Nvidia Siap Kirim 80.000 Chip AI Canggih H200 ke China
Ilustrasi perusahaan teknologi Nvidia(Nvidia)
16:09
29 Desember 2025

Nvidia Siap Kirim 80.000 Chip AI Canggih H200 ke China

Ringkasan berita:

  • Nvidia siapkan pengiriman besar chip AI H200 ke China setelah mendapat izin dari Presiden AS Donald Trump. Sebanyak hingga 80.000 unit H200 ditargetkan dikirim mulai pertengahan Februari 2026, diawali 5.000–10.000 unit dari stok yang tersedia, sambil menunggu persetujuan akhir regulator China.
  • Ekspor ini berpotensi menjadi yang terbesar sejak pembatasan 2022, sekaligus menandai kembalinya chip AI canggih Nvidia ke pasar China. Jika izin keluar, dampaknya diperkirakan akan terasa hingga satu tahun ke depan bagi ekosistem AI di Negeri Tirai Bambu.
  • Pemerintah China berada dalam dilema, karena H200 jauh lebih unggul dibanding chip lokal seperti Huawei Ascend atau Biren. Di satu sisi, impor H200 bisa mempercepat pengembangan AI, tetapi di sisi lain berisiko meningkatkan ketergantungan pada chip asing, sehingga muncul wacana bundling pembelian H200 dengan chip domestik.

- Setelah mendapat lampu hijau dari Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, Nvidia gerak cepat menyiapkan 80.000 unit chip AI H200 untuk dikirim ke China dalam beberapa waktu ke depan. 

Sebelumnya, Nvidia dilarang mengekspor chip canggih tersebut ke Negeri Tirai Bambu. Namun, beberapa pekan lalu Trump melunak dan kembali memberikan izin. 

Menurut laporan Reuters, Nvidia berencana mengirimkan chip AI H200 ke China pada pertengahan Februari 2026, berdekatan dengan perayaan Tahun Baru Imlek.

H200 sendiri merupakan salah satu chip pengolah grafis (GPU) AI canggih yang dirancang untuk melatih model kecerdasan buatan berskala besar. 

Menurut sumber yang dekat dengan industri, pada tahap awal, Nvidia diperkirakan akan memasok 5.000 hingga 10.000 unit chip H200 memanfaatkan stok yang sudah tersedia.

Jumlah tersebut nantinya dapat meningkat secara bertahap hingga mencapai total 80.000 unit, sesuai permintaan pasar dan ketersediaan pasokan.

Meski sudah menentukan jadwal dan menyiapkan stok, Nvidia disebut masih menunggu persetujuan akhir dari regulator China. Dengan demikian, jadwal dapat berubah sewaktu-waktu apabila izin tidak diberikan tepat waktu. 

Langkah Nvidia yang sudah menyiapkan puluhan ribu stok chip H200 disinyalir merupakan tanda bahwa izin pengiriman dari pemerintah China akan segera keluar. 

Nantinya, jika izin chip AI H200 benar terjadi, maka ekspor ini akan menjadi pengiriman legal chip AI terbesar ke China sejak aturan pembatasan diberlakukan pada 2022. Dampaknya pun diperkirakan akan terasa sepanjang satu tahun ke depan. 

Pemerintah China dilema

Seperti disinggung di atas, H200 merupakan salah satu chip flagship Nvidia yang memiliki performa komputasi canggih untuk melatih model AI. 

Kekuatan chip ini bahkan diklaim lebih tinggi dibanding H20, varian yang sebelumnya dipasarkan secara khusus oleh Nvidia untuk China sebagai respons mengindari aturan batasan ekspor. 

Adapun selama pembatasan ekspor berlaku, perusahaan teknologi di China beralih dengan mengandalkan chip lokal seperti seri Ascend dari Huawei. Namun, kemampuan chip lokal tersebut ternyata masih belum bisa menyamai performa H200 Nvidia. 

Sebagai contoh, Ascend 910C milik Huawei tertinggal jauh dari H200 dalam hal throughput dan bandwidth memori. Kemudian, chip Biren BR104 juga memiliki keterbatasan serupa.

Karena itu, situasi ini menciptakan dilema bagi pemerintah China. Mengadopsi kembali chip H200, tentu akan mempercepat pengembangan AI. 

Namun hal tersebut juga berpotensi membuat semakin bergantung pada chip impor dan memperlambat upaya membangun industri chip lokal yang mandiri.

Selain itu, menggunakan chip Nvidia bisa memberi kompatibilitas instan dengan alur kerja yang sudah ada. Sementara beralih ke chip lokal, akan memerlukan pembangunan infrastruktur perangkat lunak dari awal yang dinilai membutuhkan waktu dan biaya besar.

Pejabat di China sendiri dilaporkan sudah mengadakan pertemuan darurat untuk memutuskan langkah apa yang akan diambil terkait impor H200. Salah satu langkah yang diusulkan yaitu mewajibkan setiap pembelian H200 dibarengi dengan chip domestik. 

Dengan mewajibkan pembelian bundling, pemerintah China disebut ingin menjaga agar permintaan chip lokal tetap berjalan seimbang, sehingga mencegah pasar bergantung sepenuhnya pada chip impor. 

Namun, usulan tersebut masih belum memiliki mekanisme yang jelas, terutama pada penyedia cloud sektor swasta, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari CNBC. 

Sebelumnya, chip H200 ini dilarang dijual ke China karena sejak era pemerintahan Presiden Joe Biden.

Kemudian pada awal Desember 2025 ini Donald Trump mengizinkan Nvidia untuk mengirimkan produk (GPU) H200 untuk pelanggan yang disetujui di China dan negara lain tetapi dengan tarif tambahan 25 persen dari nilai penjualan.

Tag:  #nvidia #siap #kirim #80000 #chip #canggih #h200 #china

KOMENTAR