Suka dan Duka Eyang Meri Hoegeng di Usia ke 100 Tahun
Istri Jenderal Hoegeng, Merry Hoegeng, saat ditemui di kediamannya, Margonda Depok, Jawa Barat, Senin (27/11/2023). (Kompas.com/Wasti Samaria Simangunsong)
15:46
3 Februari 2026

Suka dan Duka Eyang Meri Hoegeng di Usia ke 100 Tahun

- Meriyati Roeslani atau Eyang Meri Hoegeng, yang merupakan istri dari mantan Kapolri Jenderal Hoegeng Iman Santoso memasuki usia ke-100 tahun pada Senin (23/6/2026).

Perayaan seabad Eyang Meri Hoegeng saat itu pun berlangsung dengan penuh suka, di mana sejumlah tokoh bangsa hadir ke kediamannya yang terletak di kawasan Depok, Jawa Barat.

Baca juga: Meri Hoegeng Wafat, Keluarga Besar Polri Berduka

Hadiah dari Megawati

Dalam perayaan ulang tahun ke-100 dari Eyang Meri Hoegeng, hadir Presiden ke-5 Republik Indonesia Megawati Soekarnoputri.

Megawati hadir ke kediaman Eyang Meri Hoegeng bersama Ketua DPR sekaligus Ketua DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Puan Maharani.

Megawati mengucapkan selamat ulang tahun yang ke-100 kepada Eyang Meri Hoegeng. Dia juga memberikan hadiah berupa selimut berwarna abu-abu bagi istri mantan Kapolri tersebut.

"Sebentar. Saya ada membawa hadiah," ujar Megawati dalam siaran pers, Senin (23/6/2025).

Baca juga: Meri Hoegeng Akan Dimakamkan di Bogor, Rabu Siang

Dalam pertemuan itu, Megawati bahkan mencium kening Meriyati dan menyuapi potongan tumpeng.

Megawati, Puan, dan Eyang Meri Hoegeng juga berfoto bersama sambil memegang buku berjudul “Meriyati Hoegeng, 100 Tahun Langkah Pengabdian”.

Setelah itu, Megawati beserta rombongan pun turut mengikuti rangkaian acara ulang tahun Meriyati.

Baca juga: Eks Kapolri Jenderal Hoegeng Dianugerahkan Bintang RI Utama dari Prabowo

Ketua DPR RI Puan Maharani bersama Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri saat berkunjung ke kediaman Istri Mantan Kapolri Jenderal Hoegeng, Meriyati Roeslani, Senin (23/6/2025).Dokumentasi Humas PDI-P. Ketua DPR RI Puan Maharani bersama Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri saat berkunjung ke kediaman Istri Mantan Kapolri Jenderal Hoegeng, Meriyati Roeslani, Senin (23/6/2025).

Nyanyi Bersama

Dalam perayaan tersebut, Puan dan Megawati turut memeriahkan acara dengan bernyanyi bersama.

Setidaknya, ada dua lagu yang dinyanyikan, yakni lagu "Jumpa Lagi" milik Andi Meriam Mattalatta dan "Congratulations" dari Cliff Richard.

Selain acara hiburan, syukuran ulang tahun ke-100 tahun tersebut juga diisi dengan doa bersama, ramah tamah, serta refleksi nilai-nilai keteladanan hidup keluarga Hoegeng.

Pada kesempatan yang sama, Puan mendapat tanda tangan Eyang Meri Hoegeng di bukunya yang berjudul “Meriyati Hoegeng-100 Tahun Langkah Setia Pengabdian".

Baca juga: Hoegeng dan Bayang-bayang Kepolisian

Buku itu menceritakan tentang perjalanan hidup Eyang Meri Hoegeng dalam mendampingi Jenderal Hoegeng.

Puan mengatakan, Meriyati Roeslani yang akrab disapa Eyang Meri Hoegeng adalah sosok sederhana dan bersahaja.

Eyang Meri Hoegeng juga disebut sebagai seorang istri setia yang mendampingi Jenderal Hoegeng semasa hidupnya.

“Ibu Hoegeng bukan hanya istri seorang pejabat, tapi juga penjaga nilai-nilai luhur di dalam keluarga. Beliau mendampingi Jenderal Hoegeng dengan ketulusan, dan menjadi teladan bagi kita semua,” kata Puan.

Baca juga: Momen Kapolri Cium Tangan Megawati di Acara Ultah Istri Hoegeng

Istri mantan Kapolri Hoegeng Iman Santoso, Meri Hoegeng, Wakil Presiden RI ke-10 Jusuf Kalla, dan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Abraham Samad (kiri ke kanan) dalam peluncuran buku 'Hoegeng: Polisi dan Menteri Teladan' di Toko Buku Gramedia, Pondok Indah Mall, Jakarta, Minggu (17/11/2013).TRIBUNNEWS/DANY PERMANA Istri mantan Kapolri Hoegeng Iman Santoso, Meri Hoegeng, Wakil Presiden RI ke-10 Jusuf Kalla, dan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Abraham Samad (kiri ke kanan) dalam peluncuran buku 'Hoegeng: Polisi dan Menteri Teladan' di Toko Buku Gramedia, Pondok Indah Mall, Jakarta, Minggu (17/11/2013).

Eyang Meri Hoegeng Meninggal Dunia

Belum genap satu tahun setelah perayaan ulang tahun ke-100, Eyang Meri Hoegeng meninggal dunia pada Selasa (3/2/2026) siang.

Kabar wafatnya Meriyati Hoegeng dibenarkan oleh mantan Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Kalemdiklat) Polri, Komjen Pol Chryshnanda Dwilaksana.

“Ya benar,” kata Chryshnanda saat dikonfirmasi, Selasa.

Baca juga: Megawati dan Puan Temui Istri Hoegeng, Beri Hadiah Ultah 100 Tahun

Dalam pesan duka yang beredar, Meriyati Hoegeng disebut meninggal dunia pada pukul 13.24 WIB karena sakit.

“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Telah meninggal dunia almarhumah Ibu Meryati Hoegeng pada hari Selasa, 3 Februari 2026, pukul 13.24 WIB karena sakit,” demikian isi pesan duka tersebut.

Adapun alamat rumah duka Eyang Meri Hoegeng berada di Pesona Khayangan Estate DG–DH 1 RT 003/028, Mekarjaya, Depok, Jawa Barat.

Tag:  #suka #duka #eyang #meri #hoegeng #usia #tahun

KOMENTAR