Tren ''Wrapped 2025'' Bikin Spotify Cuan Besar
- Platform streaming musik Spotify meraup untung pada akhir tahun 2025, salah satunya didorong oleh fitur “Wrapped”. Seperti diketahui, "Wrapped" adalah fitur rekap tahunan terkait aktivitas pengguna di aplikasi selama setahun terakhir.
Spotify menjadi salah satu pionir fitur ini dan selalu menjadi tren tiap tahunnya, hingga konsepnya ditiru sejumlah platform lain.
Nah, Spotify Wrapped 2025 lalu membuat platform ini cuan besar pada kuartal IV-2025. Perusahaan asal Swedia ini membukukan rekor 38 juta pengguna baru.
Walhasil, jumlah total pengguna aktif bulanannya (monthly active users/MAU) naik 11 persen dibanding dibanding kuartal yang sama tahun sebelumnya (year-on-year/YoY), menjadi 751 juta.
Baca juga: Spotify Wrapped 2025 Pecahkan Rekor Baru
Pada triwulan keempat 2025, jumlah pelanggan berbayar Spotify juga naik 10 persen YoY menjadi 290 juta.
Sementara fitur Wrapped sukses membukukan lebih dari 300 juta pengguna dan dibagikan sebanyak 630 juta kali di media sosial dalam 56 bahasa.
Berkat pertumbuhan itu, pendapatan Spotify mencapai 4,53 miliar euro (sekitar Rp 90,5 triliun). Jumlah pendapatannya naik sekitar 7 persen secara YoY.
Meski demikian, pendapatan dari layanan perusahaan yang didukung iklan seperti streaming gratisan, menurun hingga 4 persen. Jumlah pendapatan dari layanan ini menjadi 518 juta euro (sekitar Rp 10,3 miliar).
"Sungguh luar biasa bahwa kami kini melayani lebih dari tiga perempat miliar orang di seluruh dunia. Kami menyambut tahun 2026 sebagai Tahun Peningkatan Ambisi (Year of Raising Ambition)," kata Co-CEO Spotify, Alex Norström, menanggapi pertumbuhan bisnis perusahaan, dikutip KompasTekno dari situs resmi Spotify.
Baca juga: 3 Fitur Lirik Baru Spotify: Ada Terjemahan, Preview di Layar, hingga Offline
Untuk kuartal I-2026, Spotify memproyeksikan pendapatan sebesar 4,5 miliar euro (sekitar Rp 89,9 triliun), lebih rendah dari pendapatan kuartal IV-2025 dan perkiraan konsensus sebesar 4,57 miliar euro (sekitar Rp 91,3 triliun).
Namun perusahaan asal Swedia ini memprediksi peningkatan pengguna aktif bulanan menjadi sebesar 759 juta. Jumlahnya di atas taksiran para analis yaitu sebesar 752,45 juta.
Walau dikenal sebagai layanan streaming musik, Spotify telah memperluas layanannya hingga mencakup podcast, buku audio, hingga toko buku. Kini Spotify juga mengakomodasi video musik, video podcast, hingga pemesanan tiket konser, membuatnya lebih dari sekadar platform streaming musik.
Dari segi bisnis, Spotify sudah menjadikan profitabilitas sebagai fokus utama perusahaan sejak beberapa tahun terakhir. Hal ini juga menjadi alasan dari kenaikan harga langganan termasuk di Indonesia, dihimpun KompasTekno dari TechCrunch.
Rilis 3 fitur lirik baru
Perusahaan yang berbasis di Stockholm, Swedia ini juga terus memperkaya aplikasinya dengan fitur baru.
Yang terbaru, aplikasi ini merilis tiga fitur terkait lirik lagu. meliputi terjemahan lirik, lirik offline, serta tampilan pratinjau lirik langsung di layar pemutar lagu.
Lewat laman resmi Spotify Newsroom, perusahaan ini menyebut lirik sebagai salah satu fitur paling populer di aplikasinya, dengan ratusan juta kali tayang setiap hari di seluruh dunia.
Lewat pembaruan ini, Spotify ingin membuat pengguna semakin dekat dengan lagu dan artis favorit pengguna.
Fitur terjemahan lirik pertama kali diuji coba pada 2022 dan hana tersedia terbatas di lebih dari 25 negara. Kini pengguna Spotify di seluruh dunia akhirnya bisa melihat arti lirik lagu bahasa asing dalam bahasanya sendiri. Jadi bisa lebih paham arti dari lagu yang didengarkan.
Baca juga: Spotify Rilis Fitur Listening Activity di HP, Bisa Intip Lagu yang Sedang Diputar Teman
Fitur terjemahan lirik ini akan mengikuti bahasa yang digunakan digunakan di HP pengguna. Fitur ini sangat berguna bagi pengguna yang gemar mendengarkan musik bahasa asing, seperti lagu K-pop (bahasa Korea), J-Pop (bahasa Jepang), Mandarin, Spanyol, dan masih banyak lainnya.
Fitur ini tersedia untuk pengguna gratis maupun Premium. Pantauan KompasTekno, Kamis siang, fitur lyrics translation di Spotify sudah bisa dinikmati pengguna di Indonesia. Meski belum semua lagu mendukungnya.
Sementara itu fitur lyric preview memungkinkan lirik lagu muncul langsung di bawah artwork album atau klip Canvas saat lagu diputar, seperti gambar di atas.
Tampilan ini dirancang agar pengguna lebih mudah mengikuti lirik dalam mode full screen. Tak harus membuka tampilan tab lirik. Nantinya, lirik lagu ditampilkan per baris mengikuti musik yang sedang dimainkan.
Baca juga: Apple Music Kini Terintegrasi ChatGPT, Ikuti Langkah Spotify
Spotify juga menghadirkan lirik offline untuk pengguna Premium. Artinya, saat pengguna mengunduh lagu untuk didengarkan tanpa internet, liriknya akan ikut tersimpan secara otomatis.
Dengan fitur ini, pengguna tetap bisa membaca lirik meski sedang berada di kereta bawah tanah, di pesawat, atau di area tanpa sinyal sama sekali.