KAI Daop 6 Yogyakarta Amankan Ratusan Barang Tertinggal Selama Nataru
- PT KAI Daop 6 Yogyakarta mencatat 214 barang bawaan penumpang tertinggal selama masa angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Total nilai barang yang berhasil diamankan itu mencapai Rp205.530.000.
Manajer Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, mengatakan barang-barang tersebut ditemukan baik di stasiun maupun di dalam rangkaian kereta.
Temuannya pun beragam, mulai dari laptop, gadget, jam tangan pintar, pakaian, uang tunai, dompet, tumbler, helm, jaket, hingga berbagai barang pribadi lainnya.
“Sebagian besar barang tersebut telah berhasil kami kembalikan kepada pemiliknya,” ujar Feni.
Langsung diproses lewat sistem Lost and Found KAI
Feni menjelaskan bahwa setiap barang yang ditemukan langsung ditangani sesuai prosedur dan dimasukkan ke dalam sistem basis data Lost and Found KAI. Sistem ini memudahkan penumpang untuk melacak dan mengambil kembali barang mereka.
Penumpang yang merasa kehilangan barang dapat melapor melalui:
- Petugas stasiun terdekat
- Contact Center KAI 121
Laporan akan segera ditindaklanjuti oleh petugas terkait.
Imbauan: Datang lebih awal dan cek barang sebelum turun
Untuk mencegah kejadian serupa, KAI Daop 6 rutin memberikan imbauan melalui petugas announcer agar penumpang selalu menjaga barang pribadi, baik di peron maupun saat perjalanan berlangsung.
Menurut Feni, ada beberapa langkah sederhana yang bisa membantu penumpang agar tidak lupa membawa barangnya:
Tips agar barang tidak tertinggal di kereta
Agar barang tidak tertinggal di kereta atau stasiun, terapkan tips berikut ini:
- Datang lebih awal ke stasiun agar tidak terburu-buru.
- Catat atau cek ulang barang bawaan sebelum naik dan turun kereta.
- Hindari meletakkan barang sembarangan, terutama di bawah kursi atau rak atas.
- Gunakan tas kecil untuk barang penting seperti HP, dompet, dan identitas.
“Tindakan seperti datang lebih awal, memeriksa barang bawaan dengan cermat, dan tidak meninggalkan barang di sembarang tempat sangatlah penting,” jelas Feni.
Potret barang yang sering tertinggal di dalam Kereta Cepat Whoosh.
Meski barang bawaan tetap menjadi tanggung jawab pribadi penumpang, Feni menegaskan bahwa KAI berkomitmen memberikan pelayanan terbaik, termasuk mengamankan dan mengembalikan barang-barang yang tertinggal.
“Kami ingin masyarakat semakin yakin memilih kereta sebagai moda transportasi massal yang efisien, ramah lingkungan, dan mengedepankan keamanan serta kenyamanan,” tuturnya.
Dengan meningkatnya mobilitas selama periode libur panjang, perhatian ekstra terhadap barang bawaan dapat membuat perjalanan lebih tenang dan bebas masalah.
Tag: #daop #yogyakarta #amankan #ratusan #barang #tertinggal #selama #nataru