iPhone 17 Laris di China Ternyata karena Alasan Sederhana
Desain modul kamera iPhone 17 Pro tampil dengan bentuk persegi panjang yang ukurannya hampir memenuhi sepertiga bagian atas punggung ponsel. Apple menamakan desain ini dengan sebutan plateau.(Apple)
11:06
13 Februari 2026

iPhone 17 Laris di China Ternyata karena Alasan Sederhana

– Apple berhasil membalikkan tren penurunan penjualan di pasar smartphone China yang dikenal sangat kompetitif.

Setelah tiga tahun berturut-turut mengalami tekanan, perusahaan asal Cupertino, Amerika Serikat itu mencatat lonjakan kinerja signifikan berkat seri iPhone 17.

Berdasarkan laporan terbaru, pendapatan Apple di China pada kuartal keempat (Q4) 2025 melonjak 38 persen secara tahunan (year-on-year/YoY) menjadi 26 miliar dollar AS atau sekitar Rp 416 triliun.

Angka ini menjadi sinyal kuat bahwa Apple kembali menemukan momentumnya di pasar tersebut.

Sejumlah analis sempat menduga bahwa kebangkitan ini dipicu oleh fitur kecerdasan buatan (AI) Apple Intelligence yang mulai diperluas di lini iPhone terbaru.

Namun, laporan terbaru justru menunjukkan bahwa alasan utama di balik larisnya iPhone 17 di China jauh lebih sederhana.

Baca juga: Apple Rilis iOS 26.3, Bawa Update Penting untuk yang Ingin Pindah ke Android

Faktor terbesar yang mendorong penjualan adalah desain fisik, khususnya kehadiran warna baru bernama "Cosmic Orange".

Varian warna oranye mencolok ini dengan cepat menjadi viral di media sosial China. Warganet bahkan menjulukinya sebagai "Hermès Orange" karena kemiripannya dengan warna khas merek fesyen mewah tersebut. Julukan ini turut memperkuat citra premium perangkat tersebut di mata konsumen.

Analis menilai warna tersebut memberikan nilai sosial yang kuat. Dalam beberapa tahun terakhir, desain iPhone dinilai tidak mengalami perubahan signifikan.

Kehadiran warna oranye terang membuat iPhone 17 mudah dikenali sebagai model terbaru ketika digunakan di tempat umum, sehingga meningkatkan daya tariknya, terutama di kalangan anak muda dan pengguna yang aktif di media sosial.

Selain faktor desain, unsur budaya juga menjadi pendorong penting. Dalam bahasa Mandarin, kata "oranye" (chéng) memiliki pelafalan yang mirip dengan kata "sukses" (chéng).

Kemiripan bunyi ini memicu tren dengan slogan "May all your wishes turn orange", yang dimaknai sebagai harapan agar semua keinginan tercapai.

Sebagian konsumen di China mengaitkan warna tersebut dengan keberuntungan atau "hoki". Persepsi ini memperkuat minat beli terhadap varian Cosmic Orange dan turut mendorong lonjakan permintaan.

Baca juga: 5 Merek Tablet Teratas Dunia 2025 Versi Omdia, Apple Memimpin

Apple juga mendapat dorongan dari kebijakan ekonomi pemerintah China. Model dasar iPhone 17 memenuhi syarat untuk memperoleh subsidi hingga 500 Yuan atau sekitar Rp 1,1 juta.

Insentif ini membuat harga perangkat menjadi lebih terjangkau bagi konsumen kelas menengah.

Meski demikian, popularitas warna Cosmic Orange tidak lepas dari kritik. Sejumlah pengguna awal menyuarakan keluhan di media sosial seperti Weibo dan X mengenai ketahanan lapisan cat pada bingkai titanium iPhone 17.

Beberapa laporan menyebutkan bahwa warna oranye tersebut mudah tergores atau mengelupas, terutama di bagian yang sering bergesekan seperti sekitar port pengisian daya dan tombol volume.

Selain itu, ada pula keluhan bahwa warna asli perangkat terlihat lebih kusam dibandingkan gambar promosi resmi Apple.

Sejumlah pembeli menilai tampilannya kurang premium saat digunakan di dalam ruangan, berbeda dengan efek kilau yang terlihat saat terkena cahaya matahari.

Tag:  #iphone #laris #china #ternyata #karena #alasan #sederhana

KOMENTAR