Bangun 500 Unit Huntara di Aceh Tamiang, Brantas Abipraya Sinergi dengan BUMN Infrastruktur
– PT Brantas Abipraya (Persero) turut berkontribusi dalam pembangunan sekitar 15.000 unit hunian sementara (Huntara) bagi korban bencana banjir dan longsor di wilayah Aceh dan Sumatera. Bersinergi dengan Danantara Indonesia dan Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN), Brantas Abipraya dan BUMN infrastruktur lain secara bertahap membangun 500 unit yang ditargetkan tuntas hingga akhir tahun ini.
"Keterlibatan aktif perusahaan dalam penanganan bencana merupakan bagian dari tanggung jawab BUMN dalam mendukung negara dan masyarakat, khususnya pada masa darurat dan pemulihan pascabencana," ujar Direktur Utama Brantas Abipraya, Sugeng Rochadi, dalam keterangannya Jumat (27/12).
Perusahaan mengerahkan seluruh sumber daya, alat berat, serta tenaga kerja guna mempercepat pemulihan pascabencana melalui pembangunan huntara. Chief Operating Officer Danantara Indonesia sekaligus Kepala BP BUMN, Dony Oskaria, menyampaikan bahwa langkah tersebut merupakan wujud komitmen BUMN dalam memastikan proses pemulihan berjalan cepat, terkoordinasi, dan berkelanjutan.
Dukungan yang diberikan mencakup pemulihan infrastruktur telekomunikasi, penyediaan air bersih, pengerahan alat berat, serta pelibatan ribuan tenaga kerja untuk kegiatan pembersihan dan pemulihan wilayah terdampak, termasuk di Aceh Tamiang.
Senada dengan hal tersebut, SVP Divisi Operasi 3 Brantas Abipraya, Syafriandy menambahkan bahwa seluruh jajaran operasional siap bekerja 24 jam tanpa henti. Ia menegaskan bahwa penyelesaian pembangunan huntara menjadi prioritas utama.
Tag: #bangun #unit #huntara #aceh #tamiang #brantas #abipraya #sinergi #dengan #bumn #infrastruktur