Induk ChatGPT Buka Lowongan Bergaji Rp 9 Miliar, tapi Kerjanya ''Bikin Stress''
Ilustrasi tampilan platform AI ChatGPT.(makeuseof.com)
07:06
30 Desember 2025

Induk ChatGPT Buka Lowongan Bergaji Rp 9 Miliar, tapi Kerjanya ''Bikin Stress''

Ringkasan berita:

  • OpenAI membuka lowongan Head of Preparedness dengan gaji sangat tinggi, mencapai 555.000 dollar AS per tahun (sekitar Rp 9,3 miliar), ditambah kompensasi saham. 
  • Peran Head of Preparedness dinilai krusial namun penuh tekanan, karena bertugas mengantisipasi berbagai risiko besar dari perkembangan AI yang semakin canggih, mulai dari keamanan siber, penyalahgunaan teknologi, hingga dampak AI terhadap kesehatan mental pengguna.
  • Lowongan ini muncul di tengah sorotan terhadap risiko AI generatif, termasuk gugatan hukum yang menuding ChatGPT berdampak negatif pada kondisi mental pengguna. OpenAI menegaskan terus menyempurnakan sistem agar lebih aman dan peka terhadap potensi bahaya tersebut.

- Perusahaan induk ChatGPT, OpenAI, membuka lowongan kerja dengan gaji fantastis yaitu 555.000 dollar AS atau sekitar Rp 9,3 miliar per tahun. 

Namun, CEO OpenAI Sam Altman mengatakan bahwa pekerjaan ini memiliki tingkat stres tinggi dan tanggung jawab besar.

Lowongan tersebut diumumkan langsung oleh CEO OpenAI, Sam Altman, melalui akun X pribadinya. Posisi yang dicari adalah Head of Preparedness, jabatan strategis yang bertugas mengantisipasi berbagai risiko besar dari perkembangan kecerdasan buatan (AI).

Dalam unggahannya, Altman menyebut peran ini krusial karena kemampuan model AI berkembang sangat cepat.

Di satu sisi, model AI semakin bermanfaat, tapi di sisi lain mulai memunculkan tantangan serius. Mulai dari keamanan siber hingga dampaknya terhadap kesehatan mental pengguna.

Altman mengungkapkan bahwa pada 2025, OpenAI mulai melihat dampak AI terhadap kesehatan mental secara lebih nyata. Selain itu, model AI kini juga semakin mahir dalam bidang keamanan komputer, bahkan sudah mampu menemukan celah keamanan kritis.

“Ini akan menjadi pekerjaan yang penuh tekanan, dan kamu akan langsung terjun ke bagian terdalam sejak hari pertama,” tulis Altman dalam twitnya.

Berdasarkan laman karier OpenAI, Head of Preparedness bertanggung jawab menjalankan Preparedness Framework, yakni kerangka kerja internal OpenAI untuk memantau dan mengantisipasi kemampuan AI tingkat lanjut yang berpotensi menimbulkan risiko besar, termasuk penyalahgunaan teknologi.

Posisi ini juga berkaitan dengan isu sensitif lain, seperti bagaimana AI dilepas ke publik secara aman, bagaimana mencegah penyalahgunaan di bidang biologi, serta bagaimana memastikan sistem AI yang mampu berkembang sendiri tetap berada dalam batas aman.

Soal gaji, OpenAI menawarkan kompensasi sebesar 555.000 dollar AS per tahun, plus kepemilikan saham (equity) yang tidak dirinci besarannya.

Jika dikonversikan ke rupiah dengan kurs Rp 16.778 per 1 dollar AS saat berita ini ditulis, Senin (29/12/2025), nilai tersebut setara sekitar Rp 9,3 miliar per tahun.

Yang menarik, gaji tersebut justru jauh lebih tinggi dibandingkan kompensasi yang diterima CEO OpenAI sendiri, setidaknya di tahun 2023.

Berdasarkan dokumen pajak, Sam Altman hanya menerima gaji 76.001 dollar AS sepanjang 2023, atau sekitar Rp 1,2 miliar per tahun. Gaji tersebut sedikit naik dari 73.546 dollar AS pada 2022.

Jumlah tersebut terbilang sangat kecil jika dibandingkan dengan estimasi kekayaan bersih Altman yang mencapai sekitar 2 miliar dollar AS, serta posisinya sebagai pemimpin salah satu perusahaan teknologi swasta paling bernilai di dunia saat ini.

Sayangnya, tidak ada informasi lebih lanjut soal gaji bos ChatGPT pada 2024 dan 2025.

CEO OpenAI Sam Altman menerima gugatan hukum atas tuduhan melakukan pelecehan seksual kepada adik perempuannya, Ann Altman saat mereka masih anak-anaklaverdadnoticias.com CEO OpenAI Sam Altman menerima gugatan hukum atas tuduhan melakukan pelecehan seksual kepada adik perempuannya, Ann Altman saat mereka masih anak-anak

OpenAI sendiri pertama kali membentuk tim Preparedness pada 2023 untuk mempelajari berbagai risiko ekstrem dari AI, baik yang bersifat langsung, seperti phishing dan serangan siber, maupun yang lebih spekulatif seperti ancaman serangan nuklir berskala global.

Namun dalam perjalanannya, struktur tim ini mengalami perubahan. Kepala Preparedness sebelumnya, Aleksander Madry, dipindahkan ke peran lain yang berfokus pada penalaran AI.

Beberapa eksekutif keselamatan AI di OpenAI juga dilaporkan meninggalkan perusahaan atau berpindah posisi.

Pengumuman lowongan ini juga muncul di tengah meningkatnya sorotan terhadap dampak AI generatif. Sejumlah gugatan hukum di Amerika Serikat menuding ChatGPT memperkuat delusi pengguna, meningkatkan isolasi sosial, hingga berkontribusi pada kasus bunuh diri.

Sebagaimana dihimpun KompasTekno dari TechCrunch, OpenAI menyatakan terus memperbaiki sistem agar lebih peka terhadap tanda-tanda gangguan mental dan mampu mengarahkan pengguna ke bantuan di dunia nyata.

Tag:  #induk #chatgpt #buka #lowongan #bergaji #miliar #tapi #kerjanya #bikin #stress

KOMENTAR