Akhir Tahun Manis, Rukun Raharja (RAJA) Bagikan Dividen Interim ke Investor
Para Direksi Rukun Raharja dalam Publik Ekspose RAJA secara daring pada Senin (27/10/2025).(KOMPAS.com/DEBRINATA RIZKY)
15:32
29 Desember 2025

Akhir Tahun Manis, Rukun Raharja (RAJA) Bagikan Dividen Interim ke Investor

PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) memutuskan membagikan dividen interim senilai Rp 105,67 miliar kepada para pemegang saham.

Kebijakan ini dipandang sebagai sinyal kuat kepercayaan manajemen terhadap kinerja dan fundamental perseroan, di tengah dinamika sektor energi serta ketidakpastian ekonomi global.

Keputusan pembagian dividen interim disampaikan manajemen RAJA melalui surat resmi yang dipublikasi lewat keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (29/12/2025).

Berdasarkan dokumentasi tersebut, total dividen interim yang dibagikan mencapai Rp 105.677.062.500 atau setara Rp 25 per saham.

“Jumlah dividen interim yang dibagikan Rp 105.677.062.500. Dividen interim per saham Rp 25,” demikian keterangan manajemen RAJA.

Pembagian dividen ditetapkan berdasarkan keputusan sirkuler Dewan Komisaris perseroan tertanggal 29 Desember 2025, yang sekaligus menyetujui keputusan dan tindakan Direksi terkait penetapan, serta distribusi dividen interim untuk tahun buku 2025.

Lebih jauh, manajemen Rukun Raharja memastikan pembagian dividen interim tidak menimbulkan dampak material terhadap kegiatan operasional, aspek hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha perseroan. Dengan demikian, pemenuhan hak pemegang saham tetap dilakukan tanpa mengganggu stabilitas dan kesinambungan bisnis perusahaan.

Langkah membagikan dividen di penghujung tahun itu juga mencerminkan komitmen perseroan dalam memberikan nilai tambah bagi investor.

Di sisi lain, kebijakan tersebut menunjukkan keyakinan manajemen terhadap kecukupan arus kas hingga prospek usaha ke depan.

RAJA sebelumnya melaporkan kinerja keuangan kuartal III-2025 yang terus menunjukkan pertumbuhan stabil, mencerminkan fundamental bisnis yang kuat di tengah dinamika sektor energi. Laba bersih RAJA tercatat mencapai 24,1 juta dollar A, atau setara sekitar Rp 400,6 miliar (asumsi kurs Rp 16.626 per dollar AS).

Angka itu meningkat dibandingkan pada periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 22,1 juta dollar AS atau setara sekitar Rp 267 miliar.

Pendapatan RAJA meningkat menjadi 196 juta dollar AS atau setara sekitar Rp 3,2 triliun dari 189,7 juta dollar AS pada periode yang sama tahun sebelumnya. Meski demikian, laba yang diatribusikan kepada entitas induk (RAJA) mengalami penyesuaian sekitar 8 persen, dari 19,4 juta dollar AS menjadi 17,8 juta dollar AS atau setara sekitar Rp 295,9 miliar.

Penurunan terutama disebabkan oleh divestasi sebagian kepemilikan perseroan pada PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) seiring dengan pelaksanaan IPO RATU pada awal 2025.

Langkah divestasi tetap berada dalam koridor strategi korporasi untuk memperkuat struktur permodalan, meningkatkan fokus pada bisnis inti, serta mendorong pertumbuhan yang lebih berkelanjutan di masa mendatang.

Djauhar Maulidi, Direktur Utama Rukun Raharja, menyampaikan hingga kuartal III-2025, kinerja perseroan menunjukkan konsistensi dan berada dalam jalur yang sesuai dengan proyeksi.

"Dengan capaian ini, manajemen optimistis dapat menuntaskan target kinerja tahun 2025 dengan hasil yang lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya," jelas Djauhar dalam siaran pers, Rabu (3/12/2025).

Sampai dengan kuartal III-2025, penyerapan capex perseroan telah mencapai USD 56 juta, penyerapan belanja modal (capex) dan investasi tersebut difokuskan pada proyek-proyek strategis.

Ini termasuk penyelesaian pembangunan kompresor di Sengkang, Sulawesi Selatan, pembangunan pipa BBM Tanjung Batu-Samarinda; dan pembiayaan akuisisi Hafar Group. Perseroan terus mendorong pencapaian target kinerja tahun 2025 melalui strategi bisnis yang komprehensif, dengan fokus pada penguatan portofolio di sektor midstream sebagai motor pertumbuhan pada sisa tahun berjalan.

Pada kuartal III-2025, RAJA mengakuisisi Hafar Group, perusahaan dengan rekam jejak kuat di bidang Engineering, Procurement, Construction, and Installation (EPCI), serta jasa pelayaran lepas pantai. Akuisisi ini semakin memperkuat posisi RAJA dalam ekspansi dan pengembangan infrastruktur gas serta layanan offshore.

Selanjutnya, kinerja RAJA diproyeksikan semakin menguat seiring dengan peningkatan kontribusi dari proyek EPCI di Ubadari, Papua Barat, serta mulai beroperasinya kompresor di Sengkang, Sulawesi Selatan pada kuartal IV-2025.

Kedua inisiatif tersebut memperluas kapasitas bisnis midstream RAJA dan menjadi pendorong penting bagi pertumbuhan pendapatan dan profitabilitas hingga akhir tahun 2025.

Tag:  #akhir #tahun #manis #rukun #raharja #raja #bagikan #dividen #interim #investor

KOMENTAR