Apakah Aman Luluran untuk Kulit Kering? Simak Saran Dokter 
Scrub kulit dengan matcha sea salt.(Dok EVERNAILS)
04:15
26 Februari 2026

Apakah Aman Luluran untuk Kulit Kering? Simak Saran Dokter 

– Luluran kerap menjadi bagian dari rutinitas perawatan tubuh untuk mengangkat sel kulit mati dan membuat kulit terasa lebih halus.  Namun, apakah luluran aman untuk pemilik  kulit kering atau justru berisiko memperparah kondisi kulit?

Menjawab pertanyaan tersebut, dermatolog dr. Amanda Nandi Wardani, BMedSc(Hons), Sp.D.V.E. menjelaskan, luluran pada dasarnya berkaitan dengan proses eksfoliasi. 

Maka, penting bagi pemilik kulit kering untuk memahami cara dan frekuensi yang tepat agar manfaat luluran bisa dirasakan tanpa menimbulkan efek samping.

“Kalau scrub itu sebenarnya adalah eksfoliasi juga tapi yang dilakukan secara fisika atau secara physical,” ujar dr. Amanda saat ditemui di Jakarta Selatan, belum lama ini.

Baca juga: Mitos atau Fakta, Eksfoliasi Bikin Kulit Wajah Mudah Iritasi?

Apakah luluran aman untuk pemilik kulit kering?

Menurut dr. Amanda, pemilik kulit kering sebenarnya tetap boleh melakukan luluran. Namun, ada batasan penting yang perlu diperhatikan, terutama terkait frekuensi penggunaannya. 

Eksfoliasi fisik yang terlalu sering dapat membuat kulit kering semakin kehilangan kelembapan alaminya.

“Boleh dilakukan untuk kulit kering, tapi sarannya adalah maksimal seminggu sekali aja untuk melakukan eksfoliasi secara physical,” jelasnya.

Ia menegaskan, luluran yang dilakukan terlalu sering berisiko mengikis lapisan pelindung kulit. 

Pada kulit kering, lapisan ini cenderung sudah lebih rapuh dibandingkan jenis kulit lainnya, sehingga perlu perlakuan yang lebih lembut dan terkontrol.

Baca juga: Rahasia Kulit Tetap Sehat Saat Puasa ala Tasya Farasya

Perhatikan kondisi skin barrier

Selain frekuensi, kondisi skin barrier menjadi faktor krusial sebelum memutuskan untuk luluran. 

Dr. Amanda menekankan, luluran sebaiknya hanya dilakukan ketika skin barrier dalam kondisi baik dan tidak sedang bermasalah.

“Pastikan juga barrier kulitnya lagi bagus. Kalau skin barriernya lagi lemah atau bermasalah, lalu discrub atau physical exfoliation, maka akan terjadi iritasi,” kata dr. Amanda.

Ia menjelaskan, tanda skin barrier yang terganggu bisa berupa kulit terasa perih, kemerahan, mudah gatal, atau semakin kering setelah mandi.  Jika kondisi tersebut muncul, luluran justru bisa memperburuk keadaan dan memicu iritasi lebih lanjut.

Baca juga: Dokter Bagikan Cara Cek Kulit Kering Saat Puasa, Bisa Dilakukan di Rumah

Alternatif yang lebih aman untuk kulit kering

Bagi pemilik kulit kering yang masih ragu untuk melakukan scrub atau luluran, dr. Amanda menyarankan untuk mempertimbangkan alternatif yang lebih lembut.  Saat ini, banyak produk perawatan tubuh yang menawarkan manfaat eksfoliasi tanpa gesekan kasar.

“Apabila pemilik kulit kering ragu untuk scrub, maka saya sarankan pilih produk yang sudah teruji klinis dan ada kandungan eksfoliator yang lembut, sehingga aman digunakan sehari-hari,” ujarnya.

Eksfoliator lembut ini umumnya bekerja secara bertahap tanpa mengiritasi kulit, sehingga cocok bagi kulit kering yang membutuhkan perawatan ekstra hati-hati. 

Meski demikian, dr. Amanda tetap mengingatkan agar penggunaan produk apa pun disesuaikan dengan kondisi kulit masing-masing.

Baca juga: Kulit Cerah Alami dengan Scrub Gula: Manfaat dan Panduan Lengkap

Pentingnya kenali kebutuhan kulit

Dr. Amanda menegaskan, tidak ada satu metode perawatan yang cocok untuk semua orang.  Pemilik kulit kering perlu lebih peka terhadap respons kulitnya setelah melakukan luluran atau menggunakan produk eksfoliasi tertentu.

Dengan memahami batasan, memilih produk yang tepat, serta memperhatikan kondisi skin barrier, luluran tetap bisa menjadi bagian dari perawatan kulit kering. 

Kehati-hatian dan konsistensi dalam menjaga kelembapan kulit tetap menjadi kunci utama agar kulit tetap sehat dan terhindar dari iritasi.

Baca juga: Tasya Farasya Ungkap Kriteria Body Lotion Andalannya untuk Kulit Kering

Tag:  #apakah #aman #luluran #untuk #kulit #kering #simak #saran #dokter

KOMENTAR