



8 Stasiun Kereta Api yang Bikin Kamu Terpesona, dari Mumbai hingga New York
- Stasiun kereta api sering kali dianggap hanya sebagai pusat transportasi biasa, tetapi sebenarnya, banyak di antaranya adalah karya seni arsitektur yang memukau.
Dari bangunan bersejarah hingga desain modern yang menakjubkan, stasiun-stasiun kereta api di seluruh dunia ini mengubah konsep pusat transportasi.
Jika kamu penasaran, mari telusuri lebih lanjut untuk mengetahui apa yang membuat stasiun kereta api ini begitu indah dan unik menurut informasi yang telah dirangkum oleh Times of India, Senin (5/2) berikut:
1. Terminal Grand Central, Kota New York
Sebagai lambang ikonik kota New York, Grand Central Terminal memancarkan mahakarya arsitektur Beaux-Arts.
Suasana mewah dan elegansi dihasilkan oleh mural langit-langit dengan motif langit, lampu gantung monumental, dan tangga marmer yang megah.
Keajaiban langit dalam bentuk langit-langit astronomi Main Concourse yang dipenuhi dengan rasi bintang telah memikat imajinasi penumpang sejak pertama kali dibuka pada tahun 1913.
2. St.Pancras International, London
Menyatukan kemegahan gaya Victoria dengan kecanggihan modern, St. Pancras International di London menghadirkan keajaiban arsitektur Gotik.
Fasad stasiun yang megah terbuat dari batu bata merah dan menara jam yang menjulang tinggi sungguh memukau. Di dalamnya, terminal Eurostar menciptakan harmoni antara pesona sejarah dan desain kontemporer.
Gudang kereta yang luas, dihias dengan detail besi yang rumit memberikan sentuhan romantis yang memperkaya atmosfer sibuk di pusat transportasi ini.
3. Stasiun Kanazawa, Jepang
Dikenal sebagai salah satu pusat kereta api paling mengesankan di Jepang, Stasiun Kanazawa memamerkan keindahan arsitektur kontemporer, dengan sorotan pada gerbang Tsuzumimon yang mencolok.
Fasad kaca stasiun yang luas memasukkan cahaya alami memenuhi ruang, menciptakan atmosfer terang dan mengundang.
Gabungan yang harmonis antara unsur desain tradisional dan estetika modern mengubah Stasiun Kanazawa menjadi daya tarik visual yang memikat.
4. Stasiun Pusat Antwerp, Belgia
Dikenal sebagai 'Katedral Kereta Api,' Stasiun Pusat Antwerp menyajikan harmoni gaya arsitektur megah, menggabungkan elemen-elemen seperti Art Nouveau dan Neo-Baroque.
Kubah stasiun yang lapang dan fasad yang anggun menciptakan gambaran megah dari perjalanan kereta api. Area tunggu yang luas, dan dihiasi dengan jam monumental memberikan sentuhan pesona zaman dulu pada permata Belgia ini.
5. Terminal Chhatrapati Shivaji Maharaj, India
Dahulu bernama Victoria Terminus, situs yang diakui sebagai Warisan Dunia UNESCO ini merupakan perwujudan luar biasa arsitektur Kebangkitan Gotik di India.
Detail ukiran batu yang rumit, lengkungan runcing, dan menara-menara menciptakan pemandangan yang memukau. Kubah stasiun yang menjadi ikon, dihiasi dengan patung Kemajuan di puncaknya, menggambarkan semangat dari kota metropolitan yaitu Mumbai.
6. Stasiun Kereta Api Kuala Lumpur, Malaysia
Menyatukan inspirasi dari arsitektur Moor, India, dan Barat, Stasiun Kereta Api Kuala Lumpur menjadi simbol keberagaman budaya yang kaya di negara ini.
Siluet yang menawan terbentuk oleh kubah, menara, dan jendela melengkung stasiun. Desain yang elegan, seperti kisah dongeng, memberinya reputasi sebagai salah satu stasiun kereta tercantik di Asia.
7. Milano Centrale, Italia
Stasiun kereta api terbesar kedua di Milan, setelah Stazione Termini di Roma, diresmikan pada tahun 1931.
Desain awalnya terinspirasi oleh Union Station di Washington, DC, tetapi setelah Mussolini berkuasa, arsitektur Beaux Arts digabungkan dengan sentuhan gaya Art Nouveau dan Art Deco.
Hasilnya mencakup lantai marmer seluas 118.000 kaki persegi yang mengesankan, patung batu yang kokoh dengan berbagai bentuk, serta lima gudang kereta api yang dilengkapi dengan kanopi besar terbuat dari besi dan kaca.
8. Stasiun Kereta Api Sirkeci, Turki
Berfungsi sebagai pintu gerbang ke Eropa dari Istanbul, stasiun Sirkeci ini menyatukan elemen desain Art Nouveau Prancis dan Ottoman dengan harmonis.
Dibuka pada tahun 1890, stasiun ini dianggap sebagai keajaiban modern pada zamannya, dilengkapi dengan 300 lentera gas dan kompor ubin yang diimpor dari Austria.
Terletak di dasar Selat Bosporus, stasiun ini mencirikan fasad khas dari potongan batu bata, disertai dengan menara jam dan jendela kaca berwarna.
Berfungsi sebagai terminal terkenal untuk Orient Express, sebuah perjalanan ikonik dari Gare de l'Est Paris ke Turki yang memakan waktu 80 jam, stasiun ini terus melanjutkan perannya hingga jalur tersebut berhenti melayani Istanbul pada tahun 1977.
Tag: #stasiun #kereta #yang #bikin #kamu #terpesona #dari #mumbai #hingga #york