang oleh tingginya permintaan chip memori bernilai tinggi yang digunakan dalam pusat data AI.
Pada Desember 2025 saja, ekspor semikonduktor melonjak lebih dari 40 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Kenaikan tersebut menandai bulan kesepuluh berturut-turut pertumbuhan ekspor semikonduktor sekaligus menjadi rekor bulanan tertinggi sepanjang masa.
Korea Selatan merupakan salah satu pemain utama dalam rantai pasok semikonduktor global.
Ilustrasi chip komputer.
Samsung Electronics dikenal sebagai salah satu produsen chip memori terbesar di dunia dan menjadi pemasok utama komponen untuk industri AI serta infrastruktur pusat data global.
Selain itu, Korea Selatan juga menjadi basis SK hynix, yang memiliki posisi penting dalam pasar chip memori global.
Dukungan terhadap sektor teknologi juga datang dari kebijakan pemerintah. Presiden Korsel Lee Jae Myung berjanji akan melipatgandakan belanja negara untuk pengembangan AI pada tahun ini.
Langkah tersebut bertujuan mendorong Korea Selatan masuk dalam tiga besar kekuatan AI dunia, di belakang Amerika Serikat dan China.
Selain semikonduktor, sektor otomotif juga mencatatkan kinerja kuat. Nilai ekspor mobil Korsel pada 2025 mencapai 72 miliar dollar AS, tertinggi sepanjang sejarah, meskipun menghadapi tekanan berupa kebijakan tarif dari AS.
Sejumlah sektor lain, seperti pertanian dan kosmetik, juga mencatatkan rekor ekspor. Kementerian menilai capaian tersebut didukung oleh kuatnya minat global terhadap produk makanan dan kecantikan Korsel, seiring meningkatnya pengaruh budaya pop negara itu di pasar internasional.
Namun demikian, tidak semua pasar menunjukkan kinerja positif. Ekspor ke AS dan China justru mengalami tekanan akibat penerapan tarif pada baja, mobil, dan mesin.
Sebagai ekonomi terbesar keempat di Asia, Korsel sempat dikenai tarif menyeluruh sebesar 25 persen oleh AS, sebelum akhirnya mencapai kesepakatan di menit-menit terakhir untuk menurunkan tarif tersebut menjadi 15 persen.
Korea Selatan saat ini merupakan salah satu mitra dagang terbesar Washington. Meski demikian, tekanan dari kebijakan perdagangan global masih membayangi kinerja ekspor negara tersebut.
Ilustrasi ekspor.
Rekor ekspor pada 2025 ini, menurut Menteri Perindustrian Korsel Kim Jung Kwan, dicapai di tengah situasi yang tidak mudah.
“Rekor baru ini dicapai di tengah kondisi domestik dan eksternal yang menantang,” kata Kim dalam pernyataannya.
Ia menambahkan, capaian tersebut menjadi indikator ketahanan dan potensi pertumbuhan ekonomi Korsel yang solid.
Namun, Kim juga mengingatkan bahwa tantangan masih akan berlanjut.
“Kondisi ekspor tahun ini diperkirakan akan tetap sulit, karena ketidakpastian terus berlanjut dalam lingkungan perdagangan, termasuk keberlanjutan permintaan semikonduktor,” ujarnya.
Tag: #berkat #ekspor #korsel #cetak #rekor #tertinggi #sepanjang #sejarah