Pengakuan Pemilik Baru AI.com soal Rp 8 Triliun dari ''Other Side''
CEO dan co-founder Crypto.com Kris Marszalek baru saja melakukan pembelian domain dengan harga yang sangat tinggi. Domain ai.com yang dibeli seharga 70 juta dollar AS (Rp 1,17 triliun).(Ai.com)
17:06
12 Februari 2026

Pengakuan Pemilik Baru AI.com soal Rp 8 Triliun dari ''Other Side''

- Masih ingat kisah viral seorang warga Malaysia yang mendadak kaya raya gara-gara domain AI.com?

Dulu, ia membeli domain "ai.com" dengan harga sangat murah, cuma sekitar 16 dollar AS atau setara Rp 200.000-an (kurs saat ini). Siapa sangka, domain itu laku terjual dengan harga fantastis mencapai 70 juta dollar AS alias sekitar Rp 1,1 triliun.

Kisah keuntungan berlipat ganda itu tampaknya belum berakhir. Domain dua huruf tersebut kini dikuasai oleh CEO Crypto.com, Kris Marszalek.

Baca juga: Kisah Warga Malaysia Beli Domain AI.com Rp 200.000 Kini Laku Rp 1 Triliun

Belum lama ini, Marszalek mengungkap fakta mengejutkan. Ia mengaku didekati oleh pihak "seberang" yang mengajukan tawaran gila untuk membeli domain tersebut, bahkan sesaat setelah ia merampungkan pembeliannya.

Dalam sebuah wawancara di TBPN, Marszalek membeberkan momen ketika ia baru saja selesai melakukan kesepakatan pembelian AI.com.

"Tepat setelah kami menutup kesepakatan (pembelian), saya mendapat pendekatan dari sisi lain (the other side) yang menawarkan lebih dari 500 juta dollar AS (sekitar Rp 8,4 triliun) untuk domain tersebut," ungkap Marszalek, seperti dikutip KompasTekno dari TBPN.

Meskipun iming-iming keuntungan langsung di depan mata sangat menggiurkan, mengingat ia membelinya "hanya" seharga 70 juta dollar AS, Marszalek bergeming. Ia menegaskan tidak akan melepas aset tersebut.

"Tidak dijual. 500 juta dollar AS bahkan tidak akan membuat saya mengangkat telepon," ujarnya.

Marszalek menampik tawaran 500 juta dollar AS tersebut bukan tanpa alasan. Ia mengisyaratkan bahwa domain AI.com tidak akan dijual kembali, melainkan bakal digunakan untuk peluncuran produk baru.

Ia menyebut bahwa dirinya sedang mengerjakan sesuatu yang besar dengan domain tersebut, yang kemungkinan akan menjadi platform atau layanan berbasis AI yang terintegrasi dengan ekosistem bisnisnya.

Baca juga: AI.com Jadi Domain Internet Termahal di Dunia

Kris Marszalek, pemilik domain AI.com yang dibelinya senilai Rp 1,1 triliun dari warga Malaysia.cryptoslate.com Kris Marszalek, pemilik domain AI.com yang dibelinya senilai Rp 1,1 triliun dari warga Malaysia.

Belajar dari insiden Super Bowl

Ia memastikan bahwa produk pertama dari AI.com akan mulai dirilis dalam kurun waktu 48 jam ke depan. Namun, peluncuran ini tidak dilakukan secara serentak tapi dirilis bertahap.

Alasannya, antusiasme publik sangat membludak. Marszalek mengeklaim saat ini sudah ada ratusan ribu orang yang mengantre untuk menjajal layanan tersebut. Langkah bertahap ini diambil demi mencegah infrastruktur situs kembali lumpuh total.

Kekhawatiran Marszalek soal situs tumbang bukan tanpa alasan. Sebelumnya, situs AI.com sempat mengalami crash tepat setelah iklan komersialnya tayang di ajang Super Bowl.

Iklan yang memicu kehebohan itu sendiri terbilang sangat menarik penontonnya penasaran. Videonya hanya menampilkan bola-bola cahaya yang menyatu dengan teks bertuliskan "AGI is coming soon" (AGI segera datang).

Dalam iklan tersebut, penonton diajak untuk segera mengamankan nama pengguna (username) unik mereka dengan format "ai.com/namakamu".

Baca juga: Niat Bagi-bagi Rp 23.000, Platform Kripto Hampir Rugi Rp 742 Triliun

Warga Malaysia pemilik pertama AI.com

Sejarah domain ini memang penuh kejutan. Sebelum jatuh ke tangan taipan kripto, domain ini dimiliki oleh pengusaha teknologi asal Malaysia bernama Arsyan Ismail.

Arsyan membeli domain "ai.com" pada tahun 1993, saat usianya baru menginjak 10 tahun.

Kala itu, ia membelinya seharga 100 dollar AS (sekitar Rp 200.000 dengan kurs saat itu) menggunakan kartu kredit ibunya secara diam-diam.

Alasannya sederhana, ia membeli domain itu karena sesuai dengan inisial namanya, "A.I." (Arsyan Ismail).

Investasi iseng bocah 10 tahun itulah yang kemudian menjadi rebutan raksasa teknologi dunia, mulai dari OpenAI hingga Elon Musk, sebelum akhirnya dibeli mahal oleh Marszalek.

Tag:  #pengakuan #pemilik #baru #aicom #soal #triliun #dari #other #side

KOMENTAR