Tarif Hotel di Busan Korea Selatan Naik 10 Kali Lipat Jelang Konser BTS 2026
Harga kamar hotel di Busan, Korea Selatan, mengalami lonjakan tajam setelah pengumuman tanggal konser comeback BTS, meski konser tersebut baru dijadwalkan berlangsung pada 12 dan 13 Juni 2026.
Dilansir dari Malay Mail, sejumlah akomodasi dilaporkan menaikkan tarif hingga 10 kali lipat dibandingkan harga normal menjelang periode konser.
Menurut laporan, hotel-hotel di kawasan populer seperti Haeundae, Gwangalli, dan Gijang langsung habis dipesan hanya dalam hitungan jam setelah jadwal konser diumumkan.
Lonjakan permintaan ini kemudian berdampak pada kenaikan harga kamar yang signifikan.
Salah satu hotel bintang lima yang sebelumnya mematok tarif sekitar 330.000 won atau setara Rp3,7 juta per malam, kini terdaftar dengan harga lebih dari 1.000.000 won atau sekitar Rp11,4 juta per malam selama tanggal konser.
Kenaikan serupa terjadi pada hotel kelas menengah di kawasan Dongnae.
Tarif yang semula berkisar 68.000 won atau sekitar Rp780.000 melonjak menjadi 769.000 won, atau sekitar Rp8,8 juta per malam pada 12–13 Juni 2026.
Bahkan penginapan kategori budget pun tidak luput dari lonjakan harga.
Dalam sejumlah kasus, tarif kamar dilaporkan menembus lebih dari 500.000 won per malam, atau sekitar Rp5,7 juta.
Fenomena serupa sebelumnya juga terjadi pada acara BTS lainnya, seperti konser gratis pada 2022 yang digelar untuk mendukung kampanye World Expo 2030.
Saat itu, hotel-hotel di sekitar lokasi acara menuai kritik karena mematok harga berkali-kali lipat dari tarif reguler.
Pihak berwenang Busan sejatinya telah berupaya menindak praktik kenaikan harga ekstrem dengan menerbitkan arahan moral kepada operator hotel.
Namun, regulasi yang berlaku saat ini masih memungkinkan hotel menetapkan tarif secara mandiri, sehingga pengawasan harga menjadi tantangan tersendiri.
Selain itu, otoritas Busan juga membentuk tim inspeksi bersama untuk melakukan pemeriksaan langsung di lapangan terhadap penginapan yang dilaporkan merugikan konsumen.
Dilansir dari Travel and Tour World, pemerintah kota meluncurkan sistem pelaporan berbasis kode QR dan menerima lebih dari 70 pengaduan hanya dalam satu akhir pekan, mencerminkan meningkatnya kekhawatiran pengunjung terhadap harga kamar yang dinilai tidak wajar.
Menurut laporan Seoul Economic Daily, lonjakan harga di sekitar Stasiun Haeundae bahkan mencapai kisaran 600.000 won hingga lebih dari 1,2 juta won per malam, atau sekitar Rp7,8 juta hingga Rp15,6 juta.
Media tersebut menyoroti bahwa kenaikan tajam terjadi dalam waktu singkat setelah jadwal konser diumumkan.
Sementara itu, The Star melaporkan munculnya keluhan di komunitas internasional terkait praktik pembatalan sepihak oleh sejumlah hotel.
Beberapa penginapan disebut membatalkan reservasi yang telah dikonfirmasi, lalu menawarkan kembali kamar yang sama dengan tarif jauh lebih tinggi kepada calon tamu.
Meski pengawasan telah diperketat, Travel and Tour World mencatat bahwa regulasi di Korea Selatan masih memberi keleluasaan bagi hotel untuk menentukan harga sendiri.
Kondisi ini membuat penerapan pembatasan tarif secara ketat masih menjadi tantangan bagi pemerintah daerah.
Tag: #tarif #hotel #busan #korea #selatan #naik #kali #lipat #jelang #konser #2026