Buffett Mundur, Saham Berkshire Hathaway Tertinggal dari S&P 500
Warren Buffett dikenal menghabiskan sebagian besar waktunya untuk membaca. Berikut 10 buku yang paling sering ia rekomendasikan dan dinilai membentuk strategi investasinya.()
09:56
16 Mei 2026

Buffett Mundur, Saham Berkshire Hathaway Tertinggal dari S&P 500

- Keputusan Warren Buffett mundur dari jabatan chief executive officer (CEO) Berkshire Hathaway dinilai masih menyisakan dampak bagi perusahaan investasi tersebut.

Sejak Buffett mengumumkan rencana pensiun pada Mei 2025, kinerja saham Berkshire Hathaway tercatat tertinggal dibandingkan indeks pasar saham Amerika Serikat, S&P 500.

Dikutip dari Yahoo Finance, Sabtu (16/5/2026), saham Berkshire Hathaway kelas A dilaporkan turun sekitar 10 persen dalam periode tersebut. Sebaliknya, indeks S&P 500 justru menguat hingga 32 persen.

Baca juga: Rapat Berkshire Berubah, Investor Soroti Hilangnya Sentuhan Warren Buffett

Warren Buffett, yang kini berusia 95 tahun, sebelumnya mengumumkan akan melepas jabatan CEO dalam rapat tahunan Berkshire Hathaway di Omaha, Nebraska, Amerika Serikat, pada 3 Mei 2025.

Saat itu, ia menyampaikan akan menyerahkan kepemimpinan perusahaan kepada orang dalam Berkshire, Greg Abel, mulai awal 2026.

Pengumuman tersebut disebut mengejutkan banyak pemegang saham karena disampaikan di akhir sesi tanya jawab tahunan Buffett yang berlangsung sekitar lima jam.

Buffett mengatakan, hanya dua anaknya, Howard dan Susie Buffett, serta beberapa anggota dewan tertentu yang mengetahui rencana tersebut sebelum diumumkan ke publik.

Baca juga: Warren Buffett Sebut Pasar Keuangan Makin Spekulatif, Mirip Perjudian

Secara resmi, Warren Buffett mundur sebagai CEO Berkshire Hathaway pada 1 Januari 2026. Meski demikian, ia tetap menjabat sebagai chairman perusahaan.

Era baru Berkshire Hathaway

Rapat tahunan Berkshire Hathaway tahun ini menjadi penanda dimulainya era baru perusahaan. Untuk pertama kalinya dalam enam dekade, Buffett tidak lagi menjadi pusat utama perhatian dalam acara tersebut.

Dalam pertemuan itu, Warren Buffett memilih duduk di barisan depan penonton sebagai simbol dukungan terhadap transisi kepemimpinan kepada Greg Abel yang memimpin jalannya acara dari atas panggung.

Acara tahunan tersebut tetap mempertahankan nuansa santai khas Berkshire Hathaway. Salah satu momen yang menarik perhatian ialah seremoni “pensiunnya” jersey bernomor 60 sebagai penghormatan atas enam dekade kepemimpinan Buffett di perusahaan.

Baca juga: Investasi Tanpa Ribet, Ini Strategi 90/10 ala Warren Buffett

Panitia juga menampilkan video deepfake berbasis kecerdasan buatan (AI) yang menampilkan sosok Buffett bertanya kepada Abel mengenai alasan investor perlu tetap memegang saham Berkshire Hathaway untuk jangka panjang.

Meski penampilan perdana Abel dinilai solid secara operasional, sejumlah investor menilai suasana pertemuan tahunan Berkshire mulai berubah tanpa kehadiran aktif Buffett dan mendiang Charlie Munger di atas panggung.

Investor masih beradaptasi

Perubahan itu terlihat dari antusiasme peserta yang disebut tidak seramai tahun-tahun sebelumnya. Sejumlah kursi kosong terlihat di arena, sementara antrean di area pameran juga lebih pendek dibandingkan biasanya.

Sebagian investor mengaku merindukan gaya Buffett dan Munger yang selama puluhan tahun dikenal kerap membagikan pandangan investasi sekaligus filosofi hidup dalam forum tahunan tersebut.

“Saya sedikit kecewa,” kata investor asal Boston, Xiao Zhang.

“Pada tahun-tahun sebelumnya, Warren Buffett dan Charlie Munger duduk di panggung, berbagi pengalaman investasi mereka serta pengalaman hidup dan filosofi mereka. Tahun ini, saya tidak mendengar hal seperti itu,” ujar Zhang.

Baca juga: Warren Buffett Pertimbangkan Hentikan Donasi ke Yayasan Bill Gates

Meski demikian, sejumlah investor tetap menilai Abel memahami bisnis Berkshire secara mendalam, mulai dari asuransi, kereta api, energi, hingga ritel.

Profesor akuntansi dan keuangan Palm Beach Atlantic University, Alexandra Cook, mengatakan Abel mampu menjalankan tugasnya dengan baik dalam masa transisi kepemimpinan ini.

“Dia memiliki tugas untuk meyakinkan pemegang saham, dan dia melakukannya. Jelas dia mengetahui operasi tersebut secara mendalam,” kata Cook.

Namun, sebagian investor menilai tantangan Abel bukan hanya menjaga kinerja perusahaan, melainkan juga mempertahankan karakter khas Berkshire Hathaway yang selama ini melekat pada sosok Buffett.

“Abel mungkin akan terbiasa. Tapi dia bukan Warren Buffett,” kata bankir ritel di Omaha, Richard Callahan.

Tag:  #buffett #mundur #saham #berkshire #hathaway #tertinggal #dari

KOMENTAR