Lucky Widja Sakit Apa? Ini Riwayat TB Ginjal yang Pernah Dideritanya
Pertanyaan tentang kondisi kesehatan Lucky Widja mencuat setelah vokalis band Element itu meninggal dunia pada Minggu (25/1/2026).
Sebelum wafat, Lucky diketahui menderita tuberkulosis (TB) ginjal, penyakit yang ia ungkapkan kepada publik pada 2022.
Informasi tersebut menjelaskan perubahan kondisi fisik Lucky yang sempat menjadi sorotan dalam beberapa tahun terakhir.
Penurunan berat badan dan gejala awal
Diberitakan Kompas.com, Senin (26/1/2026), kondisi kesehatan Lucky mulai dipertanyakan publik ketika berat badannya turun drastis.
Berat badan Lucky yang sebelumnya berada di kisaran 82–84 kilogram menyusut hingga sekitar 64 kilogram.
Lucky juga mengungkap bahwa ia kerap mengalami pingsan mendadak sebelum mengetahui penyebab pasti kondisi tersebut.
Setelah berpindah dokter dan menjalani pemeriksaan lanjutan, Lucky akhirnya didiagnosis menderita TB ginjal pada 2022.
TB ginjal yang menyerang saluran kemih
Lucky Widja sempat menderita TB ginjal di tahun 2022. Lucky Widja pernah mengungkap bahwa dirinya menderita TB ginjal sejak 2022, penyakit langka yang berdampak pada fungsi ginjalnya.
Dalam penuturannya, Lucky menjelaskan bahwa infeksi TB yang ia alami tidak hanya menyerang satu bagian tubuh.
“Ginjal, ureter, kandung kemih, uretra, kena semua,” ujar Lucky.
Dokter yang menanganinya menyampaikan bahwa kondisi ginjal Lucky sudah parah. Satu ginjal mengalami penyusutan, sementara ginjal lainnya mengalami pembengkakan.
Apa itu TB ginjal?
TB ginjal merupakan bentuk tuberkulosis ekstra paru yang terjadi ketika bakteri Mycobacterium tuberculosis menginfeksi ginjal.
Menurut tinjauan ilmiah dalam American Journal of Tropical Medicine and Hygiene, TB ginjal sering sulit dikenali pada tahap awal karena gejalanya tidak spesifik.
Gejala yang dilaporkan dalam literatur tersebut meliputi nyeri pinggang, gangguan buang air kecil, serta urine bercampur darah, yang kerap menyerupai infeksi saluran kemih.
Risiko TB ginjal terhadap fungsi ginjal
Artikel ilmiah dalam International Journal of Mycobacteriology menjelaskan bahwa TB ginjal dapat menyebabkan kerusakan jaringan ginjal bila tidak tertangani secara optimal.
Kerusakan tersebut dapat disertai penyempitan saluran kemih dan gangguan aliran urine.
Dalam sejumlah kasus yang dilaporkan jurnal tersebut, TB ginjal berkaitan dengan penurunan fungsi ginjal yang bersifat menetap.
Mengapa pasien TB ginjal menjalani cuci darah?
Ketika fungsi ginjal menurun secara signifikan, pasien dapat memerlukan terapi pengganti ginjal berupa cuci darah atau hemodialisis.
Melansir National Kidney Foundation, hemodialisis dilakukan ketika ginjal tidak lagi mampu membuang sisa metabolisme dan kelebihan cairan dari darah.
Hemodialisis berfungsi menggantikan sebagian kerja ginjal, tetapi tidak menyembuhkan penyakit ginjal yang mendasarinya.
Riwayat kesehatan Lucky Widja
Riwayat kesehatan Lucky Widja menunjukkan bahwa TB tidak hanya menyerang paru-paru, tetapi juga dapat mengenai organ lain, termasuk ginjal.
Informasi mengenai penyakit yang dideritanya disampaikan Lucky sendiri semasa hidupnya dan diperkuat oleh penjelasan medis dari sumber-sumber kesehatan resmi.
Kondisi TB ginjal yang dialami Lucky menjadi bagian penting dari riwayat kesehatannya sebelum meninggal dunia.
Tag: #lucky #widja #sakit #riwayat #ginjal #yang #pernah #dideritanya