Ekonomi AS Tumbuh 4,3 Persen pada Kuartal III 2025, Ditopang Konsumsi
Ilustrasi pemandangan kota New York, Amerika Serikat (AS). (PIXABAY/LEONHARD NIEDERWIMMER)
08:44
24 Desember 2025

Ekonomi AS Tumbuh 4,3 Persen pada Kuartal III 2025, Ditopang Konsumsi

- Ekonomi Amerika Serikat (AS) mencatatkan pertumbuhan yang jauh lebih kuat dari perkiraan pada kuartal III 2025, terutama ditopang oleh pengeluaran konsumen yang tetap solid.

Hal tersebut tercermin dalam laporan awal pertumbuhan ekonomi kuartal III yang dirilis Departemen Perdagangan AS pada Selasa (23/12/2025) waktu setempat.

Dikutip dari CNBC, Rabu (24/12/2025), produk domestik bruto (PDB) AS, yang mencerminkan total nilai barang dan jasa yang diproduksi di perekonomian terbesar dunia tersebut, tumbuh sebesar 4,3 persen pada periode Juli hingga September 2025.

Ilustrasi pertumbuhan ekonomi. Freepik Ilustrasi pertumbuhan ekonomi.

Angka ini melampaui ekspektasi ekonom yang disurvei Dow Jones, yang sebelumnya memperkirakan pertumbuhan ekonomi AS berada di level 3,2 persen.

Kinerja ekonomi yang melesat ini terutama didorong oleh pengeluaran konsumen. Dalam laporan tersebut, pengeluaran konsumsi pribadi meningkat sebesar 3,5 persen pada kuartal III 2025, lebih tinggi dibandingkan kenaikan 2,5 persen pada kuartal sebelumnya.

Konsumsi rumah tangga memang menjadi kontributor utama pertumbuhan ekonomi AS, mengingat porsinya yang besar terhadap PDB nasional.

Selain konsumsi, pertumbuhan ekonomi juga mendapat dorongan dari peningkatan ekspor serta belanja pemerintah.

Di sisi lain, laporan tersebut mencatat adanya sedikit penurunan pada investasi tetap swasta, meskipun secara keseluruhan tidak menghambat laju pertumbuhan ekonomi pada periode tersebut.

Laporan pertumbuhan kuartal III 2025 ini sejatinya dijadwalkan rilis pada 30 Oktober 2025 lalu, namun mengalami penundaan akibat penutupan sementara alias shutdown pemerintah AS.

Ilustrasi pertumbuhan ekonomi. FREEPIK/PIKISUPERSTAR Ilustrasi pertumbuhan ekonomi.

Rilis kali ini sekaligus menggantikan estimasi kedua yang semula direncanakan terbit pada 26 November 2025.

Biro Analisis Ekonomi di bawah Departemen Perdagangan AS selanjutnya akan merilis satu estimasi akhir untuk pertumbuhan ekonomi kuartal tersebut.

Salah satu indikator yang menjadi perhatian utama pembuat kebijakan adalah penjualan akhir riil kepada konsumen domestik swasta. Ukuran ini meningkat 3 persen pada kuartal III 2025, atau naik 0,1 poin persentase dibandingkan periode sebelumnya.

Indikator tersebut dipantau secara cermat oleh para pengambil kebijakan di bank sentral AS Federal Reserve (The Fed) untuk menilai kekuatan permintaan domestik, khususnya dari sisi konsumen.

Meski ekonomi terus bergerak maju, laporan tersebut juga menunjukkan adanya tekanan inflasi yang masih berlanjut.

Indeks harga pengeluaran konsumsi pribadi (personal consumption expenditures/PCE), yang menjadi indikator inflasi utama The Fed, tercatat naik 2,8 persen pada kuartal III 2025.

Sementara itu, inflasi inti, yang tidak memasukkan komponen makanan dan energi, meningkat sebesar 2,9 persen.

Kedua angka tersebut lebih tinggi dibandingkan capaian kuartal sebelumnya, masing-masing sebesar 2,1 persen untuk inflasi PCE dan 2,6 persen untuk inflasi inti. Tingkat inflasi tersebut juga masih berada di atas target jangka panjang The Fed sebesar 2 persen.

Tekanan harga juga tercermin dalam indeks harga tertimbang berantai (chain-weighted price index), yang memperhitungkan perubahan perilaku konsumen, seperti peralihan ke produk yang lebih murah ketika harga barang tertentu meningkat.

Indeks ini naik 3,8 persen pada kuartal III 2025, atau satu poin persentase penuh di atas perkiraan sebelumnya.

Meskipun laporan pertumbuhan ekonomi ini secara umum menggambarkan kondisi ekonomi yang kuat, reaksi pasar keuangan relatif terbatas. Pasar menilai data tersebut bersifat retrospektif.

Kontrak berjangka saham tercatat bergerak sedikit negatif, sementara imbal hasil obligasi pemerintah AS tetap berada di level yang tinggi.

Di bagian lain laporan tersebut, kinerja korporasi menunjukkan penguatan signifikan. Laba perusahaan melonjak sebesar 166,1 miliar dollar AS, atau naik 4,2 persen pada kuartal III 2025.

Kenaikan ini jauh lebih besar dibandingkan peningkatan laba sebesar 6,8 miliar dollar AS yang tercatat pada kuartal II 2025.

Tag:  #ekonomi #tumbuh #persen #pada #kuartal #2025 #ditopang #konsumsi

KOMENTAR