Tempat Duduk Terbaik di Pesawat agar Nyaman, Jendela atau Lorong?
Ilustrasi kabin pesawat. Ilustrasi kursi penumpang di pesawat.(UNSPLASH/SUHYEON CHOI)
14:35
11 Januari 2026

Tempat Duduk Terbaik di Pesawat agar Nyaman, Jendela atau Lorong?

Memilih kursi pesawat sering dianggap sepele, padahal posisi duduk dapat berpengaruh besar terhadap kenyamanan selama penerbangan, terutama pada rute jarak jauh.

Para ahli perjalanan membagikan panduan memilih kursi pesawat berdasarkan pengalaman terbang, kenyamanan fisik, serta kondisi kabin, melansir Travel + Leisure.

1. Kursi dekat sayap dinilai paling stabil

Bagi penumpang yang mudah cemas saat pesawat mengalami turbulensi, kursi yang berada di dekat sayap kerap dianggap paling nyaman.

Area ini berada di sekitar pusat gravitasi pesawat, sehingga guncangan biasanya terasa lebih ringan dibandingkan bagian depan atau belakang kabin.

Selain itu, bagian tengah pesawat juga relatif lebih seimbang saat lepas landas dan mendarat.

2. Bagian tengah kabin lebih tenang

Penumpang yang ingin beristirahat atau tidur selama penerbangan disarankan memilih kursi di bagian tengah pesawat, terutama yang tidak terlalu dekat dengan toilet atau dapur.

Area ini cenderung lebih sepi dari lalu lalang penumpang dan awak kabin, sehingga suasana lebih tenang dibandingkan kursi di bagian belakang.

 Ilustrasi penumpang tidur di dalam kabin pesawat.Shutterstock/kudla Ilustrasi penumpang tidur di dalam kabin pesawat.

3. Kursi jendela untuk tidur lebih nyaman

Kursi dekat jendela menjadi pilihan favorit bagi penumpang yang ingin tidur. Posisi ini memungkinkan kepala disandarkan ke dinding pesawat dan mengurangi gangguan dari penumpang lain yang keluar-masuk kursi.

Selain itu, kursi jendela juga cocok bagi penumpang yang ingin menikmati pemandangan dari ketinggian atau tidak ingin sering terganggu selama penerbangan.

4. Kursi lorong untuk mobilitas

Sebaliknya, penumpang yang sering ingin berdiri, berjalan, atau ke toilet selama penerbangan akan lebih nyaman duduk di kursi lorong. Akses keluar masuk lebih mudah tanpa harus mengganggu penumpang lain.

Pilihan ini juga cocok bagi penumpang dengan kondisi tertentu yang membutuhkan ruang gerak lebih fleksibel.

Ilustrasi penumpang berjalan di dalam kabin pesawat.Lais Calisto/ Freepik Ilustrasi penumpang berjalan di dalam kabin pesawat.

5. Kursi depan untuk turun lebih cepat

Bagi penumpang dengan jadwal transit ketat atau ingin segera keluar dari pesawat, kursi di bagian depan kabin menjadi pilihan ideal. Penumpang di area ini biasanya mendapat giliran turun lebih dulu setelah pesawat mendarat.

Namun, kursi depan kadang lebih dekat dengan dapur, sehingga berpotensi lebih ramai saat layanan makanan.

6. Baris pintu darurat untuk ruang kaki ekstra

Kursi di baris pintu darurat dikenal menawarkan ruang kaki lebih luas dibandingkan kursi ekonomi standar. Posisi ini cocok bagi penumpang bertubuh tinggi atau yang ingin duduk lebih lega.

Meski demikian, penumpang di baris ini harus memenuhi persyaratan tertentu, seperti mampu membantu awak kabin dalam kondisi darurat.

7. Kursi belakang punya kelebihan tersendiri

Meski sering dihindari, kursi di bagian belakang pesawat juga memiliki keunggulan. Beberapa penumpang menilai area ini memberi ruang lebih bebas karena kursi tidak direbahkan penumpang lain dari belakang.

Selain itu, pada penerbangan tertentu, kursi belakang terkadang masih kosong saat pesawat penuh, sehingga peluang mendapat kursi kosong di sebelah lebih besar.

Tidak ada kursi terbaik untuk semua orang

Para ahli menekankan bahwa kursi terbaik di pesawat sangat bergantung pada prioritas penumpang. Jika ingin tidur, kursi jendela di tengah kabin bisa jadi pilihan.

Jika ingin cepat turun, kursi depan lebih ideal. Sementara untuk kenyamanan kaki, baris pintu darurat layak dipertimbangkan.

Memahami kebutuhan pribadi sebelum memilih kursi dapat membuat perjalanan udara terasa jauh lebih nyaman.

Tag:  #tempat #duduk #terbaik #pesawat #agar #nyaman #jendela #atau #lorong

KOMENTAR