BI Siapkan Rp 185,6 T untuk Lebaran 2026, Paket Penukaran Uang Naik Jadi Rp 5,3 Juta
- Pada periode Ramadan dan Idul Fitri 2026, Bank Indonesia (BI) memastikan ketersediaan uang rupiah dalam jumlah memadai dan berkualitas di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Komitmen tersebut diwujudkan melalui program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (SERAMBI) 2026 yang kembali digelar bersama perbankan.
Deputi Gubernur BI Ricky Perdana Gozali, menegaskan kesiapan bank sentral dalam memenuhi kebutuhan uang tunai masyarakat, terutama pada momen peningkatan aktivitas ekonomi selama Ramadan dan Lebaran.
Baca juga: Penukaran Uang Baru BI 2026 Dibuka Lagi, Cek Jadwal dan Cara Daftar di pintar bi go id
Ilustrasi penukaran uang baru Lebaran 2026. Tukar uang baru 2026. Cara tukar uang baru 2026.
“Sebelumnya saya menyampaikan dulu bahwa Bank Indonesia komitmen untuk menyiapkan atau menyediakan memastikan kebutuhan uang tunai untuk masyarakat di NKRI ini,” ujar Ricky dalam konferensi pers Rapat Dewan Gubernur BI Februari 2026.
Ia menyampaikan, posisi kas siap edar BI saat ini berada pada level yang memadai untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
“Kita punya posisi kas siap edar yang memadai untuk kebutuhan masyarakat untuk saat ini. Terutama pada saat sekarang di saat periode Ramadan dan Idul Fitri ini masyarakat sudah kenal dengan program kita yang kita namakan SERAMBI,” kata dia.
SERAMBI kembali digelar untuk kelima kalinya
Tahun ini menjadi pelaksanaan SERAMBI yang kelima kalinya. Program tersebut dilaksanakan BI bersama jaringan perbankan guna mempermudah masyarakat melakukan penukaran uang baru menjelang Lebaran.
Baca juga: Cara Penukaran Uang Baru di BI 2026 dan Batas Maksimalnya
“Tahun ini kita kembali melaksanakan SERAMBI. Ini SERAMBI yang kelima kita lakukan bersama dengan perbankan ini,” ujar Ricky.
Dalam pelaksanaan tahun ini, BI melakukan sejumlah peningkatan baik dari sisi jumlah uang yang disiapkan maupun kapasitas layanan penukaran.
Peningkatan tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan proyeksi pertumbuhan ekonomi dan kenaikan kebutuhan uang tunai di masyarakat.
“Pertama, kami memperkirakan bahwa pertumbuhan ekonomi akan baik tentunya kebutuhan uang tunai di masyarakat juga meningkat. Oleh sebab itu kami lakukan peningkatan sekitar 15 persen dari apa kita siapkan untuk penukaran uang di masyarakat,” kata Ricky.
Baca juga: BI Buka Layanan Tukar Uang Baru 2026, Ini Jadwal Penukaran dan Cara Daftarnya
BI menyiapkan dana sebesar Rp 185,6 triliun untuk kebutuhan penukaran uang di seluruh Indonesia. Uang tunai tersebut akan disalurkan melalui seluruh kantor perwakilan BI yang bekerja sama dengan kantor-kantor perbankan.
“Sekitar Rp 185,6 triliun kita siapkan penukaran di seluruh Indonesia yang dilakukan oleh seluruh kantor perwakilan Bank Indonesia bekerja sama dengan dengan kantor-kantor perbankan,” tutur Ricky.
Titik layanan penukaran uang ditambah, aplikasi PINTAR ditingkatkan
Selain peningkatan nilai nominal uang yang disiapkan, BI juga memperluas cakupan layanan penukaran. Ricky menyebutkan, jumlah titik pelayanan ditingkatkan secara signifikan agar akses masyarakat semakin luas.
“Kemudian juga kita tingkatkan pelayanannya, titik pelayanannya kita tingkatkan melalui aplikasi PINTAR. Tentunya aplikasi PINTAR ini kita bikin lebih pintar lagi,” ujar dia.
Baca juga: Simak Cara Pemesanan Penukaran Uang Baru lewat Aplikasi Pintar BI
Aplikasi Penukaran dan Tarik Uang Rupiah (PINTAR) menjadi kanal utama bagi masyarakat untuk melakukan pemesanan penukaran uang secara daring.
Untuk bisa tukar uang baru di PINTAR BI hanya bisa dilakukan dengan mendaftar online lebih dulu. Caranya dengan membuka situs penukaran uang baru BI PINTAR di https://pintar.bi.go.id.
Menurut Ricky, peningkatan kapasitas aplikasi PINTAR BI dilakukan agar proses pelayanan menjadi lebih cepat dan efisien.
“Kemampuannya kita tingkatkan sehingga pelayanan kepada masyarakat bisa lebih cepat dan lebih baik lagi,” katanya.
Secara keseluruhan, jumlah titik layanan penukaran uang ditingkatkan menjadi lebih dari 2.800 titik dengan total 8.700 layanan di seluruh Indonesia.
Baca juga: Era Digital, Kenapa Penukaran Uang Baru Masih Diminati Jelang Lebaran?
“Titik-titik di seluruh Indonesia kita tingkatkan lebih dari 2.800 titik dan 8.700 layanan di seluruh Indonesia untuk masyarakat bisa pakai untuk melakukan penukaran,” ujar Ricky.
Paket penukaran uang naik jadi Rp 5,3 juta
Salah satu kebijakan yang dinanti masyarakat setiap menjelang Lebaran adalah besaran paket penukaran uang. Tahun ini, BI menaikkan nilai maksimum paket penukaran uang.
“Kemudian juga yang tentunya ditunggu-tunggu oleh masyarakat adalah kami meningkatkan paket-paket penukaran yang tadinya satu paket Rp 4.300.000 menjadi Rp 5.300.000 per satu paket,” kata Ricky.
Dengan kenaikan tersebut, masyarakat dapat menukar uang dalam jumlah yang lebih besar dalam satu kali transaksi. Selain menaikkan nilai per paket, BI juga meningkatkan jumlah paket yang tersedia.
Baca juga: Video Viral Jasa Penukaran Uang Baru Punya Tumpukan Uang Rp 2 Miliar, BI Beri Peringatan
“Dengan jumlah paket yang lebih tinggi lagi, yang lebih banyak lagi untuk masyarakat bisa melakukan penukaran kita lakukan peningkatan sebesar 86 persen. Jadi hampir dua kali lipat dibanding tahun-tahun sebelumnya,” ujar dia.
Menurut Ricky, peningkatan jumlah paket dan kapasitas layanan diharapkan mampu mengurangi antrean serta memberikan pengalaman penukaran yang lebih tertib dan nyaman.
“Jadi kami persilakan masyarakat untuk melakukan penukaran melalui aplikasi PINTAR yang tentunya telah kami buat menjadi lebih pintar tadi. Kemudian melalui peningkatan kapasitas,” katanya.
Ilustrasi penukaran uang baru PINTAR BI pada kas keliling BI.
Ia berharap melalui SERAMBI 2026, masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dan merayakan Idul Fitri dengan lebih baik.
Baca juga: BCA Layani Penukaran Uang Baru di 15 Kantor Cabang Jabodetabek, Ini Caranya
“Semoga melalui SERAMBI 2026 ini masyarakat bisa khusus menjalankan ibadah dan merayakan Idul Fitri dengan baik bersama keluarga,” ujar Ricky.
Jamin ketersediaan uang berkualitas di seluruh Indonesia
Sementara itu, Gubernur BI Perry Warjiyo menegaskan, pihaknya akan menjamin ketersediaan uang rupiah dalam jumlah yang memadai dan berkualitas di seluruh wilayah Indonesia melalui program SERAMBI 2026.
Layanan penukaran uang pada lokasi-lokasi strategis diperkuat melalui aplikasi PINTAR. Penguatan tersebut dilakukan untuk memastikan distribusi uang berjalan lancar, termasuk di wilayah yang memiliki tantangan geografis.
BI juga menyatakan akan secara konsisten menjaga ketersediaan uang rupiah dalam jumlah cukup dengan kualitas layak edar di seluruh wilayah Indonesia, termasuk daerah Terdepan, Terluar, dan Terpencil (3T).
Baca juga: Cara Daftar Penukaran Uang Baru PINTAR BI, Cek Jadwal dan Lokasi
Komitmen tersebut mencakup penyediaan uang rupiah yang tidak hanya cukup secara nominal, tetapi juga dalam kondisi layak edar, sehingga dapat mendukung kelancaran transaksi masyarakat selama periode Ramadan dan Idul Fitri.
Dengan kesiapan kas siap edar, peningkatan nilai penukaran sebesar 15 persen, penambahan titik layanan menjadi lebih dari 2.800 lokasi dengan 8.700 layanan, serta kenaikan paket penukaran menjadi Rp 5,3 juta per paket, BI memastikan layanan penukaran uang Ramadan dan Idul Fitri 2026 berjalan lebih optimal dibanding tahun sebelumnya.
Program SERAMBI 2026 menjadi bagian dari upaya BI dalam menjaga kelancaran sistem pembayaran serta mendukung aktivitas ekonomi masyarakat selama momentum hari besar keagamaan nasional.
Tag: #siapkan #1856 #untuk #lebaran #2026 #paket #penukaran #uang #naik #jadi #juta