27 Juta Orang Naik Kereta Selama Libur Akhir Tahun 2025, Semakin Banyak?
Berdasarkan data PT Kereta Api Indonesia (Persero), KAI Group melayani 27,2 juta penumpang selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Jumlahnya naik 7,6 persen dibandingkan tahun sebelumnya dengan total 25,3 juta penumpang.(DOK. PT KAI)
07:07
6 Januari 2026

27 Juta Orang Naik Kereta Selama Libur Akhir Tahun 2025, Semakin Banyak?

 Masyarakat Indonesia semakin banyak yang menggunakan kereta api selama libur panjang pergantian tahun 2025.

Berdasarkan data PT Kereta Api Indonesia (Persero), KAI Group melayani 27,2 juta penumpang selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Jumlahnya naik 7,6 persen dibandingkan tahun sebelumnya dengan total 25,3 juta penumpang.

"Kereta api hadir sebagai penghubung berbagai aktivitas, mulai dari perjalanan antarkota, mobilitas perkotaan, hingga konektivitas menuju bandara dan destinasi wisata,” kata Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin dalam keterangan resmi yang diterima Kompas.com, Senin (5/1/2026).

Selengkapnya, simak rincian data penumpang kereta api di Indonesia selama libur panjang akhir tahun berikut ini.

KAI Commuter layani 20,6 juta penumpang

Jumlah penumpang kereta api terbesar berasal dari segmen perkotaan. KAI Commuter melalui Commuter Line Jabodetabek, Area II Bandung, Area VI Yogyakarta, dan Area VIII Surabaya melayani 20,6 juta penumpang.

VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda menyampaikan bahwa selama periode tersebut, Commuter Line di wilayah Jabodetabek dan sekitarnya melayani lebih dari 17,7 juta  penumpang.

Puncak volume pengguna Commuter Line Jabodetabek terjadi pada malam Tahun Baru, Rabu (31/12/2025) dengan total 1,1 juta penumpang dalam satu hari.

Lonjakan ini sejalan dengan pergerakan masyarakat pada masa liburan dan beberapa titik puncak acara malam tahun baru yang berlokasi di Pusat Kota Jakarta.

Demi mendukung kelancaran layanan, KAI Commuter mengoperasikan sebanyak 1.065 perjalanan Commuter Line Jabodetabek, khusus malam tahun baru Commuter Line Jabodetabek mengoperasikan sebanyak 1.091 perjalanan.

Penumpang KRL memadati peron Stasiun Bogor pada Selasa (16/12/2025) dini hari. Mereka berangkat subuh menuju Jakarta untuk mengejar jam masuk kerja.KOMPAS.com/ RUBY RACHMADINA Penumpang KRL memadati peron Stasiun Bogor pada Selasa (16/12/2025) dini hari. Mereka berangkat subuh menuju Jakarta untuk mengejar jam masuk kerja.Volume stasiun Commuter Line tertinggi berasal dari Stasiun Bogor dengan jumlah penumpang 1 juta orang selama libur akhir tahun, disusul oleh Stasiun Tanahabang 845.680 orang dan Stasiun Sudirman sebanyak 616.435 orang.

“Tingginya volume di stasiun-stasiun tersebut tidak terlepas dari peran stasiun sebagai simpul utama mobilitas masyarakat dan integrasi menuju kawasan wisata, pusat kota, pusat perbelanjaan, maupun daerah penyangga,” kata Karina.

Adapun khusus Commuter Line Merak yang melayani 14 perjalanan per hari mencatat jumlah penumpang tertinggi pada 1 Januari 2026 sebanyak 17.035 orang.

Sedangkan untuk kereta khusus layanan Kereta Petani dan Pedagang yang menyatu dengan perjalanan Commuter Line Merak, selama masa libur akhir tahun ini tetap melayani pengguna dengan jumlah pengguna sebanyak 2.469 orang.

Pada layanan transportasi perkotaan, LRT Jabodebek melayani 1,3 juta penumpang, sementara LRT Sumatera Selatanmelayani 321.105 penumpang.

4,1 juta penumpang naik kereta api lokal dan jarak jauh

Stasiun Pasarsenen akses pengguna KA Jarak Jauh menuju Stasiun LRTDokumentasi PT Kereta Api Indonesia Stasiun Pasarsenen akses pengguna KA Jarak Jauh menuju Stasiun LRTJumlah penumpang kereta api tertinggi kedua datang dari segmen kereta api jarak jauh dan kereta api lokal.

KAI mencatat penjualan tiket KA Jarak Jauh dan KA Lokal mencapai 4,17 juta selama periode libur akhir tahun pada 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026.

Pada periode libur akhir tahun ini, KAI memberlakukan diskon tarif 30 persen untuk kereta ekonomi komersial yang berlaku 22 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026, dengan total 1,5 juta kursi.

Penjualan tiket KA Jarak Jauh mencapai 3,3 juta tiket, setara 122,9 persen dari kapasitas 2,7 juta tempat duduk. Sementara itu, penjualan tiket KA Lokal tercatat 786.656 tiket atau 105,6 persen dari total 745.056 tempat duduk.

Tercatat 10 stasiun keberangkatan favorit KA Jarak Jauh meliputi Pasar Senen, Yogyakarta, Gambir, Semarang Tawang, Surabaya Pasar Turi, Surabaya Gubeng, Bandung, Purwokerto, Semarang Poncol, dan Lempuyangan.

Ada juga 10 stasiun tujuan favorit KA Jarak Jauh yang disusun berdasarkan jumlah penumpang, yakni Pasar Senen, Yogyakarta, Gambir, Bandung, Purwokerto, Semarang Tawang, Surabaya Gubeng, Surabaya Pasar Turi, Lempuyangan, dan Semarang Poncol.

Jumlah penumpang kereta api wisata

Pada layanan berbasis pengalaman perjalanan, KAI Wisata melalui kereta panoramic dan kereta wisata melayani 24.460 penumpang.

Di Sulawesi Selatan, KA Makassar–Parepare melayani 23.252 penumpang, menunjukkan peran kereta api dalam membuka akses dan memperlancar mobilitas wisata regional.

Adapun jumlah penumpang Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) atau Whoosh mencapai 362.979 penumpang selama libur akhir tahun pada 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026.

Ilustrasi penumpang kereta cepat Whoosh. Arus lalu lintas kerap macet di jalur tol maupun arteri pada libur Natal dan Tahun Baru membuat sejumlah warga memilih moda transportasi Whoosh.Dokumentasi PT KCIC. Ilustrasi penumpang kereta cepat Whoosh. Arus lalu lintas kerap macet di jalur tol maupun arteri pada libur Natal dan Tahun Baru membuat sejumlah warga memilih moda transportasi Whoosh.Selama periode tersebut, rata-rata volume penumpang harian secara konsisten berada di atas 20.000 penumpang per hari, meningkat hingga 26 persen dibandingkan dengan volume harian normal Whoosh yang berada di kisaran 16.000-18.000 penumpang per hari.

Puncak volume penumpang Whoosh selama libur akhir tahun terjadi pada 24 Desember 2025 dengan jumlah 24.439 penumpang dalam satu hari.

Stasiun Halim melayani 179.026 penumpang atau sekitar 49,3 persen dari total penumpang, diikuti dengan Stasiun Padalarang dengan 130.035 penumpang atau sekitar 35,8 persen, Stasiun Tegalluar Summarecon sebanyak 42.064 penumpang atau 11,6 persen, serta Stasiun Karawang sebanyak 11.854 penumpang atau sekitar 3,3 persen.

Jumlah penumpang kereta bandara 

Selanjutnya, Commuter Line Bandara Soekarno Hatta (Basoetta) mengoperasikan sebanyak 70 perjalanan sepanjang 22 Desember 2025 hingga 5 Januari 2026.

Sebanyak 97.326 penumpang menikmati promo tiket kereta bandara sebesar Rp 50.000 per orang dengan tujuan akhir Stasiun Bandara Soekarno Hatta.

Konektivitas antarmoda melalui layanan KAI Bandara juga tercermin yang melayani KA Bandara YIA serta KA Srilelawangsa yang terhubung langsung dengan Bandara Kualanamu.

Total 411.955 penumpang menaiki kereta bandara tersebut selama periode libur akhir tahun.

Tag:  #juta #orang #naik #kereta #selama #libur #akhir #tahun #2025 #semakin #banyak

KOMENTAR