Emil Audero Jadi Tembok Kokoh, Pelatih Genoa: Mencetak Gol Lawan Cremonese Itu Sulit
Pelatih Genoa akui susah bobol gawang Cremonese yang dijaga Emil Audero. (IG Emil Audero)
10:48
16 Februari 2026

Emil Audero Jadi Tembok Kokoh, Pelatih Genoa: Mencetak Gol Lawan Cremonese Itu Sulit

Baca 10 detik
  • Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, tampil heroik saat Cremonese menahan imbang Genoa di Serie A, Minggu (15/2/2026).
  • Pelatih Genoa, Daniele De Rossi, mengakui sulitnya menaklukkan gawang Audero yang melakukan enam penyelamatan penting.
  • Performa gemilang Audero di laga tersebut dihargai Sofascore dengan rating nyaris sempurna yaitu 9,3.

Penampilan heroik kiper Timnas Indonesia, Emil Audero kembali menuai pujian tinggi di pentas Serie A Italia.

Kali ini, pengakuan datang langsung dari pelatih Genoa, Daniele De Rossi yang secara terbuka mengakui betapa sulitnya menaklukkan gawang Cremonese yang dikawal oleh Audero.

Dalam laga yang berakhir imbang tanpa gol antara Cremonese dan Genoa, Minggu (15/2/2026), Audero menjadi bintang utama bagi timnya.

Kiper kelahiran Mataram ini mementahkan setiap serangan yang datang dan menjadi alasan utama mengapa Genoa harus pulang dengan satu poin.

Usai laga, De Rossi mengakui bahwa hasil imbang itu terasa melegakan, namun ia juga menyoroti betapa tangguhnya pertahanan tuan rumah.

"Ini akan menjadi kekalahan terberat yang harus ditelan, mengingat dua kekalahan terakhir," kata De Rossi dikutip dari Cuore Grigio Rosso.

"Di sini, kami harus menyalahkan diri sendiri, jika itu terjadi bukan wasit atau VAR. Akan sulit untuk bangkit kembali dalam kasus itu, tetapi untungnya tidak demikian," sambungnya.

De Rossi kemudian secara spesifik memuji kekuatan Cremonese, yang secara tidak langsung adalah pengakuan atas performa gemilang Audero sebagai benteng terakhir.

"Selain itu, saya melihat tim yang hebat, kami bermain bagus. Mencetak gol melawan Cremonese itu sulit, mereka tim yang kuat secara fisik dan vertikal," ujar De Rossi lagi.

"Itu tidak mudah bagi siapa pun. Kami mampu mengimbangi Djuric, yang tingginya dua meter, dan lari-lari Thorsby," imbuhnya.

Pujian dari De Rossi sangat beralasan. Performa Audero di bawah mistar gawang memang luar biasa.

Situs statistik Sofascore bahkan memberinya rating nyaris sempurna, yakni 9,3.

Sepanjang laga, Audero menjadi tembok yang tak bisa diruntuhkan. Total, ia melakukan enam penyelamatan krusial dari 18 tembakan yang dilancarkan para pemain Genoa.

Salah satu penyelamatan paling vital terjadi saat ia berhasil mematahkan sebuah peluang emas dari dalam kotak penalti.

Editor: Arif Budi

Tag:  #emil #audero #jadi #tembok #kokoh #pelatih #genoa #mencetak #lawan #cremonese #sulit

KOMENTAR