Harga Emas Antam Akhir Tahun 2025, Tembus Rp 2,5 Juta per Gram
– Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) terpantau stabil pada perdagangan Rabu (31/12/2025).
Dikutip dari laman Logam Mulia, harga emas Antam hari ini dibanderol Rp 2.501.000 per gram, atau tidak berubah dari perdagangan hari sebelumnya.
Harga jual kembali (buyback) emas Antam juga tercatat stabil di Rp 2.360.000 per gram.
Sebagai informasi, harga emas Antam sempat mencatat rekor tertinggi tahun ini pada Sabtu (27/12/2025), mencapai Rp 2.605.000 per gram.
Secara tahunan, harga emas Antam melonjak sekitar 71,8 persen, dari Rp 1.515.000 per gram pada awal Januari 2025.
Adapun sepanjang Desember 2025, harga emas Antam naik sekitar 1,1 persen secara bulanan. Pada 1 Desember, harga emas berada di level Rp 2.415.000 per gram, naik tipis Rp 2.000 dibanding akhir November yang sebesar Rp 2.413.000 per gram.
Harga jual emas Antam mengikuti harga yang tercantum di Butik Emas Logam Mulia (LM), dengan ketentuan pengambilan atau pengiriman sesuai prosedur pemesanan.
Setiap produk emas Antam diproduksi melalui fasilitas gold refinery yang terakreditasi London Bullion Market Association (LBMA). Dengan demikian, kualitas dan kemurnian emas terjamin.
Untuk pecahan mulai dari 0,5 gram hingga 100 gram, emas Antam dilengkapi teknologi CertiEye berupa sertifikat yang menyatu dengan kemasan, guna meningkatkan keamanan produk. Konsumen diimbau untuk memastikan kemasan dalam kondisi baik agar keaslian emas terjaga.
Pembayaran pembelian emas dapat dilakukan melalui Virtual Account (VA) dengan masa validasi 45 menit setelah pemesanan. Stok emas dapat berubah sewaktu-waktu.
Produk emas batangan Antam dapat diambil langsung di Butik Emas LM atau dikirim menggunakan ekspedisi rekanan dengan estimasi pengiriman 3-5 hari kerja.
Harga emas Antam 31 Desember 2025
Berikut rincian harga emas batangan Antam di penghujung tahun 2025:
- 0,5 gram 1.300.500
- 1 gram 2.501.000
- 2 gram 4.942.000
- 3 gram 7.388.000
- 5 gram 12.280.000
- 10 gram 24.505.000
- 25 gram 61.137.000
- 50 gram 122.195.000
- 100 gram 244.312.000
- 250 gram 610.515.000
- 500 gram 1.220.820.000
- 1.000 gram 2.441.600.000
Sebagai catatan, harga emas Antam tersebut merupakan harga yang berlaku di Butik Emas LM, Graha Dipta, Pulo Gadung, Jakarta Timur, sehingga dimungkinkan berbeda dengan harga di gerai penjualan emas Antam lainnya.
Penyebab Harga Emas Antam Naik Sepanjang 2025
Kenaikan harga emas batangan Antam sepanjang 2025 dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik dari sisi global maupun domestik.
Pergerakan harga emas mengikuti sentimen global, mulai dari kebijakan suku bunga bank sentral Amerika Serikat (The Fed) hingga ketidakpastian geopolitik. Selain itu, nilai tukar rupiah dan pasokan fisik di pasar dalam negeri juga turut berperan.
Media arus utama mencatat penguatan harga emas global sebagai motor utama pergerakan harga emas ritel di Indonesia.
Kenaikan harga emas di pasar dunia kemudian diterjemahkan ke dalam rupiah dengan pengaruh kurs dan kondisi permintaan serta pasokan di dalam negeri.
Berikut sejumlah faktor pendorong kenaikan harga emas Antam selama 2025:
1. Ekspektasi Pemangkasan Suku Bunga The Fed
Saat pasar memperkirakan The Fed akan menurunkan suku bunga, daya tarik emas sebagai aset tanpa bunga meningkat.
“Pemangkasan suku bunga The Fed menekan imbal hasil riil sehingga opportunity cost memegang emas semakin rendah,” ujar Financial Analyst Finex, Brahmantya Himawan.
Inflasi yang tetap tinggi dan risiko geopolitik memperkuat sentimen positif terhadap emas.
2. Pelemahan Dollar AS dan Turunnya Yield Obligasi Pemerintah AS
Pergerakan dollar AS dan yield obligasi pemerintah AS menjadi penentu harga emas dunia. Saat dollar melemah, emas menjadi lebih murah bagi investor luar negeri, sehingga permintaan meningkat.
Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, menambahkan, pelemahan dollar AS dan pemangkasan suku bunga The Fed turut mengerek harga logam.
3. Ketidakpastian Geopolitik
Emas kembali menjadi aset safe haven di tengah ketidakpastian geopolitik dan kebijakan moneter global.
Lukman menjelaskan koreksi harga cenderung terjadi karena profit taking, tetapi permintaan emas tetap kuat.
Analis broker Octa, Kar Yong Ang, menyebut investor lebih memilih membeli emas sampai stabilitas tercapai.
4. Aksi Beli Bank Sentral dan Arus Dana Institusional
Pembelian emas oleh bank sentral negara berkembang dan arus dana ke instrumen berbasis emas, seperti reksa dana ETF, turut menopang harga emas. Brahmantya menyebut permintaan dari bank sentral dan investor ritel menjadi faktor penting.
5. Faktor Kurs Rupiah
Harga emas Antam dalam rupiah sangat dipengaruhi nilai tukar rupiah terhadap dollar AS. Jika rupiah melemah, harga emas dalam negeri dapat naik lebih tinggi dibanding kenaikan harga emas global. Sebaliknya, penguatan rupiah dapat menahan harga emas.
6. Pasokan Fisik yang Lebih Ketat di Dalam Negeri
Ketersediaan stok emas fisik di pasar domestik juga memengaruhi harga.
Pengamat Ibrahim Assuaibi menyebut produksi emas PT Freeport Indonesia sempat berhenti setelah longsor tambang pada September 2025, menyebabkan stok bahan baku menipis.
Kondisi ini membuat stok di gerai Antam dan Pegadaian berkurang sementara permintaan tetap tinggi.
7. Permintaan Musiman dan Perilaku Investor Ritel
Menjelang Ramadan dan Lebaran, permintaan emas untuk investasi, mahar, dan hadiah biasanya meningkat. Hal ini dapat mendorong harga emas Antam naik sementara waktu.
Selain itu, aksi ambil untung setelah reli panjang dapat memicu koreksi harga jangka pendek, meskipun tren tahunan tetap menguat.
Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Harga Emas Antam Meroket di 2025, Ini Faktor-Faktor Pendorongnya
Tag: #harga #emas #antam #akhir #tahun #2025 #tembus #juta #gram