Tuntaskan Komitmen Hijau, PT GSM Serahkan 589 Hektar Rehabilitasi DAS ke Kementerian Kehutanan
PT Gorontalo Sejahtera Mining (GSM) resmi menyerahkan hasil rehabilitasi daerah aliran sungai (DAS) tahap kedua kepada Kementerian Kehutanan (Kemenhut) di Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta, Kamis (15/1/2026). (DOK. Humas Merdeka Copper Gold)
13:04
26 Januari 2026

Tuntaskan Komitmen Hijau, PT GSM Serahkan 589 Hektar Rehabilitasi DAS ke Kementerian Kehutanan

– PT Gorontalo Sejahtera Mining (GSM), anak usaha PT Merdeka Gold Resources, Tbk (IDX: EMAS) yang juga bagian dari grup Merdeka (IDX:MDKA) resmi menyerahkan hasil rehabilitasi daerah aliran sungai (DAS) tahap kedua kepada Kementerian Kehutanan (Kemenhut) di Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta, Kamis (15/1/2026).

Pada serah terima tahap kedua, luas area rehabilitasi yang diserahterimakan mencapai 589,37 hektar (ha) di Desa Sukadamai, Wonggasari Tenggal, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo. 

Pada kesempatan itu, Direktur GSM Cahyono Seto menyampaikan, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepatuhan perusahaan terhadap regulasi yang sejalan dengan prinsip perusahaan.

“PT GSM senantiasa berkomitmen untuk mematuhi seluruh regulasi yang berlaku dan memiliki implikasi positif bagi lingkungan,” katanya dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Minggu (25/1/2026). 

Selain memenuhi kewajiban, kata Cahyono, upaya rehabilitasi DAS juga diarahkan untuk memberikan manfaat nyata bagi pengelolaan aliran sungai dan pencegahan risiko banjir.

“Tidak hanya memenuhi kewajiban, rehabilitasi DAS juga untuk mendukung keberlanjutan ekosistem dan masyarakat sekitar,” ungkapnya. 

Pemenuhan kewajiban itu merupakan bagian dari pemenuhan kewajiban Persetujuan Penggunaan Kawasan Hutan (PPKH) dengan rasio 1:1. 

Dalam hal ini, GSM mempunyai kewajiban untuk memulihkan, mempertahankan, dan meningkatkan fungsi DAS seluas 999,90 ha. 

Dalam menjalankan rehabilitasi, GSM mencatatkan tingkat keberhasilan penanaman sebesar 83,09 persen. Capaian ini melampaui standar keberhasilan Kemenhut, yakni sebesar 75 persen. 

Hasil itu pun menjadi bentuk komitmen perusahaan terhadap pemulihan lingkungan dan keberlanjutan ekosistem. 

Acara penandatanganan serah terima tahap kedua dilakukan Cahyono bersama Sri Direktur Teknik Konservasi Tanah dan Reklamasi Hutan Kemenhut Handayaningsih. 

Sebelumnya, GSM telah melakukan serah terima seluas 500 ha pada November 2022 untuk tahap pertama.

Dengan demikian, total luas rehabilitasi DAS yang telah diserahterimakan GSM pada tahap pertama dan kedua mencapai 1.089,37 ha. 

Untuk diketahui, rehabilitasi DAS memiliki dampak strategis dalam menjaga fungsi hidrologis kawasan, khususnya dalam menstabilkan aliran sungai, meningkatkan daya serap air, serta mengurangi potensi limpasan  permukaan yang dapat memicu banjir di wilayah hilir. 

Melalui penanaman kembali vegetasi yang tepat, rehabilitasi DAS berperan penting dalam mengendalikan erosi dan sedimentasi sungai, sekaligus mendukung ketahanan lingkungan jangka panjang bagi masyarakat sekitar. 

Tanaman multi purpose tree species (MPTS), seperti durian, jambu mete, cengkeh dan rambutan ditanam pada lahan rehabilitasi.

MPTS dipilih karena dapat bermanfaat sebagai komoditas sumber pangan bagi masyarakat, termasuk spesies fauna di sekitar. 

Dalam kegiatan operasionalnya, GSM terus berkomitmen pada pemulihan ekosistem lingkungan yang berkelanjutan.

Salah satu upaya itu dilakukan melalui penguatan fungsi DAS sebagai pengendali aliran dan mitigasi bencana sehingga dapat memberikan dampak positif bagi  keseluruhan ekosistem dan masyarakat sekitar.

Tag:  #tuntaskan #komitmen #hijau #serahkan #hektar #rehabilitasi #kementerian #kehutanan

KOMENTAR