IHSG Hari Ini Rawan Lanjut Koreksi Usai Ditutup Melemah
Ilustrasi saham. Sejumlah emiten melakukan aksi korporasi berupa pembelian kembali (buyback) saham dengan nilai besar dalam beberapa waktu terakhir. Analis menilai, tren ini mencerminkan posisi kas emiten yang kuat serta valuasi saham yang masih di bawah nilai wajarnya.(UNSPLASH/TOTOS ADAM)
07:00
24 Desember 2025

IHSG Hari Ini Rawan Lanjut Koreksi Usai Ditutup Melemah

- Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih berada dalam fase rawan koreksi pada perdagangan Rabu (25/12/2025), seiring munculnya tekanan jual pada penutupan perdagangan sebelumnya.

Pada perdagangan terakhir atau Selasa (23/12/2025), IHSG terkoreksi 0,71 persen dan ditutup di level 8.584.

Analis teknikal MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, mengatakan pergerakan IHSG saat ini berada pada bagian wave [iv] dari wave 5. Dengan struktur tersebut, indeks masih berpeluang melanjutkan koreksi untuk menguji area 8.464-8.560. Area ini juga bertepatan dengan celah harga (gap) tipis yang berpotensi ditutup dalam jangka pendek.

“Kami memperkirakan saat ini IHSG sedang berada pada bagian dari wave [iv] dari wave 5 pada label hitam, sehingga selanjutnya IHSG rawan terkoreksi dahulu untuk menguji 8,464-8,560 sekaligus menutup area gap tipisnya,” ujar Herditya dalam analisa hariannya.

Pelaku pasar juga disarankan mewaspadai terhadap skenario terburuk. Dalam proyeksi negatif, IHSG dinilai telah menyelesaikan wave (1) dan berpotensi mengalami koreksi yang lebih dalam hingga ke area psikologis 8.000-an.

“Namun worst case (merah), IHSG sudah menyelesaikan wave (1) dan akan terkoreksi cukup dalam ke area 8,000-an,” paparnya.

Untuk perdagangan hari ini, level support IHSG berada di kisaran 8.553 dan 8.493. Sementara itu, level resistance terdekat di area 8.714 dan 8.821.

Sejumlah saham pun menjadi perhatian analis untuk perdagangan hari ini, berikutnya daftarnya.

MNC Sekuritas:

Saham PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) ditutup di harga Rp 560 per saham dengan rekomendasi buy on weakness. Pergerakan MBMA dinilai masih berada pada bagian awal dari wave (b) pada struktur wave [b]. Kondisi ini mengindikasikan saham masih berpotensi mengalami fluktuasi jangka pendek, namun dapat dimanfaatkan sebagai peluang akumulasi bertahap saat harga melemah.

Saham PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) ditutup di level Rp 2.230 per saham dan mendapat rekomendasi speculative buy. MDKA berada pada fase awal wave [i] dari wave C. Posisi ini membuka peluang penguatan lanjutan.

Saham PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) ditutup di harga Rp 284 per saham dengan rekomendasi speculative buy. SBMR berada pada bagian awal wave [b] dari wave 2. Fase ini biasanya menjadi periode awal pemulihan harga.

Untuk saham PT Timah Tbk (TINS), harga penutupan tercatat di level Rp 3.280 per saham dengan rekomendasi buy on weakness. TINS berada pada bagian wave [b] dari wave 4.

PT Korea Investment and Sekuritas Indonesia (KISI):

Saham PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) direkomendasikan sebagai trading buy setelah pergerakannya berhasil rebound dan kembali bertahan di atas rata-rata pergerakan lima hari dan 20 hari.

Penguatan itu diperkuat oleh indikator MACD yang mulai berbalik arah ke fase bullish, menandakan momentum beli mulai terbentuk. Area akumulasi berada di kisaran Rp 1.230- Rp 1.255, dengan target penguatan awal di Rp 1.310 dan target lanjutan di Rp 1.345. Sementara itu, batas risiko disarankan di bawah Rp 1.220.

Sementara itu, saham PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) juga masuk dalam daftar trading buy. MEDC membentuk pola bullish divergence yang diikuti oleh sinyal golden cross pada indikator MACD.

Kombinasi ini mengindikasikan potensi pembalikan arah ke tren naik. Area masuk direkomendasikan pada rentang Rp 1.275 - Rp 1.305, dengan target harga di Rp 1.385 sebagai target pertama dan Rp 1.445 sebagai target lanjutan. Adapun stop loss ditempatkan di bawah Rp 1.240 untuk mengantisipasi risiko pergerakan berlawanan.

Disclaimer: Artikel ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Seluruh rekomendasi berasal dari analis sekuritas. Keputusan investasi menjadi tanggung jawab investor. Pastikan melakukan riset mandiri sebelum menentukan pilihan.

Tag:  #ihsg #hari #rawan #lanjut #koreksi #usai #ditutup #melemah

KOMENTAR