Netflix Batal Akuisisi Warner Bros, Jalan Paramount Makin Terbuka
Perusahaan streaming Netflix Inc. mundur dari persaingan mengakuisisi Warner Bros. Discovery Inc.. Keputusan ini membuka jalan bagi penawar saingan, Paramount Skydance Corp., untuk menuntaskan kesepakatan senilai 111 miliar dollar AS atau sekitar Rp 1.864,8 triliun (kurs Rp 16.800 per dollar AS) atas studio film legendaris Hollywood tersebut(Reuters)
16:04
27 Februari 2026

Netflix Batal Akuisisi Warner Bros, Jalan Paramount Makin Terbuka

- Perusahaan streaming Netflix Inc. mundur dari persaingan mengakuisisi Warner Bros. Discovery Inc.. Keputusan ini membuka jalan bagi penawar saingan, Paramount Skydance Corp., untuk menuntaskan kesepakatan senilai 111 miliar dollar AS atau sekitar Rp 1.864,8 triliun (kurs Rp 16.800 per dollar AS) atas studio film legendaris Hollywood tersebut.

Dikutip dari Bloomberg, Jumat (27/2/2026), Netflix menyatakan, meski meyakini kesepakatannya dapat lolos dari pengawasan regulator dan menciptakan nilai bagi pemegang saham, perusahaan tidak ingin terus menaikkan penawaran.

“Kami selalu disiplin, dan pada harga yang dibutuhkan untuk menyamai penawaran terbaru Paramount Skydance, kesepakatan tersebut tidak lagi menarik secara finansial,” kata Netflix dalam pernyataannya, Kamis (26/2/2026).

Baca juga: Paramount Tawar Warner Bros Rp 1.720 Triliun, Netflix Terancam Tersingkir dari Proses Akuisisi

Netflix menegaskan akan tetap fokus berinvestasi dalam bisnis inti, termasuk mengalokasikan sekitar 20 miliar dollar AS tahun ini untuk film, serial televisi, dan konten hiburan lainnya.

Reaksi Pasar

Saham Netflix sempat melonjak hingga 13 persen pada perdagangan setelah jam bursa. Kenaikan ini mencerminkan respons positif investor atas keputusan perusahaan mundur dari akuisisi.

Sebaliknya, saham Warner Bros melemah karena pelaku pasar tak lagi mengantisipasi perang penawaran. Sementara itu, saham Paramount relatif stabil.

Sebelumnya, Netflix menyepakati akuisisi senilai 82,7 miliar dollar AS, termasuk utang yang ditanggung, untuk mengambil alih studio dan bisnis streaming Warner Bros pada Desember.

Namun, serangkaian penawaran tandingan dari Paramount atas seluruh perusahaan membuat proses lelang tetap terbuka.

Baca juga: Paramount Skydance Naikkan Tawaran Akuisisi Warner Bros. Discovery Jadi 31 Dollar AS Per Saham

Pada Kamis malam, Warner Bros menilai tawaran terbaru Paramount sebesar 31 dollar AS per saham sebagai penawaran yang lebih unggul.

“Setelah dewan kami menyetujui perjanjian merger dengan Paramount, ini akan menciptakan nilai luar biasa bagi pemegang saham kami,” ujar CEO Warner Bros David Zaslav.

“Kami antusias dengan potensi gabungan Paramount Skydance dan Warner Bros. Discovery serta tak sabar mulai bekerja bersama menghadirkan cerita yang menggerakkan dunia,” lanjut dia. 

Ancora Holdings Group, investor aktivis di Warner Bros, menyebut keputusan Netflix tidak menaikkan tawaran telah membuka jalan bagi pemegang saham untuk menerima lebih banyak dana tunai dan peluang persetujuan regulator yang lebih realistis.

“Ini adalah kemenangan bagi pemegang saham dan industri,” demikian pernyataan mereka.

Baca juga: Perusahaan Induk TikTok Diprotes Warner Bros. atas Video AI Batman, Catwoman, dan Superman

Sorotan Politik di Washington

Persaingan akuisisi ini berlangsung sengit, baik di Hollywood maupun Washington. Co-CEO Netflix Ted Sarandos dan CEO Paramount David Ellison sama-sama menyambangi ibu kota Amerika Serikat pekan ini untuk bertemu anggota parlemen.

Sarandos menghabiskan sekitar satu jam bersama pejabat pemerintahan Presiden Donald Trump di Gedung Putih pada Kamis. “Saya tidak memberikan keterangan pers hari ini,” ujarnya saat meninggalkan lokasi.

Ellison menghadiri pidato kenegaraan Trump pada Selasa sebagai tamu Senator Lindsey Graham dari Partai Republik. Graham juga terlihat berada di Gedung Putih pada Kamis.

Komite Kehakiman Senat AS menjadwalkan sidang pada 4 Maret untuk kembali membahas penjualan Warner Bros. Senator Cory Booker dari Partai Demokrat kembali mengundang Ellison untuk hadir.

Senator Elizabeth Warren dari Massachusetts turut mengkritik rencana merger tersebut. “Merger Paramount Skydance-Warner Bros adalah bencana antimonopoli yang mengancam harga lebih tinggi dan pilihan lebih sedikit bagi keluarga Amerika,” ujarnya.

“Segelintir miliarder yang selaras dengan Trump mencoba menguasai apa yang Anda tonton dan menetapkan harga sesuka hati,” lanjutnya. 

Baca juga: Warner Bros. Tinjau Ulang Opsi Penjualan Usai Paramount Revisi Tawaran

Strategi dan Struktur Pendanaan

Netflix, pelopor televisi daring, kini memiliki lebih dari 325 juta pelanggan berbayar di seluruh dunia. Model bisnis berbasis langganan bulanan menjadikan perusahaan ini menguntungkan.

Sementara itu, produsen film dan televisi tradisional seperti Paramount dan Warner Bros telah meluncurkan layanan streaming sendiri. Namun, jumlah pelanggan mereka masih tertinggal, di tengah penurunan pemirsa dan pengiklan pada jaringan televisi konvensional.

Penawaran Paramount mencakup jaringan televisi kabel Warner Bros seperti CNN dan TNT.

Perusahaan itu memulai proses penawaran secara tertutup pada September 2025, sebulan setelah Ellison merampungkan merger Skydance Media dengan Paramount yang memberinya kendali atas studio film, layanan streaming, serta jaringan televisi seperti CBS dan MTV.

Warner Bros mulai meminta penawaran pada Oktober sebelum memfinalisasi kesepakatan dengan Netflix pada Desember.

Setelah sempat tertinggal, Paramount meluncurkan berbagai strategi untuk kembali bersaing. Perusahaan memulai tender offer atas saham Warner Bros dan mengancam pertarungan proksi dalam rapat umum tahunan berikutnya. Paramount juga melobi regulator dan politisi, termasuk Presiden Trump.

Paramount kemudian menyesuaikan syarat penawarannya setelah beberapa kali ditolak Warner Bros. Penyesuaian itu mencakup jaminan pribadi atas ekuitas 45,7 miliar dollar AS dari dana perwalian yang dibentuk oleh ayah Ellison, Larry Ellison, Ketua Oracle Corp sekaligus sekutu Trump.

Selain itu, Paramount menjanjikan pembayaran 2,8 miliar dollar AS kepada Warner Bros untuk membayar kompensasi kepada Netflix atas pembatalan perjanjian. Paramount juga bersedia membayar 7 miliar dollar AS apabila kesepakatan gagal memperoleh persetujuan regulator.

Paramount menyatakan telah mengantongi komitmen pembiayaan utang sebesar 57,5 miliar dollar AS dari Bank of America Corp, Citigroup Inc, dan Apollo Global Management Inc. Sebelumnya, ketiga lembaga tersebut berkomitmen menyediakan 54 miliar dollar AS.

Tag:  #netflix #batal #akuisisi #warner #bros #jalan #paramount #makin #terbuka

KOMENTAR