Persib Tangguh di Kandang, Federico Barba Ungkap Cara Italia Bertahan
Aksi duel udara bek Persib Bandung asal Italia Federico Barba dalam laga kontra Bhayangkara FC, Minggu (21/12/2025) di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), dalam laga pekan ke-15 Super League 2025-2026. (KOMPAS.com/ADIL NURSALAM)
14:25
26 Februari 2026

Persib Tangguh di Kandang, Federico Barba Ungkap Cara Italia Bertahan

Persib Bandung jadi satu-satunya tim yang memiliki rekor kemenangan sempurna 100 persen di kandang sendiri.

Fantastisnya, Persib mampu mencetak 17 gol dan hanya kebobolan sekali dalam 11 pertandingan yang dilaluinya di Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).

Bek Persib asal Italia, Federico Barba, menilai catatan statistik tersebut tak akan tercipta andai tercipta tanpa kerja sama dan kerja keras. 

Bukan perihal lini pertahanan yang bermain solid, namun satu unit di mana barisan pemain depan dan lini tengah melakukan pressing dengan baik. 

Baca juga: Jadwal Persib Vs Madura United, Mentalitas Maung Tanpa Bojan Hodak

“Saya rasa semua bagian dari tim berperan untuk bisa melakukan itu (kebobolan sekali di kandang),” kata Barba.

“Jadi ini bukan hanya dari barisan pertahanan, bukan hanya karena para bek dan penjaga gawang. Jadi semua tim melakukan pressing dengan baik,” nilainya. 

Barba cukup mengerti dengan filosofi sepak bola yang diterapkan kepada anak-anak asuhanya.

Bahwasanya, seluruh pemain harus terlibat dalam bertahan sekaligus saat menyerang. 

“Kami mempersiapkan pertandingan seperti yang pelatih katakan. Kami selalu berusaha untuk tidak kebobolan dan mencetak gol ke gawang lawan,” sebutnya. 

Baca juga: Persib Vs Madura United, Alasan Bojan Hodak Bakal Absen

Statistik 10 Clean Sheet

Kapten Persib Bandung Federico Barba memendam api yang perlu dilampiaskan membalas kekalahan 0-3 dari Ratchaburi FC (Thailand) pada leg kedua 16 besar AFC Champions League Two (ACL 2) 2025-2026, Rabu (18/2/2026) di Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). Dokumentasi AFC/Vachira Kalong Kapten Persib Bandung Federico Barba memendam api yang perlu dilampiaskan membalas kekalahan 0-3 dari Ratchaburi FC (Thailand) pada leg kedua 16 besar AFC Champions League Two (ACL 2) 2025-2026, Rabu (18/2/2026) di Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).

Mampu memenangkan seluruh laga kandang dengan kemenangan bukan berarti mudah untuk Persib. 

Setiap lawan yang datang kerap memperagakan sepak bola bertahan dengan menurunkan garis pertahanan mereka guna membendung penyerangan Maung Bandung.

Persib punya 10 catatan clean sheet di kandang, menang tanpa kebobolan dinilai jadi cara terbaik untuk memenangkan laga. 

“Memang semua laga tidak mudah, ini liga yang sulit, tidak mudah mendapatkan tiga poin disini,” ucap Barba. 

“Tapi menurut saya adalah memenangkan pertandingan, jadi ketika kami bisa menang tanpa kebobolan itu menjadi cara terbaik,” ujarnya. 

Baca juga: Hadapi Madura United, Bojan Hodak Minta Pemain Persib Waspadai Strategi Bertahan Lawan

Cara Bertahan Sepak Bola Italia 

Momen saat pemain Persib Bandung Federico Barba dijatuhkan di kotak terlarang oleh bek Selangor FC Harith Haiqal pada laga lanjutan AFC Champions League Two (ACL 2) 2025-2026, Kamis (23/10/2025) di Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). KOMPAS.com/ADIL NURSALAM Momen saat pemain Persib Bandung Federico Barba dijatuhkan di kotak terlarang oleh bek Selangor FC Harith Haiqal pada laga lanjutan AFC Champions League Two (ACL 2) 2025-2026, Kamis (23/10/2025) di Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).

Sepak bola Italia juga mengajarkan pantang memberikan gol kepada lawan. Naluri itu yang menyemat dipikiran Barba. 

Dibesarkan di Ibu Kota Italia, Barba kerap tampil tanpa kompromi, tenang, dan cerdas membaca permainan. 

“Karena saya orang Italia, saya tidak suka kalau kami memberikan gol kepada mereka (lawan) dan ini sangat bagus,” tuturnya. 

“Tapi saya harap juga kami bisa selalu mencetak satu gol lebih banyak ketimbang tim lawan,” tandasnya. 

Tag:  #persib #tangguh #kandang #federico #barba #ungkap #cara #italia #bertahan

KOMENTAR