Saat Joan Gacia Akui Tak Gugup Kembali ke Espanyol dengan Seragam Barcelona
Joan Garcia, penjaga gawang Barcelona, mencuri perhatian publik dengan prestasi individu dan penampilan impresifnya sepanjang musim lalu di Liga Spanyol.(AFP/MIGUEL RIOPA)
15:51
3 Februari 2026

Saat Joan Gacia Akui Tak Gugup Kembali ke Espanyol dengan Seragam Barcelona

Penjaga gawang utama Barcelona, Joan Garcia, menjadi sorotan menyusul rentetan prestasi individu dan performa impresifnya di musim lalu.

Setelah menyabet penghargaan kiper terbaik di Liga Spanyol (LaLiga) musim lalu berkat catatan 146 penyelamatan.

Joan Garcia terus membuktikan kapasitasnya sebagai salah satu talenta paling menjanjikan bersama Barcelona di Liga Spanyol musim ini.

Melansir dari Transfermarkt, Garcia telah mencatatkan total 22 pertandingan dengan 2.160 menit bermain.

Di tengah kesuksesannya bersama Blaugrana, Joan Garcia baru-baru ini merefleksikan salah satu momen paling emosional dalam kariernya, yakni ketika harus kembali ke Stadion RCDE untuk menghadapi mantan klubnya.

Baca juga: Albacete Vs Barcelona: Madrid Lewat, Tim Kasta Kedua Teror Barca

Meski laga tersebut sarat dengan tekanan sejarah dan persaingan tensi tinggi, ia menunjukkan kedewasaan mental yang luar biasa saat mengawal gawang timnya.

Perasaan Kembali ke Stadion RCDE

Kepindahan Garcia dari Espanyol ke klub rival sekota di bursa transfer lalu memang sempat memicu perdebatan di kalangan penggemar.

Namun, saat harus menginjakkan kaki kembali di markas lamanya dalam lanjutan Liga Spanyol 2025-2026, Garcia justru tampil dengan ketenangan yang mengejutkan banyak pihak.

Ia mengaku bahwa fokusnya hanya tertuju pada performa kolektif tim, bukan pada tekanan dari tribun penonton.

“Saya tidak terlalu gugup saat melawan Espanyol, tetapi itu adalah pertandingan yang berbeda,” katanya dikutip dari Barca Universal, Selasa (3/2/2026).

Kiper bertinggi badan ideal ini juga merasa optimistis dengan laju klubnya saat ini yang masih bersaing di semua jalur juara.

Baca juga: Hasil dan Klasemen Liga Spanyol: Penalti Mbappe Antar Madrid Pepet Barcelona

“Saya rasa musim ini berjalan dengan baik, kami bermain bagus, dan kami masih berada di semua kompetisi, yang merupakan hal terpenting.”

Frenkie de Jong memeluk kiper Joan Garcia setelah Barcelona meraih kemenangan penting di markas Newcastle United pada laga lanjutan Liga Champions. Bertanding di Stadion St James? Park, Jumat (19/9/2025) dini hari WIB, tim tamu menang 2-1 berkat dua gol Marcus Rashford.AFP/OLI SCARFF Frenkie de Jong memeluk kiper Joan Garcia setelah Barcelona meraih kemenangan penting di markas Newcastle United pada laga lanjutan Liga Champions. Bertanding di Stadion St James? Park, Jumat (19/9/2025) dini hari WIB, tim tamu menang 2-1 berkat dua gol Marcus Rashford.

Adaptasi Kilat dan Evolusi Gaya Bermain

Meski baru tujuh bulan bergabung dengan Barcelona, Garcia telah memberikan dampak instan, termasuk membantu tim meraih trofi Piala Super Spanyol.

Adaptasinya di ruang ganti berjalan mulus berkat kehadiran rekan-rekan sejawatnya dari tim nasional junior.

“Ya, sangat baik. Saya sudah mengenal beberapa dari mereka, terutama setelah bermain bersama di tim nasional junior," terang Joan Garcia.

"Ini adalah ruang ganti yang dipenuhi pemain muda, yang juga membantu Anda beradaptasi jika Anda masih muda seperti saya."

Ia juga menambahkan bahwa para pemain senior menyambutnya dengan tangan terbuka, sehingga ia merasa sangat betah di rumah barunya.

“Mereka menyambut saya dengan sangat hangat, bahkan mereka yang tidak saya kenal atau tidak banyak berinteraksi dengan saya," lanjutnya.

"Sejujurnya, saya sangat bahagia. Ini rumah baru saya dan saya adalah orang baru di sini."

Baca juga: Hansi Flick Sebut Lamine Yamal Sangat Penting bagi Barcelona

"Namun, mereka telah mempermudah saya. Ini adalah kelompok yang sangat baik dan sangat ramah, saya telah memperhatikannya,” tegas Joan Garcia.

Transformasi Menjadi "Sweeper Keeper"

Salah satu aspek yang sempat diragukan saat Garcia datang ke Camp Nou adalah kemampuan permainan kakinya.

Namun, ia berhasil menepis keraguan tersebut melalui kerja keras di sesi latihan dan bimbingan dari pelatih kiper profesional.

“Di Barça, mungkin sedikit lebih terasa, dan saya harus lebih sering menggunakannya, tetapi di Espanyol saya sudah merasa nyaman, rekan-rekan setim saya banyak menggunakan saya, dan dalam hal itu saya sangat bangga dengan peningkatan saya, mengetahui bahwa saya masih bisa berbuat lebih baik,” ungkapnya.

Menariknya, meski kini menjadi salah satu kiper elit, Garcia memiliki alasan unik mengapa ia enggan menjadi eksekutor penalti.

Baca juga: Michael Carrick Ingin Bawa Pulang Marcus Rashford, Barcelona Gimana?

Ia mengenang masa kecilnya saat masih berusia enam tahun sebelum memutuskan menjadi penjaga gawang.

“Ketika saya masih sangat muda, saya bermain sebagai pemain lapangan, tetapi itu bukan bidang saya, dan ketika saya berusia sekitar enam tahun, saya menjadi penjaga gawang."

"Itulah mengapa saya membiarkan mereka yang tahu caranya mengambil tendangan penalti,” tutup Joan Garcia.

Tag:  #saat #joan #gacia #akui #gugup #kembali #espanyol #dengan #seragam #barcelona

KOMENTAR