Nostalgia Tamagotchi, Game Ikonik yang Membesarkan Generasi 90-an
Ilustrasi game tamagotchi(Bandai)
16:36
10 Januari 2026

Nostalgia Tamagotchi, Game Ikonik yang Membesarkan Generasi 90-an

Ringkasan Berita: 

  • Tamagotchi adalah permainan digital ikonik yang membesarkan generasi 90-an. Mainan berbentuk telur ini mengajarkan tanggung jawab melalui perawatan peliharaan digital sederhana, jauh sebelum era smartphone dan media sosial.
  • Dirilis pada 1996 oleh Bandai, Tamagotchi dengan cepat menjadi fenomena global dan terjual puluhan juta unit. Seiring waktu, permainan ini terus berevolusi dengan fitur konektivitas, layar berwarna, hingga integrasi teknologi modern tanpa meninggalkan konsep dasarnya.
  • Memasuki usia 30 tahun, Tamagotchi kembali populer berkat gelombang nostalgia dan tren retro. Perpaduan kenangan masa kecil dan inovasi membuat Tamagotchi tetap relevan bagi generasi lama maupun baru.

- Masih ingat bunyi beep kecil dari mainan berbentuk telur yang selalu minta perhatian? Bagi generasi 90-an, Tamagotchi bukan sekadar permainan, melainkan teman digital yang harus dirawat setiap hari.

Mulai dari memberi makan, membersihkan kotoran, hingga memastikan ia tidak “mati” karena diabaikan, Tamagotchi mengajarkan tanggung jawab dalam bentuk paling sederhana, jauh sebelum era smartphone dan media sosial.

Dirilis di tengah keterbatasan teknologi saat itu, Tamagotchi justru berhasil mencuri perhatian anak-anak dan remaja di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia.

Mainan ini menjadi fenomena global, memicu antrean panjang di toko mainan, larangan dibawa ke sekolah, hingga perbincangan di antara teman sebaya tentang cara merawat peliharaan digital agar tumbuh sempurna.

Popularitasnya menandai salah satu momen penting dalam sejarah hiburan digital. Lalu, bagaimana Tamagotchi pertama kali muncul, siapa penciptanya, dan bagaimana permainan sederhana ini bisa berkembang serta bertahan hingga puluhan tahun kemudian?

Berikut perjalanan sejarah dan evolusi Tamagotchi dari era 90-an hingga kebangkitannya di masa modern.

Dari mainan sederhana ke ikon budaya global

Lebih dari 30 tahun sejak pertama kali dirilis, Tamagotchi masih bertahan sebagai salah satu ikon paling berpengaruh dalam sejarah permainan digital.

Mainan kecil berbentuk telur ini bukan hanya fenomena sesaat, tetapi produk budaya yang membentuk cara generasi 90-an berinteraksi dengan teknologi.

Jauh sebelum ponsel pintar dan media sosial mendominasi keseharian, Tamagotchi sudah lebih dulu mengajarkan arti keterikatan emosional dengan layar digital.

Kebangkitan Tamagotchi di era modern juga tidak bisa dilepaskan dari gelombang nostalgia global.

Di Jepang, tren Heisei Retro membawa kembali berbagai simbol budaya era 1990-an dan awal 2000-an, termasuk fesyen, musik, dan mainan.

Tamagotchi muncul sebagai salah satu “bintang utama” nostalgia tersebut, mempertemukan memori masa kecil dengan teknologi masa kini.

Awal kelahiran dan demam Tamagotchi

Dilansir dari laman tokyoweekender, Tamagotchi pertama kali diperkenalkan pada 1996 oleh Bandai, berangkat dari ide sederhana untuk membawa pengalaman merawat hewan peliharaan ke dalam perangkat genggam.

Dengan layar LCD hitam-putih, desain minimalis, dan hanya tiga tombol, Tamagotchi sangat mudah dimainkan oleh siapa saja. Namun, kesederhanaan itu justru menjadi kekuatannya.

Konsep permainan Tamagotchi menuntut komitmen. Pemain harus memberi makan, membersihkan, mengajak bermain, dan memperhatikan kondisi peliharaan digital secara rutin.

Tidak ada tombol jeda. Jika diabaikan terlalu lama, karakter bisa “mati”, meninggalkan jejak emosional yang kuat. Bagi banyak anak, pengalaman melihat makam pixelated di layar kecil Tamagotchi menjadi momen yang sulit dilupakan.

Dalam waktu singkat, Tamagotchi menjelma menjadi demam global. Puluhan juta unit terjual hanya dalam tahun pertama, menyebar ke lebih dari 50 negara.

Di banyak tempat, termasuk Indonesia, Tamagotchi menjadi barang incaran, diperdagangkan di sekolah, bahkan sempat dilarang dibawa ke kelas karena dianggap mengganggu konsentrasi belajar.

Evolusi teknologi dari generasi ke generasi

Ilustrasi TamagotchiBandai Ilustrasi Tamagotchi

Memasuki tahun 2000-an, Bandai perusahaan mainan dan hiburan asal Jepang mulai mengembangkan Tamagotchi agar tetap relevan.

Seri Tamagotchi Connection menghadirkan fitur inframerah, memungkinkan pemain saling terhubung, bertukar hadiah, dan “menikahkan” karakter mereka. Inovasi ini memperluas konsep Tamagotchi dari permainan individual menjadi pengalaman sosial.

Perkembangan berlanjut dengan hadirnya layar berwarna, sistem unduhan item digital, hingga integrasi dengan ponsel pintar melalui Bluetooth dan aplikasi pendamping.

Model-model terbaru bahkan dibekali kamera, koneksi WiFi, dan dunia virtual yang jauh lebih kompleks. Tamagotchi Uni dan Tamagotchi Paradise, misalnya, menghadirkan ribuan hingga puluhan ribu kemungkinan karakter, menjadikan dunia Tamagotchi terasa semakin luas dan hidup.

Meski teknologinya berkembang pesat, inti permainannya tetap sama yaitu merawat makhluk digital dan membangun ikatan emosional dengannya.

Inilah yang membuat Tamagotchi berbeda dari banyak gim modern yang berfokus pada kompetisi atau pencapaian skor.

Melampaui gim, menjadi waralaba lintas media

Seiring bertambahnya usia penggemar, Tamagotchi juga ikut “dewasa”. Waralaba ini merambah berbagai medium, mulai dari gim konsol seperti seri Corner Shop, serial animasi, hingga kolaborasi dengan merek global seperti Disney, Sanrio, dan Pokémon.

Karakter-karakter Tamagotchi juga kerap muncul sebagai referensi budaya pop di film dan serial televisi.

Di Jepang, Tamagotchi bahkan memiliki toko tematik, pameran khusus, dan acara kolaborasi di kafe serta museum.

Nostalgia yang tetap relevan di ssia 30 Tahun

Bagi generasi 90-an, Tamagotchi adalah simbol masa kecil yang penuh kenangan. Namun, bagi generasi yang lebih muda, Tamagotchi hadir sebagai bentuk hiburan retro yang unik dan berbeda dari gim modern.

Perpaduan nostalgia, inovasi teknologi, dan kekuatan ikatan emosional membuat Tamagotchi mampu menjembatani lintas generasi. Di usia 30 tahun, Tamagotchi membuktikan bahwa permainan dengan konsep sederhana namun kuat dapat bertahan melampaui zaman.

Dari layar monokrom hingga dunia virtual yang terhubung internet, Tamagotchi bukan hanya tentang merawat peliharaan digital, tetapi juga tentang bagaimana teknologi bisa membangun hubungan emosional yang bertahan lama.

Dapatkan update berita teknologi dan gadget pilihan setiap hari. Mari bergabung di Kanal WhatsApp KompasTekno.

Caranya klik link https://whatsapp.com/channel/0029VaCVYKk89ine5YSjZh1a. Anda harus install aplikasi WhatsApp terlebih dulu di ponsel.

Tag:  #nostalgia #tamagotchi #game #ikonik #yang #membesarkan #generasi

KOMENTAR