Marak Pengoplosan RON 90 dan RON 92, Ini Dampak Negatif yang Timbul jika Gunakan Bahan Bakar Tak sesuai Peruntukan Kendaraan
Pengendara saat mengisi bahan bakar minyak di SPBU Kuningan, Jakarta, Rabu (30/3/2022). PT Pertamina (Persero) dikabarkan akan menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi jenis bensin dengan nilai oktan (RON) 92 alias Pertamax per Jumat, 1 April 2022 mendatang.MIFTAHULHAYAT/JAWA POS
10:00
26 Februari 2025

Marak Pengoplosan RON 90 dan RON 92, Ini Dampak Negatif yang Timbul jika Gunakan Bahan Bakar Tak sesuai Peruntukan Kendaraan

- Saat ini tengah marak dugaan pengoplosan jenis BBM RON 90 yang setara dengan Pertalite menjadi BBM RON 92 yang setara dengan Pertamax oleh PT Pertamina (Persero). Bahkan, Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga, Riva Siahaan telah ditetapkan sebagai salah satu tersangka.    Pengoplosan ini tentu membuka kemungkinan pengendara di Indonesia menggunakan bahan bakar yang tak sesuai dengan peruntukan kendaraan. Padahal hal ini bisa menyebabkan sejumlah dampak negatif.   Alangkah baiknya untuk mengetahui lebih dahulu mengenai dampak negatif ini agar lebih mudah dalam pengantisipasiannya nanti. Berikut dampak negatif yang ditimbulkan dari kendaraan yang tak memakai bahan bakar sesuai peruntukan:   Peningkatan Konsumsi Bahan Bakar   BBM yang tak sesuai dengan peruntukan bisa menyebabkan peningkatan konsumsi bahan bakar. Pasalnya, BBM yang tidak sesuai menyebabkan mesin bekerja lebih keras untuk mencapai performa yang sama. Peningkatan konsumsi bahan bakar ini juga dapat menyebabkan biaya operasional yang lebih mahal dan dapat memengaruhi lingkungan.   Mesin Kendaraan Lebih Mudah Rusak   Jika BBM tak sesuai dengan peruntukan, salah satu hal yang berkemungkinan timbul adalah kerusakan mesin. Hal ini karena BBM yang tidak sesuai dapat menyebabkan tekanan yang tidak stabil di dalam mesin.   Hal ini pula bisa menyebabkan kerusakan pada komponen-komponen mesin, seperti piston, cylinder, dan katup. Kerusakan mesin dapat menyebabkan biaya perawatan yang lebih mahal dan dapat mempengaruhi performa kendaraan.   Meningkatkan Emisi Gas Buang   Bila BBM tak sesuai peruntukan, emisi gas buang juga akan meningkat seperti karbon monoksida, hidrokarbon, dan nitrogen oksida. Pasalnya, BBM yang tidak sesuai dapat menyebabkan pembakaran yang tak sempurna di dalam mesin. Padahal peningkatan emisi gas buang dapat mempengaruhi lingkungan dan kesehatan manusia.   Kerusakan Sistem Bahan Bakar   Bagi kamu yang menggunakan BBM tak sesuai peruntukan harap berhati-hati lantaran bisa merusak sistem bahan bakar, seperti pompa bahan bakar, filter bahan bakar, dan injektor bahan bakar. Pasalnya, BBM yang tidak sesuai dapat menyebabkan tekanan yang tak stabil di dalam sistem bahan bakar.   Kerusakan Katalis   Kerusakan katalis dapat berdampak negatif pada performa kendaraan dan lingkungan. Lagi-lagi, hal ini disebabkan oleh pembakaran yang tak sempurna di dalam mesin apabila menggunakan BBM yang tak sesuai peruntukan. Kerusakan katalis juga dapat menyebabkan biaya perawatan yang lebih mahal dan dapat mempengaruhi lingkungan.   Peningkatan Risiko Ledakan   Jika menggunakan BBM tak sesuai peruntukan, maka risiko ledakan pada kendaraan juga akan meningkat, terutama jika motor digunakan dalam kondisi ekstrem. Pasalnya, BBM yang tidak sesuai dapat menyebabkan tekanan yang tidak stabil di dalam mesin. Peningkatan risiko ledakan ini tentu dapat memengaruhi keselamatan pengemudi dan penumpang.   Peningkatan Biaya Perawatan   Dampak negatif yang ditimbulkan terakhir adalah peningkatan biaya perawatan. Pasalnya BBM yang tidak sesuai dapat menyebabkan kerusakan pada komponen-komponen mesin dan sistem bahan bakar, sehingga dapat menyebabkan biaya perawatan yang lebih mahal.

Editor: Estu Suryowati

Tag:  #marak #pengoplosan #dampak #negatif #yang #timbul #jika #gunakan #bahan #bakar #sesuai #peruntukan #kendaraan

KOMENTAR