Rute Semarang–Jakarta Lebih Worth It Kereta atau Bus? Ini Perbandingannya
Rangakain kereta api jarak jauh tiba di Stasiun Jatinegara, Jakarta. (Hanung Hambara/Jawa Pos)
12:49
9 Januari 2026

Rute Semarang–Jakarta Lebih Worth It Kereta atau Bus? Ini Perbandingannya

 

- Rute Semarang–Jakarta termasuk salah satu jalur perjalanan paling sibuk di Pulau Jawa. Setiap hari, ribuan orang bepergian untuk urusan kerja, bisnis, kuliah, hingga sekadar pulang kampung.

Dari sekian banyak opsi transportasi, kereta api dan bus antarkota masih jadi pilihan utama. Tapi pertanyaannya sederhana dan klasik, lebih enak naik kereta atau bus dari Semarang ke Jakarta?

Jawabannya ternyata tak sesederhana itu, karena semuanya kembali ke kebutuhan dan prioritas masing-masing. Supaya tak bingung, berikut perbandingan lengkapnya yang bisa jadi rujukan kapan pun.

1. Soal Waktu Tempuh: Kereta Masih Unggul

Jika kecepatan jadi faktor utama, kereta api jelas lebih unggul. Kereta api, rata-rata waktu tempuh sekitar 6–7 jam, tergantung jenis dan jadwal KA.

Sementara bus, bisa memakan waktu 7–9 jam, bahkan lebih lama jika tol padat atau terjadi kemacetan.

Selain itu, kereta punya kelebihan utama yakni bebas macet. Berbeda dengan bus yang sangat bergantung pada kondisi lalu lintas, terutama di ruas Tol Trans Jawa dan pintu masuk Jakarta.

Kesimpulan poin ini, jika yang dikejar adalah ketepatan waktu dan jam sampai Jakarta, kereta adalah jawabannya.

2. Kenyamanan Perjalanan: Rel vs Aspal

Untuk perjalanan jarak menengah seperti Semarang–Jakarta, kenyamanan cukup krusial. Kereta Api, kursi relatif stabil dan tidak terlalu terasa guncangan dan bisa jalan-jalan ke kereta makan sehingga lebih leluasa bergerak.

Toilet juga umumnya lebih nyaman. Dan, toilet kereta bisa digunakan untuk buang air besar atau BAB sementara toilet pada bus, terbatas hanya untuk buang air kecil saja.

Bus, dari sisi kenyamanan sangat tergantung kelas. Bus eksekutif menawarkan kursi reclining, leg rest, hingga sleeper, namun tetap terasa guncangan dan risiko pegal karena duduk lama.

Kalau memilih bus kelas atas, kenyamanan bisa mendekati kereta eksekutif. Tapi untuk kelas standar, kereta masih terasa lebih ramah badan.

3. Harga Tiket: Siapa Paling Ramah Kantong?

Di luar dugaan banyak orang, kereta justru bisa lebih murah. Harga Kereta Api
Ekonomi, mulai Rp 84.000–Rp 120.000. Sementara kelas Eksekutif, sekitar Rp 250.000–Rp 400.000 (tergantung jadwal & promo).

Kalau untuk bus, untuk kelas Ekonomi, harga tiketnya mulai Rp 185.000. Lain lagi kelas Eksekutif atay sleeper, bisa tembus Rp350.000–Rp500.000.

Bus memang menawarkan banyak kelas, tapi untuk harga termurah, kereta ekonomi masih juaranya.

4. Jadwal Keberangkatan: Bus Lebih Fleksibel

Kalau Anda butuh keberangkatan di jam-jam tertentu, bus unggul dalam fleksibilitas.
Bus tersedia hampir setiap jam, termasuk dini hari. Bus juga punya banyak titik naik seperti terminal, pool, hingga rest area.

Sehingga, bus cocok untuk perjalanan mendadak. Sementara kereta terikat jadwal stasiun dan sering cepat habis, terutama akhir pekan atau musim liburan.

6. Cocok untuk Siapa?

- Pekerja & pebisnis: Kereta eksekutif (tepat waktu & nyaman)
- Backpacker & mahasiswa: Kereta ekonomi (murah & efisien)
- Penumpang fleksibel jadwal: Bus antarkota
- Pemburu hemat kelas atas: Strategi transit kereta (misal Semarang–Cirebon–Jakarta) kadang memberi tarif lebih murah

Kesimpulan: Kereta atau Bus?

Tak ada jawaban mutlak, tapi ringkasannya begini. Pilih kereta api jika mengutamakan kecepatan, kenyamanan, dan kepastian waktu.

Pilih bus jika butuh jadwal fleksibel, titik turun variatif, atau perjalanan mendadak
Apa pun pilihannya, selalu cek harga dan jadwal terbaru di aplikasi resmi seperti Tiket.com, redBus, atau platform penjualan tiket bus online lainnya, karena tarif bisa berubah sewaktu-waktu.

Dengan perbandingan ini, perjalanan Semarang–Jakarta bisa disesuaikan dengan kebutuhan, tanpa drama dan tanpa salah pilih.

 

Editor: Sabik Aji Taufan

Tag:  #rute #semarangjakarta #lebihworth #kereta #atau #perbandingannya

KOMENTAR