Asyik! Bakal Ada Coomuter Line Surabaya-Probolinggo Sebelum Lebaran 2026
Sejumlah wisatawan mengabadikan gambar Gunung Bromo dari Puncak Seruni Point di Probolinggo, Jawa timur, Selasa (19/9/2023). Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BBTNBTS) kembali membuka akses wisata di kawasan Gunung Bromo yang sempat ditutup total selama 9 hari akibat kebakaran yang disebabkan suar yang dinyalakan pengunjung. ANTARA FOTO/Irfan Sumanjaya/foc.(ANTARA FOTO/Irfan Sumanjaya)
05:07
12 Januari 2026

Asyik! Bakal Ada Coomuter Line Surabaya-Probolinggo Sebelum Lebaran 2026

Rencana perpanjangan layanan Commuter Line Supas (Surabaya–Pasuruan) hingga Stasiun Probolinggo semakin dekat dengan realisasi.

Pemerintah Kota Probolinggo memastikan proyek ini ditargetkan beroperasi sebelum Lebaran 2026, setelah audiensi resmi dilakukan bersama Kementerian Perhubungan (Kemenhub) di Jakarta.

Wali Kota Probolinggo, Aminuddin, memimpin audiensi dengan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) dan menyampaikan bahwa pelayanan Commuter Line hingga Probolinggo akan membawa dampak besar bagi masyarakat.

“Ini akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat yang setiap hari melakukan perjalanan commuter antarwilayah dari Kota Probolinggo menuju Surabaya,” ujar Aminuddin.

Ia menekankan bahwa hadirnya layanan ini akan mempermudah mobilitas masyarakat, mempercepat waktu tempuh, serta memberikan rasa aman.

Selain meningkatkan konektivitas wilayah, layanan Commuter Line juga diyakini mampu mendongkrak pertumbuhan ekonomi, termasuk sektor wisata.

Kesiapan infrastruktur dan evaluasi pelayanan

Dirjen Perkeretaapian Kemenhub, Allan Tandiono, menyatakan dukungannya atas usulan perpanjangan rute tersebut.

Ia menegaskan bahwa pihaknya akan menelaah seluruh dokumen dan potensi yang ada, termasuk kesiapan sarana di Stasiun Probolinggo.

“Kami memastikan commuter line yang sudah ada, standar pelayanan tetap terjaga. Jika ada perpanjangan dan sarana yang perlu ditambahkan akan dievaluasi bersama,” kata Allan.

Ia juga menyoroti meningkatnya kunjungan ke Probolinggo, baik untuk bekerja maupun berwisata. Dengan operasional Commuter Line, mobilitas ke kota tersebut diprediksi akan semakin meningkat.

Manfaat untuk arus mudik Lebaran 2026

Target operasional sebelum Lebaran dinilai sangat strategis untuk membantu mengurai kepadatan arus mudik dan liburan.

Menurut Allan, layanan transportasi yang lebih cepat dan nyaman akan sangat membantu masyarakat.

Sebagai bentuk persiapan, Kemenhub meminta koordinasi lanjutan antara Pemkot Probolinggo, KCI, dan PT KAI terkait kebutuhan fasilitas tambahan di stasiun, seperti penambahan tempat duduk dan toilet.

Jarak 38,6 km: Potensi besar dari Pasuruan ke Probolinggo

Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api DJKA, Arif Anwar, menyampaikan bahwa perpanjangan rute sejauh 38,6 kilometer dari Pasuruan ke Probolinggo didasari tingginya okupansi penumpang.

Terdapat berbagai potensi di sekitar Stasiun Probolinggo yang saat ini dilayani sejumlah kereta seperti:

  • KA Pendalungan
  • Blambangan Ekspres
  • Logawa
  • Ranggajati
  • Wijaya Kusuma
  • Sri Tanjung
  • Probowangi
  • Mutiara Timur
  • Tawangalun

Jumlah penumpang turun-naik di Stasiun Probolinggo mencapai 15.722 penumpang pada Januari–November 2025, menunjukkan tingginya demand untuk layanan komuter.

Permudah wisatawan ke Bromo

Adanya Commuter Line Surabaya - Probolinggo juga akan memudahkan wisatawan yang hendak berkunjung ke wisata Gunung Bromo.

Gunung Bromo. Gunung Bromo masih menjadi lokasi favorit wisatawan untuk dikunjungi untuk menikmati libur Natal dan Tahun Baru 2026Dok. KEMENPAR Gunung Bromo. Gunung Bromo masih menjadi lokasi favorit wisatawan untuk dikunjungi untuk menikmati libur Natal dan Tahun Baru 2026

Itu karena ada jalur masuk menuju wisata Gunung Bromo via Cemorolawang, Kabupaten Probolinggo.

Dari Stasiun Probolinggo, wisatawan bisa memesan jip wisata untuk mengantarkan menuju Bromo.

Kajian dan Standar Pelayanan Minimal (SPM)

Untuk merealisasikan perpanjangan ini, Pemkot Probolinggo bersama KAI dan KCI harus melakukan kajian menyeluruh, termasuk analisis potensi penumpang, kesiapan sarana, hingga penyesuaian:

  • SPM (Standar Pelayanan Minimal)
  • Izin operasi baru
  • PSO (Public Service Obligation) serta anggarannya

Rencana jadwal Commuter Line Surabaya - Probolinggo

Kemenhub telah menetapkan pola operasional Commuter Line Surabaya–Probolinggo sebanyak dua kali perjalanan, yaitu:

1. Keberangkatan pagi dini hari

  • Berangkat dari Surabaya: 01.50 WIB
  • Tiba di Probolinggo: 03.45 WIB
  • Berangkat dari Probolinggo: 04.10 WIB
  • Tiba di Surabaya: 06.42 WIB

2. Keberangkatan malam

  • Berangkat dari Surabaya: 21.22 WIB
  • Tiba di Probolinggo: 23.36 WIB

Dengan target operasional sebelum Lebaran 2026, masyarakat Probolinggo dan Surabaya dapat menantikan opsi perjalanan baru yang lebih cepat, efisien, dan terjangkau.

Hadirnya Commuter Line ini diprediksi menjadi pendorong besar bagi mobilitas, ekonomi, serta pariwisata di kawasan Tapal Kuda dan sekitarnya.

Tag:  #asyik #bakal #coomuter #line #surabaya #probolinggo #sebelum #lebaran #2026

KOMENTAR