Persijap Rombak Struktur, Mario Lemos Pelatih dan Divaldo Alves Dirtek
– Super League 2025-2026 memasuki pekan ke-22, manajemen Persijap Jepara mengambil langkah besar.
Tim mengumumkan restrukturisasi penting, Mario Lemos kembali ditunjuk sebagai pelatih Kepala, sementara Divaldo Alves beralih peran menjadi Direktur Teknik.
Keputusan ini menandai penegasan arah baru Persijap. Bukan sekadar pergantian jabatan, melainkan penataan ulang struktur demi memperkuat fondasi tim untuk jangka panjang.
Baca juga: Pemain Naturalisasi Ramaikan Super League, Bung Kus Nilai Jalan Kembali ke Eropa Masih Ada
Bukan Perubahan Mendadak
Manajemen menegaskan bahwa langkah ini telah dirancang matang.
Penunjukan Mario Lemos disebut sebagai bagian dari blueprint yang telah disusun sejak awal musim di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia untuk memperkuat sisi teknis dan menjaga kesinambungan filosofi permainan.
Ia kini bertanggung jawab penuh atas persiapan tim, penyusunan strategi, hingga performa di setiap pertandingan.
Dengan pendekatan taktik, ia diharapkan mampu memaksimalkan potensi skuad sekaligus membangun karakter permainan yang disiplin dan konsisten.
Baca juga: Klasemen Liga 1 Super League Usai Skor Bali United Vs Persija 0-1
Di sisi lain, Divaldo Alves tidak lagi berada di garis lapangan sebagai pelatih utama.
Ia kini memegang peran strategis sebagai Direktur Teknik, posisi yang berfokus pada pembangunan sistem secara menyeluruh, mulai dari tim senior hingga level pembinaan.
Sebab peran tersebut krusial untuk memastikan identitas permainan Persijap tetap selaras dari waktu ke waktu.
Manajemen sebut Fondasi dan Arah Jangka Panjang
Manajer Persijap, Egat Sacawijaya menyampaikan bahwa komposisi baru ini merupakan bentuk keseriusan klub dalam membangun tim secara berkelanjutan.
Divaldo Laves menjadi pelatih Persijap Jepara yang kedua selama mengarungi Super League 2025-2026.
“Penunjukan ini merupakan wujud keseriusan kami dalam membangun Persijap secara berkelanjutan. Kami percaya Mario Lemos memiliki kapasitas kepemimpinan dan kualitas teknis untuk membawa tim tampil kompetitif di setiap pertandingan," ujar manajer yang biasa disapa Egat melalui rilis yang diterima Kompas.com.
"Di sisi lain, Divaldo Alves akan memastikan fondasi teknis klub tetap kuat dan terarah. Ini bukan tentang perubahan semata, melainkan tentang kesinambungan dan penguatan struktur yang sudah kami rancang sejak awal,” imbuhnya.
Baca juga: Tanggapan Simon Tahamata soal Tren Pemain Naturalisasi Hijrah ke Super League
Menurutnya, Persijap tidak ingin sekadar menjadi tim yang bertahan di kasta tertinggi, tetapi juga berkembang dengan identitas yang jelas.
“Kami ingin Persijap tidak hanya bertahan, tetapi juga tumbuh dengan identitas yang kuat, profesional, dan membanggakan masyarakat Jepara. Dengan kerja keras, kolaborasi, serta dukungan seluruh elemen tim dan suporter, kami optimistis target tersebut dapat dicapai,” tutur Egat Sacawijaya.
Kini restrukturisasi ini menjadi sinyal bahwa Persijap tengah membangun fondasi yang lebih kokoh. Apalagi saat ini tim menempati zona degradasi berada di posisi ke-17 klasemen sementara Super league 2025-2026 dengan perolehan 15 poin.
Tag: #persijap #rombak #struktur #mario #lemos #pelatih #divaldo #alves #dirtek