Masa Depan Layar OLED Samsung: untuk Rumah, Mobil, hingga Robot
Booth pameran Samsung Display di The First Look 2026 yang jadi bagian dari ajang CES 2026(KOMPAS.com/YUDHA PRATOMO)
07:36
7 Januari 2026

Masa Depan Layar OLED Samsung: untuk Rumah, Mobil, hingga Robot

Rangkuman berita:

  • Samsung Display memamerkan konsep AI berbasis OLED di CES 2026, termasuk robot AI OLED Bot dan asisten AI berlayar OLED untuk kampus, rumah, dan kantor.
  • Teknologi OLED diposisikan sebagai fondasi pengalaman AI lintas sektor, dari perangkat rumah, kantor, hingga otomotif, berkat desain fleksibel, akurasi warna tinggi, dan efisiensi daya.
  • Samsung Display juga memperkenalkan panel OLED generasi baru yang lebih tipis, ringan, terang (hingga 4.500 nits), serta layar mikro OLEDoS beresolusi sangat tinggi untuk perangkat XR.

- Dalam acara The First Look 2026 yang menjadi bagian ajang Consumer Electronics Show (CES) 2026, Samsung Display juga memperlihatkan arah inovasi perusahaan.

Samsung Display memamerkan bagaimana teknologi OLED dapat membentuk masa depan pengalaman berbasis kecerdasan buatan (AI).

Salah satu sorotan utama adalah konsep "AI OLED Bot", robot kecil yang memiliki "wajah" berupa layar OLED 13,4 inci.

Robot ini dirancang untuk bisa berkomunikasi dengan manusia. Robot AI OLED Bot ini diperkenalkan sebagai "asisten" di lingkungan kampus. Robot ini bisa membantu mahasiswa menemukan ruang kelas dan menampilkan informasi seperti profil dosen, tugas, hingga pembatalan kelas.

Ini adalah AI OLED Bot, robot kecil yang menggunakan layar OLED 13,4 inci sebagai wajah. Robot ini dirancang sebagai platform komunikasi antara manusia dan AI.KOMPAS.com/YUDHA PRATOMO Ini adalah AI OLED Bot, robot kecil yang menggunakan layar OLED 13,4 inci sebagai wajah. Robot ini dirancang sebagai platform komunikasi antara manusia dan AI.

Berkat penggunaan OLED, layar pada robot ini dapat dibuat melengkung atau berbentuk bulat. Hal ini sulit dilakukan jika hanya menggunakan teknologi layar LCD.

Selain robot, Samsung Display juga memamerkan konsep asisten AI berbasis speaker yang juga dilengkapi layar OLED.

Berbeda dengan speaker Bluetooth konvensional, perangkat ini memungkinkan pengguna menerima rekomendasi musik, memilih konten langsung di layar, serta menciptakan suasana ruangan lewat gambar dan video.

Selain robot, Samsung Display juga memamerkan konsep asisten AI berbasis speaker yang dilengkapi layar OLED.KOMPAS.com/YUDHA PRATOMO Selain robot, Samsung Display juga memamerkan konsep asisten AI berbasis speaker yang dilengkapi layar OLED.

Beberapa konsep yang ditampilkan antara lain AI OLED Mood Lamp, AI OLED Cassette, dan AI OLED Turntable, yang memadukan teknologi layar modern dengan desain analog bernuansa retro.

Untuk penggunaan di kantor dan bisnis, Samsung Display menunjukkan bagaimana OLED mendukung alur kerja berbasis AI.

Misalnya dalam lingkup kerja arsitektur, layar OLED ini dapat digunakan untuk menampilkan cetak biru dan material dengan akurasi warna tinggi, warna hitam pekat, serta sudut pandang lebar.

Selain itu, Samsung Display juga memperkenalkan teknologi UT (Ultra Thin) One untuk laptop AI.

Panel ini diklaim 30 persen lebih tipis dan 30 persen lebih ringan dibanding OLED konvensional, sekaligus lebih hemat daya. Panel ini mendukung variable refresh rate 1–120 Hz dan cakupan warna 100 persen DCI-P3 dan Adobe RGB.

Untuk rumah dan otomotif

Samsung OLED dan QD-OLED bukan lagi hanya untuk gamer atau profesional. Sekarang, keduanya merupakan solusi ideal untuk pengguna kantor dan rumah di era AI.KOMPAS.com/YUDHA PRATOMO Samsung OLED dan QD-OLED bukan lagi hanya untuk gamer atau profesional. Sekarang, keduanya merupakan solusi ideal untuk pengguna kantor dan rumah di era AI.

Untuk penggunaan perangkat rumah, ada monitor dan TV OLED yang ditampilkan sebagai visual utama untuk sistem berbasis AI.

Monitor QD-OLED dengan fitur Always-On Display dapat berfungsi sebagai jam dinding, frame digital, dan beralih menampilkan data kesehatan atau jadwal harian.

Samsung Display juga memamerkan model TV QD-OLED 2026 dengan material organik baru yang mendukung kecerahan puncak hingga 4.500 nits.

"Samsung OLED dan QD-OLED bukan lagi hanya untuk gamer atau profesional. Sekarang, keduanya merupakan solusi ideal untuk pengguna kantor dan rumah di era AI," kata juru bicara Samsung Display.

"Lebih dari 300 model tablet, laptop, dan monitor yang diluncurkan tahun lalu menggunakan panel Samsung Display – lebih dari tiga kali lipat jumlahnya dibandingkan tiga tahun lalu," lanjut dia. 

Inovasi OLED juga diperluas ke sektor otomotif. Samsung Display memamerkan konsep kokpit digital dengan berbagai layar berukuran besar dan fleksibel.

Inovasi OLED juga diperluas ke sektor otomotif. Samsung Display memamerkan konsep kokpit digital dengan berbagai layar berukuran besar dan fleksibel,KOMPAS.com/YUDHA PRATOMO Inovasi OLED juga diperluas ke sektor otomotif. Samsung Display memamerkan konsep kokpit digital dengan berbagai layar berukuran besar dan fleksibel,

Ada layar utama fleksibel yang berbentuk L seluas 18,1 inci, layar penumpang depan 13,8 inci yang bisa disembunyikan, hingga layar untuk hiburan penumpang belakang.

Panel OLED juga bisa diterapkan di lampu belakang kendaraan untuk menampilkan informasi lalu lintas atau peringatan bahaya ke pengendara di belakang.

Samsung Display memamerkan konsep kokpit digital dengan berbagai layar berukuran besar dan fleksibel, termasuk layar pusat berbentuk L 18,1 inci, layar penumpang depan 13,8 inci yang bisa disembunyikan, hingga layar hiburan kursi belakang.KOMPAS.com/YUDHA PRATOMO Samsung Display memamerkan konsep kokpit digital dengan berbagai layar berukuran besar dan fleksibel, termasuk layar pusat berbentuk L 18,1 inci, layar penumpang depan 13,8 inci yang bisa disembunyikan, hingga layar hiburan kursi belakang.

Untuk membuktikan ketahanan OLED, Samsung Display juga melakukan sejumlah demonstrasi.

Panel OLED lipat diuji dengan lemparan bola basket dan jatuhan bola baja, sementara layar OLED otomotif diuji di dalam lemari es pada suhu minus 20 derajat Celsius. Hasilnya, panel tetap berfungsi normal dengan waktu respons cepat.

Samsung Display untuk memamerkan headset dengan layar RGB OLEDoS berukuran 1,4 inci dan kepadatan 5.000 PPI. Layar mikro ini ditujukan untuk perangkat XR dan menawarkan kualitas gambar tinggi dalam ukuran sangat ringkas.

Tag:  #masa #depan #layar #oled #samsung #untuk #rumah #mobil #hingga #robot

KOMENTAR