Ancaman Protes di Meksiko Bayangi Piala Dunia 2026, Surat Resmi Dikirim ke FIFA
- Persiapan Piala Dunia 2026 di Meksiko menghadapi tantangan baru setelah kelompok agrikulutra dan transportasi mengancam akan menggelar aksi protes selama turnamen berlangsung.
Ancaman tersebut disampaikan melalui surat resmi kepada Presiden FIFA, Gianni Infantino, yang memperingatkan potensi demonstrasi dan blokade di jalur transportasi utama jika tuntutan mereka tidak dipenuhi.
Menurut laporan media lokal, Front Nasional untuk Penyelamatan Pedesaan Meksiko dan Asosiasi Nasional Transporter (ANPACT) mengirim surat kepada FIFA untuk menyampaikan kekhawatiran mereka.
ANPACT sendiri organisasi dagang non profit yang dididikan pada 1992 dengan tujuan memupuk hubungan antara bidang manufatur, transport, otoritas pemerintah, dan para investor.
Dalam surat itu, kedua organisasi menegaskan bahwa mereka siap menggelar aksi selama Piala Dunia jika pemerintah dan pihak terkait tidak merespons tuntutan mereka.
Baca juga: Sepp Blatter Sebut FIFA Diktator, Sentil Kedekatan Infantino-Trump
Mereka menyoroti sejumlah persoalan, termasuk kesulitan pemasaran hasil pertanian, penolakan terhadap beberapa kebijakan publik, serta meningkatnya tingkat keamanan yang dianggap mengancam para sopir truk di jalur nasional.
Aksi tersebut berpotensi mengganggu mobilitas selama turnamen, mengingat blokade jalan raya dapat memengaruhi distribusi logistik dan perjalanan penonton.
Pemerintah dan FIFA Tegaskan Keamanan
Ancaman ini muncul di tengah upaya pemerintah Meksiko dan FIFA untuk menegaskan kesiapan negara tersebut sebagai tuan rumah.
Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum baru-baru ini menyampaikan apresiasi kepada FIFA atas dukungannya terhadap Meksiko, sekaligus menekankan bahwa negara itu memiliki kondisi yang memadai untuk menyelenggarakan turnamen meski terjadi sejumlah insiden bersenjata dalam beberapa waktu terakhir.
Baca juga: FIFA Yakin Meksiko Aman Gelar Piala Dunia meski Terjadi Kerusuhan Kartel Jalisco
Stadion Azteca di Meksiko akan menjadi tuan rumah pertandingan pembukaan Piala Dunia pada 11 Juni 2026.
FIFA juga menyatakan memiliki kepercayaan penuh terhadap kesiapan Meksiko dan menepis spekulasi terkait kemungkinan pemindahan lokasi pertandingan.
Sebagai bagian dari upaya menunjukkan kesiapan keamanan, otoritas setempat melaporkan pengamanan ketat dan tertib saat laga tim nasional Meksiko melawan Islandia di Querétaro.
Tantangan Sosial Jelang Turnamen
Isu ini menjadi tantangan tambahan bagi penyelenggaraan Piala Dunia 2026 yang akan digelar bersama Amerika Serikat dan Kanada.
Selain aspek keamanan dan infrastruktur, stabilitas sosial dinilai menjadi faktor penting dalam memastikan kelancaran turnamen.
Hingga kini, belum ada tanggapan resmi dari FIFA terkait ancaman aksi protes tersebut.
Tag: #ancaman #protes #meksiko #bayangi #piala #dunia #2026 #surat #resmi #dikirim #fifa