Perang Kata-kata dengan Allegri, Cesc Fabregas: Pelatih AC Milan Itu Lebay!
Pelatih Como Cesc Fabregas digadang-gadang akan menggantikan Simone Inzaghi menjadi pelatih Inter Milan. [Instagram]
15:18
20 Februari 2026

Perang Kata-kata dengan Allegri, Cesc Fabregas: Pelatih AC Milan Itu Lebay!

Baca 10 detik
  • Pertandingan tunda AC Milan kontra Como 1907 berakhir imbang 1-1; Como unggul dulu lewat Nico Paz sebelum disamakan Rafael Leao.
  • Pelatih Milan, Massimiliano Allegri, mendapat kartu merah akibat protes keras saat laga berlangsung di San Siro.
  • Pelatih Como, Cesc Fabregas, mengakui menyentuh bola di area teknis dan telah meminta maaf kepada pihak terkait.

Pertandingan tunda pekan ke-24 Serie A 2025/2026 antara AC Milan kontra Como 1907 di San Siro, berakhir imbang 1-1.

Como sempat unggul lebih dulu lewat Nico Paz yang memanfaatkan kesalahan fatal Mike Maignan. Namun, Milan membalas melalui Rafael Leao di babak kedua dengan penyelesaian lob yang memperdaya Butez.

Ketegangan memuncak di paruh kedua saat pelatih Milan, Massimiliano Allegri, diganjar kartu merah oleh wasit Mariani akibat protes keras dari bangku cadangan.

Pelatih Como, Cesc Fabregas juga tak lepas dari kontroversial pada laga itu.

Ia mengakui telah melakukan tindakan tidak sportif dengan menyentuh Alexis Saelemaekers saat bola berada di dekat area teknis.

“Saya ingin meminta maaf. Hari ini saya melakukan sesuatu yang tidak saya banggakan. Karena emosi, saya menyentuh bola dan itu tidak seharusnya dilakukan, apalagi oleh seorang pelatih,” ujar Fabregas kepada DAZN.

Ia menegaskan perbuatannya tidak patut dicontoh dan berharap insiden serupa tak terulang sepanjang kariernya.

Dalam konferensi pers, Fabregas kembali meminta maaf, termasuk kepada Allegri. Namun ia menilai respons pelatih Milan itu terlalu berlebihan.

“Saya sudah minta maaf. Komentar Allegri berlebihan. Itu hanya sentuhan kecil, tapi memang tidak seharusnya terjadi,” tegasnya.

Fabregas juga mengaku sudah menyampaikan permintaan maaf kepada Luka Modric dan Mike Maignan atas insiden tersebut.

Terlepas dari kontroversi, Fabregas memuji performa timnya. Ia menilai Como tampil berani dan penuh identitas di kandang Milan.

“Kami bermain dengan kepribadian. Tidak banyak tim datang ke San Siro dan bermain seperti ini,” katanya.

Fabregas menyebut timnya hampir tampil sempurna, tetapi kesalahan kecil di level tertinggi bisa langsung berujung gol.

Ia juga memberi pujian khusus kepada Luka Modric, yang dinilainya tetap luar biasa meski sudah berusia 41 tahun.

“Dia fenomenal. Kami harus bersyukur bisa melihatnya bermain di Serie A,” ucap Fabregas.

Kontributor: Adam Ali

Editor: Arief Apriadi

Tag:  #perang #kata #kata #dengan #allegri #cesc #fabregas #pelatih #milan #lebay

KOMENTAR