Syuting Fillm Lisa Blackpink di Kota Tua Jakarta Berlanjut Bulan Depan
Kawasan wisata Kota Tua Jakarta, tepatnya di halaman Museum Sejarah Jakarta atau Museum Fatahillah, Kamis (29/1/2026).(Kompas.com/Krisda Tiofani)
15:07
30 Januari 2026

Syuting Fillm Lisa Blackpink di Kota Tua Jakarta Berlanjut Bulan Depan

Kawasan Kota Tua Jakarta di Kecamatan Taman Sari, Jakarta Barat, terpilih menjadi salah satu lokasi syuting film yang dibintangi Lisa Blackpink berjudul Tygo.

Tak hanya pada Rabu (28/1/2026), syuting film Lisa Blackpink di Kota Tua Jakarta juga bakal berlanjut bulan depan.

"Next ada lagi jadwal, tapi masih dikonfirmasi gitu ya, informasi Februari," tutur Ketua Unit Pengelola Kawasan (UPK) Kota Tua Jakarta, Denny Aputra, saat ditemui Kompas.com di kantornya, Kamis (29/1/2026).

Denny belum bisa memastikan kapan syuting film Tygo berlanjut di kawasan Kota Tua Jakarta. Namun demikian, ia menuturkan bahwa lokasi syuting berikutnya akan berbeda.

Baca juga: Itinerary Seharian di Kota Tua untuk Hunting Foto Estetik

Jika sebelumnya Gedung Jasindo terpilih menjadi lokasi syuting film Lisa Blackpink, para pemeran film internasional ini diduga memilih lokasi lain di kawasan Kota Tua Jakarta pada Februari 2026.

"Masih di area Kota Tua, tapi beda tempat, belum dikonfirmasi," jelas Denny.

Untuk diketahui, kawasan wisata Kota Tua Jakarta terdiri dari area terbuka dan banyak museum.

Baca juga: Asyiknya Naik Perahu Ala Korea di Dermaga Stasiun Tuntang

Kawasan wisata Kota Tua Jakarta, tepatnya di halaman Museum Sejarah Jakarta atau Museum Fatahillah, Kamis (29/1/2026).Kompas.com/Krisda Tiofani Kawasan wisata Kota Tua Jakarta, tepatnya di halaman Museum Sejarah Jakarta atau Museum Fatahillah, Kamis (29/1/2026).Area terbuka di Kota Tua Jakarta dapat diakses setiap hari mulai pagi hingga malam hari, sedangkan jam operasional museum di kawasan Kota Tua Jakarta berlangsung setiap Selasa-Minggu pukul 09.00-15.00 WIB.

Daftar museum di Kota Tua Jakarta terdiri dari Museum Sejarah Jakarta (Museum Fatahillah), Museum Wayang, Museum Bank Indonesia, Museum Bank Mandiri, Museum Seni Rupa dan Keramik, dan Museum Bahari.

Baca juga: Tempat Main Golf di Bandung, Favorit Turis Malaysia hingga Korea

Kota Tua Jakarta ramah syuting

Pengunjung berfoto di depan Museum Sejarah Jakarta atau Museum Fatahillah Kota Tua Jakarta.Kompas.com/Krisda Tiofani Pengunjung berfoto di depan Museum Sejarah Jakarta atau Museum Fatahillah Kota Tua Jakarta.Denny mengatakan bahwa penggunaan kawasan Kota Tua Jakarta sebagai lokasi syuting masuk dalam program Filming in Jakarta, gagasan Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Rano Karno.

Lewat program ini, pemerintah provinsi DKI Jakarta berupaya menjadikan Jakarta sebagai Kota Sinema yang ramah untuk syuting.

Program Filming in Jakarta juga memungkinkan rumah produksi (production house) mendapat izin syuting di kawasan Kota Tua Jakarta tanpa proses panjang.

Cukup membayar tarif syuting di Kota Tua Jakarta sesuai ketentuan, kru dan pemain film dapat mengakses lokasi wisata ini khusus syuting.

Baca juga: Pariwisata Ramah Muslim: Bukan Mengubah Karakter Destinasi, tapi Meningkatkan Standar Layanan

"Kayak kita bikin di Hollywood lah, misalnya. Misalnya tarif Rp 1 juta, sudah bayar, ya silakan syuting," ungkapnya.

Kehadiran produksi film internasional akan memberikan rasa aman bagi para pemain, serta membangkitkan kebanggaan masyarakat, sekaligus membuka peluang lebih banyak film internasional syuting di Indonesia.

"Saya yakin sekali sih dengan mimpi kita tahun depan ya kita jadi Jakarta Kota Global, 500 tahun Jakarta kita jadi Jakarta Kota Sinema. Minimal kita bikin nama sinema internasional di Jakarta. Itu keinginan kita salah satunya," jelas Denny.

Baca juga: Rekomendasi Penyajian Kue Keranjang Saat Imlek yang Wajib Dicoba

Ketua Unit Pengelola Kawasan (UPK) Kota Tua Jakarta, Denny Aputra, saat ditemui Kompas.com di kantornya, Kamis (29/1/2026).Kompas.com/Krisda Tiofani Ketua Unit Pengelola Kawasan (UPK) Kota Tua Jakarta, Denny Aputra, saat ditemui Kompas.com di kantornya, Kamis (29/1/2026).Ia juga menjelaskan bahwa sebelumnya, kawasan Kota Tua Jakarta telah beberapa kali digunakan untuk syuting berbagai produksi mulai dari iklan, sinetron hingga film.

Salah satunya adalah syuting yang melibatkan aktor papan atas, seperti Rio Dewanto.

Denny menyampaikan bahwa pemerintah Jakarta berharap mendapat dampak positif dari syuting film yang melibatkan kawasan Kota Tua, khususnya film skala internasional. 

"Kalau film internasional itu bisa ratusan juta orang nonton, Indonesia tahu, itu di Jakarta, akhirnya balik lagi ke kita lagi semuanya," pungkas dia.

Baca juga: BCA Singapore Airlines Travel Fair 2026 Digelar, Ada Cashback hingga Rp 2 Juta

Tag:  #syuting #fillm #lisa #blackpink #kota #jakarta #berlanjut #bulan #depan

KOMENTAR