Bunga Bangkai Raksasa Bakal Mekar di Kebun Raya Bogor Setelah 6 Tahun, Ini Cara Lihatnya
Bunga bangkai raksasa Amorphophallus titanum bakal mekar di Kebun Raya Bogor, Kota Bogor, Jawa Barat, setelah enam tahun lamanya.
Menurut pantauan terbaru, bunga bangkai raksasa di Kebun Raya Bogor memasuki fase awal menuju mekar di area koleksi bunga bangkai, tepatnya di tebingan Mata Air Kahuripan pada Minggu (25/1/2026).
“Pada tahap awal pengamatan fase generatif, Amorphophallus titanum tercatat memiliki tinggi
sementara 85 cm dengan lebar keliling kuncup 40 cm," kata Horticulture Senior Manager, Yudhistira dalam keterangan resmi yang diterima Kompas.com, Selasa (27/1/2026).
Baca juga: 7 Tempat Wisata di Bogor: Piknik di Kebun Raya, Trekking Curug hingga Camping
Bunga bangkai raksasa ini diperkirakan mekar sempurna sekitar tiga hingga lima hari ke depan, terhitung sejak 25 Januari 2026.
Peristiwa langka ini menjadi sorotan para peneliti, pecinta flora, serta masyarakat
luas, mengingat siklus mekar titan arum yang tidak teratur dan hanya terjadi setelah tanaman
mengumpulkan energi selama bertahun-tahun.
Mulanya, bunga bangkai raksasa resmi menjadi koleksi Kebun Raya Bogor yang ditanam pada 11 September 1992, dengan bibit asal Sumatera, Jambi.
Baca juga: Mengapa Turis Arab Senang Liburan ke Puncak Bogor?
Proses pemantauan terus dilakukan oleh tim hortikultura Kebun Raya Bogor. Sebagai salah satu bunga majemuk terbesar di dunia, setiap fase pertumbuhan Amorphophallus titanum selalu menyimpan cerita menarik.
Mulai dari kemunculan kuncup, pertumbuhan harian yang pesat hingga momen mekar yang hanya berlangsung singkat dan sangat dinantikan.
Baca juga: Bunga Bangkai Raksasa Mekar di Kebun Raya Purwodadi, Diberi Nama Jarot
Bunga bangkai di kebun raya
Bunga bangkai raksasa Amorphophallus titanum bakal mekar di Kebun Raya Bogor, Kota Bogor, Jawa Barat, setelah enam tahun.
Menurut pantauan terbaru, bunga bangkai raksasa di Kebun Raya Bogor memasuki fase awal menuju mekar di area koleksi bunga bangkai, tepatnya di tebingan Mata Air Kahuripan pada Minggu (25/1/2026).
Memiliki julukan “bunga bangkai raksasa” karena aromanya yang khas, titan arum menjadi simbol keunikan dunia tumbuhan Indonesia.
Di habitat aslinya hutan tropis Sumatera tanaman ini semakin rentan akibat degradasi hutan, sehingga keberadaan koleksi di kebun raya memiliki nilai konservasi yang sangat penting.
Koleksi Amorphophallus titanum di Kebun Raya Bogor telah menjadi bagian penting dari upaya konservasi flora langka Indonesia.
Baca juga: Arti Ukiran Motif Bunga di Rumah Tradisional Malaysia, Bukan Sekedar Hiasan
General Manager Corporate Communication PT Mitra Natura Raya, Zaenal Arifin mengatakan bahwa setiap kali Amorphophallus titanum mekar, menjadi momen yang sangat berarti dalam dunia botani.
Bukan karena dianggap sebagai peristiwa unik, melainkan sebagai pengingat pentingnya konservasi flora Nusantara.
“Kebun Raya Bogor menjadi rumah konservasi bagi Amorphophallus terbesar di dunia, yaitu Amorphophallus titanum. Mekarnya bunga ini menandakan suksesnya fungsi konservasi pada Kebun Raya Bogor yang diemban oleh kami selaku mitra pengelola Kebun Raya,” kata Zaenal.
Baca juga: 6 Tempat yang Bisa Dikunjungi untuk Lihat Bunga Rafflesia yang Mekar
Cara melihat bunga bangkai mekar di Kebun Raya Bogor
Zaenal mengatakan, pengunjung Kebun Raya Bogor dapat menyaksikan bunga bangkai saat mekar.
Bunga bangkai raksasa diperkirakan mekar selama satu hingga dua hari. Paling lama, mekarnya bunga ini bertahan maksimal tiga hari.
Lokasi bunga bangkai mekar yang akan mekar sempurna pada minggu ini berada di Kebun Raya Bogor, tepatnya di area tebing dekat cai kahuripan.
"Area tersebut sudah kami jaga dengan memakai barier tali pembatas karena lokasinya di atas maka pengunjung hanya bisa melihat dari bawah dengan jarak pandang sekitar lima meter," ungkap Zaenal.
"Untuk mendekat ke bunga bangkai tersebut aksesnya terbatas dan di atas," sambung dia.
Baca juga: 5 Rekomendasi Glamping Populer di Jawa, dari Bogor hingga Banyuwangi
Tag: #bunga #bangkai #raksasa #bakal #mekar #kebun #raya #bogor #setelah #tahun #cara #lihatnya