Samsung Pamer Layar Lipat Tanpa Bekas, Bakal Dipakai iPhone Lipat?
Ringkasan berita:
- Samsung Display memamerkan layar lipat tanpa bekas lipatan di CES 2026, menampilkan perbandingan langsung dengan layar Galaxy Z Fold 7 yang masih terlihat crease.
- Teknologi ini dirumorkan dipakai di Samsung Galaxy Z Fold 8 dan iPhone lipat pertama Apple, dengan komponen Laser-drilled Metal Display Plate untuk menyebarkan tekanan saat dilipat.
- Meski berbagi teknologi inti, Apple tetap merancang panelnya sendiri, sehingga hasil layar iPhone lipat disebut akan berbeda dari Fold 8, yang diperkirakan rilis pertengahan 2026.
– Samsung memamerkan salah satu teknologi layar lipat anyarnya di astan (booth) Samsung Display di Consumer Electronics Show (CES) 2026 di Las Vegas, Amerika Serikat (AS) yang sedang berlangsung hingga 9 Januari 2026.
Teknologi layar lipat ini lebih "sempurna" karena tak meninggalkan bekas lipatan (crease). Crease sendiri masih menjadi salah satu masalah utama di ponsel layar lipat merek mana pun.
Kabarnya, teknologi layar lipat (foldable) tanpa crease ini akan hadir di ponsel lipat teranyar Samsung Galaxy Z Fold 8, serta iPhone lipat pertama dari Apple.
Hal ini bisa dibilang cukup masuk akal, mengingat Samsung selama ini menjadi pemasok utama panel OLED untuk Apple.
Secara kasat mata, teknologi layar lipat (Foldable OLED) yang dipamerkan Samsung Display ini memang tampak mulus dan tak memiliki bekas lipatan, seperti halnya satu layar tablet besar.
Samsung turut menghadirkan layar Galaxy Z Fold 7 dan teknologi layar lipat terbarunya dalam satu area yang dijuluki "Crease Test" sebagai perbandingan, seperti tampak pada gambar di bawah ini.
Perbedaan layar lipat Samsung yang punya crease (kiri) dan tidak punya crease (kanan).
Pada gambar di sebelah kiri, bekas lipatan di layar Galaxy Z Fold 7 masih terlihat, terutama dari sudut pandang tertentu.
Sementara teknologi layar lipat teranyar Samsung, yang tampil di sebelah kanan, terpantau tak memiliki bekas lipatan sama sekali. Konon, pengalaman ini bisa dirasakan meski kita memandang layar dari sudut berbeda.
Teknologi layar ini bisa dibilang akan menimbulkan pengalaman memandang layar yang lebih nyaman dari sebelumnya, serta menghadirkan kesan bahwa perangkat ini seperti tablet kecil.
Tidak dijelaskan bagaimana Samsung membuat teknologi layar tanpa bekas lipatan.
Menurut analis dan pembocor Apple Ming-Chi Kuo, Galaxy Z Fold 8 dan iPhone lipat Apple akan menggunakan teknologi layar lipat yang sama, yaitu Laser-drilled Metal Display Plate.
Komponen tersebut dipasok oleh perusahaan Korea Selatan, Fine M-Tec, dan berfungsi untuk menyebarkan tekanan saat layar dilipat, sehingga mencegah terbentuknya garis lipatan.
Meski berbagi teknologi inti, Kuo menekankan bahwa struktur panel, metode laminasi, dan proses material layar iPhone lipat tetap dirancang oleh Apple, sehingga hasil akhirnya dipastikan berbeda dengan Galaxy Z Fold 8.
Dari sisi ukuran, ponsel lipat Apple diperkirakan memiliki layar 5,3–5,5 inci saat tertutup dan 7,5–7,8 inci saat dibuka. Desain tersebut membuatnya lebih lebar dan pendek, dengan rasio aspek mendekati 4:3 saat terbuka.
Galaxy Z Fold 7 saat ini memiliki layar 6,5 inci saat tertutup dan 8 inci saat dibuka, dengan rasio aspek 21:9 (tertutup) dan 20:18 (terbuka), dan desain ini mungkin dipakai lagi di Galaxy Z Fold 8.
Lantas, apakah layar tanpa crease di atas memang benar untuk iPhone lipat pertama Apple? Hal ini tentunya akan bisa dijawab ketika ponsel tersebut meluncur.
Hingga saat ini, Apple belum pernah mengeluarkan pernyataan resmi tentang rencana iPhone lipat.
Namun, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari SamMobile, iPhone lipat pertama Apple diprediksi akan masuk tahap produksi massal tahun ini dan meluncur di kisaran September 2026 mendatang.
Sementara Galaxy Z Fold 8 diperkirakan akan diumumkan Samsung sekitar pertengahan tahun (Juni - Agustus), sama seperti model-model sebelumnya.
Tag: #samsung #pamer #layar #lipat #tanpa #bekas #bakal #dipakai #iphone #lipat