Kata-kata CBF Usai Vinicius Jr Jadi Koran Rasisme di Laga Benfica Vs Real Madrid
Federasi Sepak Bola Brasil, CBF, memberikan tanggapan usai Vinicius Junior jadi korban rasisme di laga Benfica vs Real Madrid dalam lanjutan Liga Champions (UEFA Champions League) 2025-2026.
Pertandingan leg pertama babak play-off Liga Champions 2025-2026 antara Benfica vs Real Madrid berlangsung di Estadio da Luz, Lisbon, Portugal,
Duel Benfica vs Real Madrid berakhir dengan skor 0-1, untuk kemenangan tim tamu, Gol tuggal dalam laga kali ini dicetak Vinicius Junior (50').
Hasil tersebut membuat peluang Real Madrid untuk lolos ke babak 16 besar Liga Champions 2025-2026 di atas kertas lebih besar.
Kekacauan bermula sesaat setelah Vinicius Junior menggetarkan jala gawang lawan melalui aksi individu yang ciamik.
Baca juga: Benfica Vs Real Madrid: Usai Dugaan Hinaan Rasisme terhadap Vinicius, Mbappe Pasang Badan
Saat merayakan gol di depan tribun pendukung tuan rumah, pemain asal Brasil itu dihampiri oleh pemain sayap Benfica, Gianluca Prestianni.
Dalam rekaman kamera, Prestianni terlihat menutupi mulutnya dengan jersey sembari membisikkan sesuatu kepada Vinicius.
???? BREAKING: Gianluca Prestianni, the player who racially abused Vinicius Junior, is from Argentina. pic.twitter.com/2dsoe69Ikd
— Madrid Universal (@MadridUniversal) February 17, 2026
Melansir dari laporan media Spanyol, Diario AS, menyebutkan adanya dugaan hinaan rasis dalam momen tersebut.
Vinicius yang merasa tersinggung segera melapor kepada wasit Francois Letexier.
Sang pengadil kemudian mengaktifkan protokol anti-rasisme FIFA dengan gestur tangan bersilang, yang menyebabkan laga UEFA Champions League ini terhenti selama kurang lebih 10 menit.
Pernyataan Resmi dan Solidaritas CBF
Merespons kejadian tersebut, CBF langsung merilis pernyataan resmi untuk memberikan dukungan moral kepada pemainnya.
Federasi menegaskan bahwa tindakan diskriminatif dalam bentuk apa pun tidak memiliki tempat di dunia olahraga.
Penyerang Real Madrid Vinicius Junior merayakan gol pertama timnya pada laga leg pertama babak play-off knockout Liga Champions UEFA antara SL Benfica dan Real Madrid CF di Estadio da Luz di Lisbon pada 17 Februari 2026.
"CBF menyatakan solidaritasnya kepada Vinícius Junior, korban tindakan rasisme lainnya pada Selasa ini, setelah mencetak gol untuk Real Madrid melawan Benfica di Lisbon," tulis pernyataan yang dikutip dari akun media sosial X CBF.
Lebih lanjut, federasi menekankan bahwa rasisme adalah bentuk kejahatan serius.
"Rasisme adalah kejahatan. Itu tidak dapat diterima. Rasisme tidak boleh ada di sepak bola atau di mana pun. Vini, kamu tidak sendirian," tegas pernyataan tersebut.
CBF juga memuji keberanian Vinicius yang berani mengambil tindakan tegas di lapangan.
"Keputusanmu untuk mengaktifkan protokol adalah contoh keberanian dan martabat. Kami bangga padamu. Kami akan tetap teguh dalam perjuangan melawan segala bentuk diskriminasi. Kami selalu berada di sisimu," tutup pernyataan tersebut.
A CBF se solidariza com Vinícius Júnior, vítima de mais um ato de racismo nesta terça-feira, após marcar pelo Real Madrid contra o Benfica, em Lisboa.
Racismo é crime. É inaceitável. Não pode existir no futebol nem em lugar algum.
Vini, você não está sozinho.
Sua atitude ao… pic.twitter.com/rNGsZLvvpi
— brasil (@CBF_Futebol) February 17, 2026
Sudut Pandang Mantan Wasit
Insiden ini juga memancing komentar dari mantan wasit Liga Premier, Mark Clattenburg.
Dalam siaran langsung, Clattenburg memberikan penjelasan mengenai apa yang terjadi dari sudut pandang aturan pertandingan.
Baca juga: Hasil Benfica Vs Real Madrid 0-1: Gol Vinicius Jr, Kartu Merah Mourinho
"Yang terjadi adalah ada adu mulut antara para pemain," ujar Clattenburg dikutip dari Metro UK.
"Vinicius Junior tidak senang dengan apa yang telah dikatakan. Dia telah memberi tahu wasit tentang apa yang telah dikatakan dan wasit sekarang mengikuti protokol terkait komentar rasis yang telah dilontarkan."
"Dia sekarang akan memastikan bahwa hal ini telah dilaporkan."
Namun, Clattenburg juga memberikan catatan mengenai posisi sulit wasit saat ini.
"Hal yang sulit adalah, begitu Vinicius Junior mendekati wasit, wasit sekarang harus mengikuti protokol. Dia harus mengikuti aturan yang telah ditetapkan UEFA ketika hal ini terjadi."
Meski demikian, Clattenburg juga memberikan kritik terhadap selebrasi sang pemain.
"Masalah dalam situasi ini adalah dia telah mempersulit wasit. Yang harus dia lakukan hanyalah, ya, merayakan, tetapi kemudian berbalik dan dia telah mempersulit keadaan," pungkasnya.
Tag: #kata #kata #usai #vinicius #jadi #koran #rasisme #laga #benfica #real #madrid