



Respons Pandu Sjahrir soal Tagar #KaburAjaDulu
Wakil Direktur Utama PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA) yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Aftech, Pandu Sjahrir menyatakan pengembangan data center di Indonesia bisa menjadi salah satu daya tarik untuk kembali ke Indonesia di tengah ramainya tagar #KaburAjaDulu.
Pandu yang juga menjadi salah satu anggota Danantara itu bilang pengembangan data center di Indonesia bisa membuka banyak lapangan kerja.
''Isu data center atau infrastruktur digital ini adalah salah satu alasan untuk menarik orang Indonesia balik ke Indonesia, kan lagi tren kan, #KaburAjaDulu ya kan. This is it, if you want to have more Indonesian diaspora coming back, you have to develop the right job opportunities like data center," ujarnya dalam acara Dentons HRRP Law and Regulations Outlook 2025 di Jakarta, Kamis (20/2/2025).
Ilustrasi tagar #KaburAjaDulu yang trending di media sosial. Hal ini juga diamini oleh Partner Dentons HPRP Law Firm Andre Rahadian. Dia bilang bisnis data center di Indonesia memiliki potensi besar untuk berkembang pesat.
Hal ini didukung oleh kebutuhan pasar yang tinggi akan penyimpanan dan pengelolaan data.
Andre menjelaskan, data center memiliki ruang lingkup yang besar yang di dalamnya membutuhkan banyak tenaga kerja. Di sisi lain akan banyak industri lain yang membutihkan data center untuk pengembangan bisnisnya.
Oleh karena itu, Andre menyakini bisnis data center akan membuka lebih banyak peluang kerja di Indonesia.
"Data center itu sekarang trennya juga harus redundant jadi akan punya orang yang memantau bahwa ini akan terus berjalan bukan hanya di satu data center tapi semua datanya real time ada di beberapa data center," katanya.
Ilustrasi pekerja di data center.
"Nah ini yang dianggap tadi bisa membawa talent-talent baru balik atau paling tidak, enggak usah kabur lah kalau kabur sebentar aja. Sekolah atau training, (lalu) balik lagi," sambungnya.
Adapun fenomena #KaburAjaDulu tengah ramai diperbincangkan di media sosial, mencerminkan keinginan masyarakat untuk meninggalkan Indonesia demi bekerja atau melanjutkan studi di luar negeri.
Selain itu, tren ini juga dimanfaatkan oleh warganet untuk saling berbagi pengalaman dan merekomendasikan negara yang cocok bagi mereka yang ingin "kabur".